Mardiono Didukung Jadi Caketum PPP Jelang Muktamar X, Amir Uskara Komandoi Tim Relawan Pemenangan

Dythia Novianty, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 19 September 2025 | 09:42 WIB
Mardiono Didukung Jadi Caketum PPP Jelang Muktamar X, Amir Uskara Komandoi Tim Relawan Pemenangan
Wakil Ketua Umum PPP, Amir Uskara. [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • M. Mardiono siap maju kembali sebagai Ketua Umum PPP 2025–2030 dengan dukungan DPW dan DPC
  • Amir Uskara pimpin Relawan Pemenangan Mardiono (RPM) sebagai bentuk gerakan kader sukarela
  • PPP optimis lolos ke Senayan 2029 dengan kekuatan jaringan DPRD dan semangat kolektif kader

Suara.com - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Mardiono, mengumumkan kesiapannya untuk maju kembali sebagai calon ketua umum PPP periode 2025-2030 pada Muktamar X mendatang.

Deklarasi dukungan dari sejumlah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menjadi dasar keputusannya.

Dalam kesempatan yang sama, Mardiono mengungkapkan bahwa Wakil Ketua Umum PPP, Amir Uskara, telah didaulat untuk memimpin tim relawan pemenangan yang diberi nama "Relawan Pemenangan Mardiono" (RPM).

Mardiono menjelaskan bahwa ini bukanlah tim sukses dalam pengertian konvensional, melainkan sebuah gerakan relawan yang didasari oleh kerelaan masing-masing kader.

"Jadi ini bukan tim sukses karena saya tidak menggalang, tapi relawan, kalau relawan itu kerelaan masing-masing kader," terang Mardiono usai terima dukungan di Hotel Sheraton Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Menanggapi penunjukan tersebut, Amir Uskara menyatakan, kesiapannya untuk memimpin tim relawan.

Ia menyebut bahwa penunjukan ini didasari oleh perjuangan yang membutuhkan keikhlasan, kebersamaan, dan keinginan kolektif untuk kembali membesarkan PPP.

"Memang teman-teman meminta saya untuk menjadi ketua relawan pemenangan Pak Mardiono, karena mungkin melihat apa yang kita lakukan selama ini, adalah sebuah perjuangan yang butuh keikhlasan, perjuangan yang butuh kebersamaan, sebuah perjuangan yang tentu harus ada keinginan bersama-sama untuk kembali membesarkan PPP dengan niat apa yang disampaikan tadi oleh Pak Mardiono untuk kembali lagi ke Senayan," beber Amir Uskara di tempat yang sama.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Mardiono di Jakarta, Kamis (18/9/2025). [Suara.com/Bagaskara]
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Mardiono di Jakarta, Kamis (18/9/2025). [Suara.com/Bagaskara]

Amir lantas menyoroti potensi besar yang dimiliki PPP untuk kembali lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2029.

baca juga

Ia mengungkapkan bahwa PPP memiliki hampir 1.000 anggota DPRD di seluruh Indonesia, beberapa kepala daerah, dan gubernur.

"Kami punya anggota DPRD hampir 1000 di seluruh Indonesia, itu adalah sebuah potensi besar, kalau kita galang, kita kembangkan, kita bersatu, insya Allah peluang untuk kembali ke Senayan sangat besar," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa akumulasi suara DPRD kabupaten pada pemilu lalu mencapai lebih dari 8 juta, bahkan hampir 9 juta suara.

"Kalau itu diakumulasi dan itu menjadi suara DPR RI saya kira itu bisa mencapai 6-7 persen," kata Amir.

Perjuangan bersama Mardiono ini, menurutnya, adalah untuk mengajak kembali teman-teman kader yang mungkin selama ini masih berada di luar, agar bersama-sama membesarkan PPP ke depan.

Terkait dengan kemungkinan munculnya kandidat calon ketua umum lain, Amir Uskara menegaskan keterbukaan partai.

"Kalau pun misalnya ada kandidat lain yang mau maju silakan, saya kira kita terbuka, apa yang tadi disampaikan tadi Pak Mardiono, kita ini partai terbuka, tapi memang ada aturan," tegasnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa setiap kandidat harus mengikuti aturan main yang berlaku di partai.

"Persoalan dia mau maju, silakan, tapi ikut aturan yang ada, yang tidak mungkin kita membuka aturan-aturan itu hanya karena kepentingan sesaat apalagi kalau itu kepentingan pragmatis, tentu jaga itu," ujar Amir.

"PPP adalah partai Islam yang didirikan oleh ulama-ulama besar, sehingga para penerus memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah dan prinsip-prinsip partai," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Acuhkan PPP karena Ongkosnya Mahal? Rocky Gerung Ungkap Nasib PSI jadi Partai Oligarki

Jokowi Acuhkan PPP karena Ongkosnya Mahal? Rocky Gerung Ungkap Nasib PSI jadi Partai Oligarki

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:12 WIB

Jokowi Lebih Pilih PSI, Elite PPP Pamer Masih Punya Amran dan Sandiaga Uno

Jokowi Lebih Pilih PSI, Elite PPP Pamer Masih Punya Amran dan Sandiaga Uno

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 15:09 WIB

PPP Legowo Jokowi Pilih PSI: 'Lagi Pula Anak Beliau Sudah Jadi Ketum'

PPP Legowo Jokowi Pilih PSI: 'Lagi Pula Anak Beliau Sudah Jadi Ketum'

News | Senin, 09 Juni 2025 | 16:37 WIB

Jokowi Lebih Pilih PSI, Analis: Cukup Rasional, Kalau di PPP Perpecahan Masih Cukup Kuat

Jokowi Lebih Pilih PSI, Analis: Cukup Rasional, Kalau di PPP Perpecahan Masih Cukup Kuat

News | Senin, 09 Juni 2025 | 10:16 WIB

Demo Kader PPP Minta Rommy Dipecat, Elite Partai: Kerjaannya Cuma Itu-itu Saja

Demo Kader PPP Minta Rommy Dipecat, Elite Partai: Kerjaannya Cuma Itu-itu Saja

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 21:12 WIB

Markas DPP PPP Digeruduk Kader, Tuntut Rommy Dipecat!

Markas DPP PPP Digeruduk Kader, Tuntut Rommy Dipecat!

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 21:03 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×