Ikrar Jogo Suroboyo, Ikhtiar Warga Kota Pahlawan Menolak Tindakan Anarkistis

Fabiola Febrinastri

Senin, 08 September 2025 | 16:00 WIB
Ikrar Jogo Suroboyo, Ikhtiar Warga Kota Pahlawan Menolak Tindakan Anarkistis
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan warga dari berbagai latar belakang mengucapkan ikrar bersama, "Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia". (Dok: Pemkot Surabaya)

Suara.com - Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Kota Surabaya beberapa waktu lalu, masih menyisakan luka. Kota yang dikenal sebagai simbol keberanian dan gotong-royong, diuji oleh tindakan anarkistis segelintir oknum yang menunggangi aspirasi damai. Sejumlah fasilitas umum dirusak, bahkan ada yang dibakar dan dijarah.

Dari luka itu, lahir sebuah gerakan baru. Pada Kamis (4/9/2025) pagi, ribuan warga tumpah ruah di Tugu Pahlawan. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Muhammadiyah, Walubi, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Karang Taruna, Pemuda Pusura, Pemuda Pancasila, Maluku Satu Rasa (M1R), Madura Asli (Madas), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) universitas, Pramuka, komunitas ojek daring, hingga para Ketua Satgas Kampung Pancasila RW.

"Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia". (Dok: Pemkot Surabaya)
"Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia". (Dok: Pemkot Surabaya)

Di bawah terik matahari, mereka mengucapkan ikrar bersama, "Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia". Jumlahnya tak main-main, ada 9.319 orang. Ikrar bersama ini menjadi simbol dan tekad kolektif warga Kota Pahlawan untuk menjaga kampung halaman mereka.

Ikrar bersama itu lahir sebagai respons spontan dari berbagai elemen masyarakat. Tak ketinggalan, Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hingga perwakilan dari organisasi pencak silat di Surabaya hadir. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa warga Surabaya meneguhkan semangat kebersamaan di tengah ancaman perpecahan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hadir dan menyaksikan langsung pembacaan ikrar. Dengan suara lantang, ia menyampaikan terima kasih kepada warga yang dengan caranya masing-masing ikut menjaga Surabaya dari tindakan anarkistis.

"Saya matur nuwun (terima kasih), hari ini elemen Surabaya mengadakan ikrar Jogo Suroboyo. Saya yakin hari ini kita bisa menjaga Kota Surabaya dengan kekuatan agama, Pancasila dan kebersamaan,” kata Wali Kota Eri.

Untuk itu, Wali Kota Eri menyerukan agar warga Surabaya bangkit. Warga harus kembali berdagang, membuka usaha, dan berkegiatan seperti sedia kala. Ia meyakini seluruh elemen akan turut serta menjaga Kota Pahlawan.

"Ayo kita berikan ketenangan di warga Kota Surabaya. Yang berdagang, silakan berdagang kembali, yang ingin berusaha, berusahalah kembali. Saya yakin njenengan (anda) semuanya adalah pahlawan Kota Surabaya yang akan menjaga kota ini," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi aksi spontan warga yang menjaga kampungnya saat aksi kerusuhan. Warga Wonokromo dan Bubutan, misalnya, berinisiatif berjaga demi mencegah aksi massa melakukan tindakan kerusuhan.

baca juga

"Saya matur nuwun untuk warga Wonokromo dan Bubutan yang kemarin ketika terjadi tindakan anarkistis, mereka mempertahankan wilayahnya dengan perjuangan yang luar biasa," tuturnya.

Deklarasi Jogo Suroboyo tak hanya seremoni. Wali Kota Eri menekankan bahwa pesan itu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui Kampung Pancasila. Konsep ini mendorong setiap kampung menjaga lingkungannya seperti benteng kecil yang menopang keamanan kota.

“Siapapun boleh menyampaikan aspirasinya, tapi tidak dengan merusak. Kalau kita orang Surabaya, maka kita akan menjaga kota ini, mencintai kota ini, seperti para pahlawan yang mengorbankan nyawanya demi kemerdekaan,” katanya.

