Gantikan Sri Mulyani, Menkeu Purbaya Langsung Gebrak: Saya Tak akan Bikin Kebijakan Aneh-aneh

Bangun Santoso

Selasa, 09 September 2025 | 17:58 WIB
Gantikan Sri Mulyani, Menkeu Purbaya Langsung Gebrak: Saya Tak akan Bikin Kebijakan Aneh-aneh
Menteri Keuangan yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Janji Stabilitas Fiskal
  • Fokus pada Eksekusi
  • Menepis Isu Inflasi dan Menjaga Kontinuitas

Suara.com - Tongkat estafet kepemimpinan di Kementerian Keuangan resmi berpindah tangan. Purbaya Yudhi Sadewa, yang kini menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru, langsung mengirimkan sinyal kuat untuk menenangkan pasar yang sempat bergejolak pasca-penunjukannya menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Menjawab keraguan dan respons negatif sebagian pelaku pasar, Purbaya menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas fiskal dan tidak akan mengambil langkah-langkah kebijakan yang spekulatif.

Bertempat di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, Purbaya secara lugas menyatakan bahwa prioritas utamanya adalah menjaga kesinambungan dan menghindari guncangan ekonomi yang tidak perlu.

Ia sadar betul bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan dari Gedung Djuanda akan dipelototi oleh para investor dan pelaku ekonomi, baik domestik maupun internasional.

"Yang jelas kita tidak akan ambil kebijakan fiskal yang aneh-aneh," katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025), menanggapi respons negatif sebagian pelaku pasar atas penunjukannya sebagai Menkeu menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Alih-alih merombak total, Purbaya memilih strategi yang lebih pragmatis. Menurutnya, kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih kencang saat ini adalah dengan mengoptimalkan kebijakan yang sudah ada.

Ia berpendapat bahwa banyak program pemerintah yang potensinya belum tergali maksimal karena implementasi yang belum berjalan lancar. Fokusnya adalah memastikan eksekusi di lapangan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Ke depan, kata Purbaya, sistem finansial juga diharapkan lebih bersifat likuid untuk membiayai pertumbuhan ekonomi dan mempercepat program pemerintah.

Menariknya, di tengah tugas berat yang menantinya, Purbaya menunjukkan sikap rendah hati dan menghargai pendahulunya. Ia mengakui, meskipun belum ada sesi berbagi strategi yang mendalam, komunikasinya dengan Sri Mulyani terjalin dengan sangat baik.

baca juga

Purbaya bahkan secara terbuka meminta kesediaan Sri Mulyani untuk menjadi mentor dan tempatnya bertanya di kemudian hari, sebuah langkah yang dinilai positif untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus.

“Saya bilang ke Bu Sri Mulyani tadi, saya akan bertanya ke dia dari waktu-waktu dan dia bersedia, bahkan bersedia ngajarin saya,” katanya sebagaimana dilansir Antara.

Salah satu kekhawatiran utama pasar adalah potensi lonjakan inflasi sebagai imbas dari kebijakan percepatan pertumbuhan ekonomi. Namun, Purbaya dengan tenang menepis kekhawatiran tersebut.

Lulusan Purdue University, Amerika Serikat ini menjelaskan bahwa risiko inflasi akibat tarikan permintaan (demand-pull inflation) baru akan muncul jika pertumbuhan ekonomi nasional melampaui kapasitas potensialnya, yang ia perkirakan berada di level 6,5 hingga 6,7 persen.

“Jadi, masih jauh kalau kita bilang demand pull inflasi akan terjadi. Artinya, pertumbuhan yang terlalu cepat menyebabkan inflasi, jadi nggak otomatis defisit, APBN menyebabkan inflasi atau belanja menyebabkan inflasi, tidak otomatis,” kata peraih gelar MSc dan Ph.D di Purdue University, Amerika Serikat itu.

Hasil rapat menteri bersama Presiden pun memperkuat arah kebijakannya. Keputusan yang diambil adalah mempercepat implementasi stimulus dan program yang ada agar roda perekonomian dapat berputar lebih kencang.

“Kebijakan yang ada sekarang belum sepenuhnya berjalan lancar. Rapat tadi memutuskan untuk mempercepat pelaksanaan program sehingga pertumbuhan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Purbaya menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas dan mampu mendorong partisipasi aktif dari sektor swasta.

"Utamanya, program yang ada akan dibuat berjalan cepat sesuai dengan waktu yang ditetapkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan Menteri Purbaya Blunder, Pandji Pragiwaksono Sebut Bisa Picu Demo

Pernyataan Menteri Purbaya Blunder, Pandji Pragiwaksono Sebut Bisa Picu Demo

Entertainment | Selasa, 09 September 2025 | 17:47 WIB

Dicopot Prabowo, Budi Arie: Enggak Perlu Kaget, Diberitahu Usai Rapat di DPR

Dicopot Prabowo, Budi Arie: Enggak Perlu Kaget, Diberitahu Usai Rapat di DPR

News | Selasa, 09 September 2025 | 17:41 WIB

Momen Haru Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Indonesia

Momen Haru Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Indonesia

News | Selasa, 09 September 2025 | 17:40 WIB

Mahasiswa Soroti Pernyataan 'Kontroversi' Menkeu Purbaya: Baru Satu Hari Jabat Langsung Mengecewakan

Mahasiswa Soroti Pernyataan 'Kontroversi' Menkeu Purbaya: Baru Satu Hari Jabat Langsung Mengecewakan

News | Selasa, 09 September 2025 | 17:32 WIB

Jam Terbang Membuktikan! Perjalanan Mentereng Karir Sri Mulyani jadi Birokrat hingga Menkeu

Jam Terbang Membuktikan! Perjalanan Mentereng Karir Sri Mulyani jadi Birokrat hingga Menkeu

News | Selasa, 09 September 2025 | 17:18 WIB

IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada

IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 16:56 WIB

LIVE: Geger Reshuffle Sri Mulyani Lengser, Anak Menteri Keuangan Baru Hilang Jejak di Instagram!

LIVE: Geger Reshuffle Sri Mulyani Lengser, Anak Menteri Keuangan Baru Hilang Jejak di Instagram!

Video | Selasa, 09 September 2025 | 16:41 WIB

Terkini

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

×