Geger di India, Wabah Amoeba Pemakan Otak Renggut Nyawa Bayi hingga Lansia

Yazir F, Ismail

Jum'at, 19 September 2025 | 15:54 WIB
Geger di India, Wabah Amoeba Pemakan Otak Renggut Nyawa Bayi hingga Lansia
Ilustrasi Amoeba Pemakan Otak sedang mengguncang India (Shutterstock)
baca 10 detik
  • India dilanda wabah amoeba pemakan otak.
  • Kasus amoeba pemakan otak di India menyebakan 19 tewas.
  • Negara bagian Kerala, India sedang menghadapi krisis kesehatan masyarakat.

Suara.com - Negara bagian Kerala di India kini berada dalam cengkeraman horor. Sebuah ancaman mematikan yang dikenal sebagai Primary Amoebic Meningoencephalitis (PAM) tengah melonjak, menebar ketakutan di tengah masyarakat.

Penyebabnya adalah monster mikroskopis bernama Naegleria fowleri, yang lebih dikenal luas dengan julukan mengerikan amoeba pemakan otak.

Hingga kini, data resmi pemerintah mencatat setidaknya 69 kasus telah terkonfirmasi sepanjang tahun ini, dengan angka kematian yang sangat mengkhawatirkan mencapai 19 jiwa.

Sebagian besar dari kematian tersebut dilaporkan terjadi hanya dalam beberapa minggu terakhir, menandakan eskalasi wabah yang cepat dan brutal.

Menteri Kesehatan Negara Bagian, Veena George, secara terbuka mengakui bahwa Kerala sedang menghadapi krisis kesehatan masyarakat yang sangat serius.

Yang membuat situasi kali ini lebih mengkhawatirkan adalah perubahan pola penyebaran.

Jika sebelumnya infeksi cenderung terkonsentrasi di kluster tertentu seperti distrik Kozhikode dan Malappuram, kini kasus-kasus baru muncul secara sporadis di berbagai wilayah.

"Tidak seperti tahun lalu, saat ini kami tidak menemukan kluster yang terkait dengan satu sumber air. Kasus yang muncul bersifat tunggal dan terpisah, dan hal ini memperumit investigasi epidemiologi kami," ungkap Veena George, seperti dikutip dari NDTV.

Keganasan wabah ini tidak pandang bulu. Korban yang terinfeksi datang dari rentang usia yang sangat ekstrem, mulai dari seorang bayi mungil berusia tiga bulan hingga seorang lansia berumur 91 tahun.

baca juga

Menurut dokumen pemerintah Kerala, PAM adalah infeksi langka namun sangat ganas yang menyerang langsung sistem saraf pusat.

"Infeksi ini merusak jaringan otak, menyebabkan pembengkakan otak parah, dan pada sebagian besar kasus berakhir dengan kematian," tulis dokumen tersebut.

Biasanya, penyakit ini menyerang anak-anak, remaja, dan orang dewasa muda yang sebelumnya dalam kondisi sehat.

Sumber utama dari amoeba pemakan otak ini adalah air tawar hangat, terutama yang cenderung tergenang seperti danau, sungai dengan arus lambat, atau kolam.

Ilustrasi Amoeba Pemakan Otak - Apa itu Amoeba Pemakan Otak? (Freepik)
Ilustrasi Amoeba Pemakan Otak sedang mengguncang India (Freepik)

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa amoeba ini tidak menular dengan cara diminum. Infeksi terjadi ketika air yang terkontaminasi masuk secara paksa ke dalam hidung, misalnya saat berenang atau menyelam.

Dari sana, amoeba mematikan ini melakukan perjalanan melalui selaput lendir hidung, menembus tulang tipis di dasar tengkorak, dan akhirnya mencapai otak.

Begitu berada di otak, ia mulai menghancurkan jaringan, memicu respons peradangan hebat yang berujung fatal.

Pihak berwenang kini bekerja ekstra keras untuk melacak sumber-sumber air yang terisolasi dan mengedukasi publik tentang bahaya yang mengintai di perairan tawar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Baaghi 4: Thriller Psikologis yang Jadi Komedi Tanpa Sengaja!

Review Film Baaghi 4: Thriller Psikologis yang Jadi Komedi Tanpa Sengaja!

Your Say | Selasa, 16 September 2025 | 13:50 WIB

Duh Xiaomi Stop Investasi di Negara Ini!

Duh Xiaomi Stop Investasi di Negara Ini!

Tekno | Sabtu, 13 September 2025 | 15:23 WIB

5 Film dan Series Bollywood Tayang September 2025, Ada yang Disutradarai Anak Shah Rukh Khan

5 Film dan Series Bollywood Tayang September 2025, Ada yang Disutradarai Anak Shah Rukh Khan

Entertainment | Selasa, 09 September 2025 | 20:00 WIB

Sinopsis Inspector Zende, Film India Terbaru Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Inspector Zende, Film India Terbaru Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Sabtu, 06 September 2025 | 14:34 WIB

Takut Kena Bala, Pria Ini Nekat Menikah dengan Kambing

Takut Kena Bala, Pria Ini Nekat Menikah dengan Kambing

Entertainment | Kamis, 04 September 2025 | 20:30 WIB

Mengenal Apa itu Amoeba Pemakan Otak yang Menginfeksi Pasien di Korea Selatan

Mengenal Apa itu Amoeba Pemakan Otak yang Menginfeksi Pasien di Korea Selatan

Health | Jum'at, 30 Desember 2022 | 15:02 WIB

Terkini

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:47 WIB

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:45 WIB

Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan

Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:43 WIB

Demo Mahasiswa UINSA: Tuntut Transparansi Rektorat Tanpa Harus Merugikan Rekan Sendiri

Demo Mahasiswa UINSA: Tuntut Transparansi Rektorat Tanpa Harus Merugikan Rekan Sendiri

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:37 WIB

Bukan Persentase Kursi! PAN Setuju Wacana Capres Wajib Didukung 2 Partai Politik

Bukan Persentase Kursi! PAN Setuju Wacana Capres Wajib Didukung 2 Partai Politik

News | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Retinol hingga Perawatan Skin Aging Jadi Bahasan Dermatolog di Lunch & Learn Roadshow Obagi Medical

Retinol hingga Perawatan Skin Aging Jadi Bahasan Dermatolog di Lunch & Learn Roadshow Obagi Medical

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

6 Penyebab Tagihan Paylater Membengkak, Nomor 5 Sering Bikin  Terjebak

6 Penyebab Tagihan Paylater Membengkak, Nomor 5 Sering Bikin Terjebak

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Materi Tepi Jurang! Houthi vs Arab Saudi Memanas, Komika Ini Malah Bikin Dark Jokes

Materi Tepi Jurang! Houthi vs Arab Saudi Memanas, Komika Ini Malah Bikin Dark Jokes

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

×