Ia juga menyinggung sejarah panjang Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Sejarah mencatat, kota ini pernah bangkit dari reruntuhan perang 1945, saat arek-arek Suroboyo melawan pasukan Inggris. Darah perjuangan itu kini digugah kembali dalam konteks berbeda, yakni menjaga kota dari ancaman kerusuhan dan perpecahan.

"Darahnya anak-anak Surabaya ini adalah darah pejuang. Maka tidak boleh ada ketakutan, ketika Surabaya ini diancam. Maka (Jogo Suroboyo) ini dideklarasikan oleh semua elemen yang ada di Surabaya," terangnya.

Di hadapan ribuan peserta, Wali Kota Eri juga menitipkan pesan moral. Ia meminta warga menjadikan peristiwa rusuh sebagai pengingat dari Tuhan, agar Surabaya tidak terjebak egoisme dan kesombongan. “Mungkin kita terlalu banyak ego, merasa paling hebat. Tapi hari ini kita diingatkan, Surabaya dibangun dengan kebersamaan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa aksi unjuk rasa yang berujung pada kerusuhan, hanya akan menguntungkan pihak yang ingin merusak sendi kehidupan kota. Ekonomi sempat terhenti, warung dan warkop tutup, banyak usaha lumpuh.

"Kejadian kemarin sempat menghentikan ekonomi. Berarti kalau ada orang yang seperti ini, maka dia bukan orang baik, mereka tidak memikirkan nasib orang lain. Maka hari ini waktunya kita bangkit, kita jaga Kota Surabaya," tegas dia.

Kini, lewat gerakan yang diinisiasi oleh Surabaya Youth Leader Forum, Forum Jogo Suroboyo (FJS), dan sejumlah organisasi masyarakat, Kota Pahlawan kembali bangkit. Warga diminta kembali ke rutinitas, membuka warkop, berdagang maupun cangkrukan. Hanya saja, kali ini dengan kesadaran baru menjaga kota bersama-sama. "Saya yakin, arek-arek Surabaya, anak-anak muda Surabaya, elemen-elemen yang ada di Surabaya, pasti akan menjaga Kota Surabaya," kata Wali Kota Eri.

Setidaknya terdapat lima poin yang dibacakan dalam ikrar bersama di Tugu Pahlawan. Pertama, menjaga Surabaya tetap aman dan rukun. Kedua, menguatkan identitas kota sebagai jati diri warganya. Ketiga, menyampaikan aspirasi dengan kritis tapi tanpa terprovokasi. Keempat, menolak kekerasan dan anarkisme. Dan kelima, bersatu dalam harmoni tanpa amarah.

Tak hanya soal semangat, ikrar bersama Jogo Suroboyo juga melahirkan langkah konkret. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama warga sepakat menghidupkan kembali PAM Swakarsa melalui Kampung Pancasila.

“Kemarin sudah berjalan PAM Swakarsa, dengan Kampung Pancasila. Tuhan mengingatkan kita untuk mengembalikan lagi semangat itu. Maka siapapun yang merusak Surabaya, menyakiti Surabaya, saya yakin seluruh warga mulai hari ini akan bergerak," imbuhnya.

Salah satu inisiator sekaligus penyelenggara acara, Febryan Kiswanto, menjelaskan bahwa kegiatan doa dan ikrar bersama Jogo Suroboyo tersebut lahir sebagai bentuk dukungan nyata dari seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.

"Ikrar hari ini adalah bentuk dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan warga Kota Surabaya. Khususnya teman-teman muda ingin menyampaikan pesan kepada semua bahwa Surabaya hari ini sudah baik-baik saja dan akan terus berbenah untuk menjadi lebih baik,” kata Febry.

Febry juga menegaskan bahwa kerusuhan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong warga dalam menjaga Surabaya. "Maka hari ini kita ingin merapatkan barisan, memperbaiki apa yang kemudian kurang. Dan kami teman-teman muda berkomitmen untuk bersama-sama menjaga Kota Surabaya, maka tagline-nya adalah Jogo Suroboyo,” ujarnya.

Febry pun menyampaikan harapan agar situasi Surabaya ke depan terus berjalan kondusif, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak muda untuk kembali berkarya. "Yang usaha tetap bisa jalan usahanya. Kemudian aktivitas belajar juga akan tetap belajar secara nyaman kembali,” harap Febry.

Warga dari berbagai komunitas ikut serta dalam "Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia". (Dok: Pemkot Surabaya)
Warga dari berbagai komunitas ikut serta dalam "Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia". (Dok: Pemkot Surabaya)

Sebagai Ketua Karang Taruna Surabaya, Febry juga menekankan bahwa organisasi pemuda di Kota Pahlawan menjadi bagian penting dari gerakan Jogo Suroboyo. "Surabaya Youth Leader Forum itu terdiri dari beberapa elemen-elemen pemuda. Nah, teman-teman elemen pemuda inilah yang menjadi inisiator, termasuk penyelenggara," pungkas Febry. (ADV)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Gandeng BRIN Siapkan Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Pusat Perpustakaan Bakau Dunia

Pemkot Gandeng BRIN Siapkan Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Pusat Perpustakaan Bakau Dunia

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Surabaya Terapkan Jam Malam, Lindungi Generasi Muda dari Kekerasan dan Kriminalitas

Surabaya Terapkan Jam Malam, Lindungi Generasi Muda dari Kekerasan dan Kriminalitas

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 16:21 WIB

Surabaya Tertibkan Izin Parkir Toko Swalayan, Wali Kota Eri: Untuk Lindungi Konsumen & Pengusaha

Surabaya Tertibkan Izin Parkir Toko Swalayan, Wali Kota Eri: Untuk Lindungi Konsumen & Pengusaha

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 10:00 WIB

Surabaya Semarak di Bulan Mei 2025: HJKS ke-732 Usung Semangat Ekonomi dan Budaya

Surabaya Semarak di Bulan Mei 2025: HJKS ke-732 Usung Semangat Ekonomi dan Budaya

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 10:40 WIB

Dari Surabaya untuk Indonesia,  Munas VII APEKSI 2025 Perkuat Sinergi Program Pusat dan Daerah

Dari Surabaya untuk Indonesia, Munas VII APEKSI 2025 Perkuat Sinergi Program Pusat dan Daerah

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 19:31 WIB

Andalkan APBD Rp 10,9 T Kota Surabaya Siapkan Pembangunan Autonomous Rapid Transit

Andalkan APBD Rp 10,9 T Kota Surabaya Siapkan Pembangunan Autonomous Rapid Transit

Bisnis | Sabtu, 08 Juni 2024 | 12:01 WIB

Terkini

Ahmad Luthfi Minta Pembenahan PRPP Jadi Prioritas, Libatkan Bupati dan Wali Kota

Ahmad Luthfi Minta Pembenahan PRPP Jadi Prioritas, Libatkan Bupati dan Wali Kota

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 13:05 WIB

Bahaya Penggunaan Prompt, Pendinginan Server Menyebabkan Krisis Air Bersih

Bahaya Penggunaan Prompt, Pendinginan Server Menyebabkan Krisis Air Bersih

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 13:00 WIB

Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Kena Reshuffle: Bangun Bangsa Harga Mati

Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Kena Reshuffle: Bangun Bangsa Harga Mati

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:59 WIB

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:58 WIB

4 Lagu Friendzone untuk Mengungkapkan Perasaan Korban Just Friends, Cocok di Instagram Story

4 Lagu Friendzone untuk Mengungkapkan Perasaan Korban Just Friends, Cocok di Instagram Story

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 12:58 WIB

5 Mesin Cuci Portable Tanpa Listrik, Cocok Buat Anak Kos dan Traveling

5 Mesin Cuci Portable Tanpa Listrik, Cocok Buat Anak Kos dan Traveling

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:55 WIB

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:54 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Sangat Tidak Sehat, Jarak Pandang Terbatas

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Sangat Tidak Sehat, Jarak Pandang Terbatas

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 12:52 WIB

19 HP vivo Memori 128 GB, Ini Daftar dan Spesifikasinya dari yang Terbaru

19 HP vivo Memori 128 GB, Ini Daftar dan Spesifikasinya dari yang Terbaru

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 12:48 WIB

Sosok Dirut Jakpro yang Viral Usai Video Seskab Teddy di Peresmian LRT

Sosok Dirut Jakpro yang Viral Usai Video Seskab Teddy di Peresmian LRT

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 12:47 WIB

×