Mengenal Apa itu Amoeba Pemakan Otak yang Menginfeksi Pasien di Korea Selatan

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 30 Desember 2022 | 15:02 WIB
Mengenal Apa itu Amoeba Pemakan Otak yang Menginfeksi Pasien di Korea Selatan
Ilustrasi Amoeba Pemakan Otak - Apa itu Amoeba Pemakan Otak? (Freepik)

Kasus infeksi amoeba pemakan otak atau Naegleria fowleri menjadi sorotan publik usai salah satu pasien di Korea Selatan meninggal karena terinfeksi penyakit ini.

Hal tersebut dikarenakan penyakit tersebut dilaporkan telah memakan korban pertamanya pada hari Senin (26/12/2022). Hal tersebut diungkap oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (Korea Disease Control and Prevention Agency/KDCA).

KDCA menjelaskan bahwa seorang pasien laki-laki yang diketahui berumur 50 tahun telah dinyatakan meninggal dunia, tidak lama setelah ia melakukan perjalanan dari Thailand.

Pasien tersebut kemudian dirawat sesaat setelah kepulangannya ke Korea Selatan. Ia pun meninggal di rumah sakit setelah menjalani 11 perawatan. DCA juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan tes genetik pada tiga patogen penyebab Naegleria fowleri untuk memastikan apa penyebab dari fenomena tersebut.

Dari hasil tes yang dilakukan, ditunjukkan bahwa gen dalam tubuh pria tersebut 99,6 mirip dengan yang ditemukan pada pasien meningitis yang dilaporkan ke luar negeri.

Lantas, apa sebenarnya Amoeba Pemakan Otak atau Naegleria Fowleri tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Pengertian Amoeba Pemakan Otak

Suara.com - Mengutip dari Cleveland Clinic, amoeba pemakan otak (Naegleria fowleri) adalah amuba yang hidup di perairan tawar yang hangat dan dangkal, seperti danau, sungai, dan mata air panas. Amuba ini dianggap sebagai organisme yang hidup bebas karena tidak membutuhkan inang.

Orang yang terinfeksi amoeba ini mengalami kondisi yang disebut meningoensefalitis amuba primer (PAM). Hal itu merupakan infeksi sistem saraf pusat yang sangat serius dan hampir selalu berakibat fatal.

baca juga

Sejauh ini hanya terdapat satu spesies Naegleria yang bisa menginfeksi manusia, yaitu Naegleria Fowleri. Amoeba tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui hidung dan kemudian hidup di otak.

Amoeba sendiri merupakan jenis organisme bersel tunggal. Spesies ini berkembang dengan baik di tempat dengan suhu di atas 46 derajat Celcius.

Jika amoeba pemakan otak ini masuk ke dalam tubuh manusia, amoeba ini bisa menginfeksi otak dan juga selaput otak. Kondisi tersebut disebut dengan meningoensefalitis amoeba primer.

Cara menginfeksi manusia

Seseorang bisa terinfeksi amoeba apabila parasit tersebut masuk melalui hidung. 

Meskipun amoeba jenis ini cukup umum, amoeba ini jarang menyebabkan penyakit otak.

Setiap tahunnya diketahui banyak sekali orang yang terpapar amoeba. Meskipun demikian, hanya sedikit yang terserang penyakit infeksi dan gangguan otak akibat amoeba Naegleria Fowleri.

CD menyebut bahwa penyakit infeksi amoeba pemakan otak ini biasanya terjadi di bulan Juli hingga September.

Kondisi tersebut bisa terjadi kepada pasien dengan rentang usia berapapun, tetapi bisa ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko.

Gejala infeksi amoeba pemakan otak

Melansir dari Cleveland Clinic, berikut tanda gejala terinfeksi amuba pemakan otak (Naegleria fowleri).

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala yang menyakitkan
  • Mual dan muntah
  • Gemetaran
  • Gejala seperti meningitis, termasuk leher kaku dan sensitif terhadap cahaya
  • Kebingungan mental
  • Koma

Belum ada kasus infeksi menyebar dari orang ke orang

Hingga saat ini, belum ada kasus infeksi menyebar dari orang ke orang. Ada sebuah penelitian yang dilakukan untuk melihat apakah infeksi bisa menyebar melalui donor jaringan atau organ.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh!Amoeba Pemakan Otak Mulai Terdeteksi, Satu Korban Tewas, Waspada Ini Cara Penyebarannya

Heboh!Amoeba Pemakan Otak Mulai Terdeteksi, Satu Korban Tewas, Waspada Ini Cara Penyebarannya

Denpasar | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:00 WIB

Berenang di Danau, Remaja Tewas Akibat Amoeba Pemakan Otak!

Berenang di Danau, Remaja Tewas Akibat Amoeba Pemakan Otak!

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 19:09 WIB

Renang di Danau, Pria ini Terinfeksi Amoeba Pemakan Otak Mematikan!

Renang di Danau, Pria ini Terinfeksi Amoeba Pemakan Otak Mematikan!

Health | Senin, 29 Juli 2019 | 16:35 WIB

Niat Sembuhkan Sinus, Perempuan Ini Malah Terinfeksi Amoeba Pemakan Otak

Niat Sembuhkan Sinus, Perempuan Ini Malah Terinfeksi Amoeba Pemakan Otak

Health | Senin, 10 Desember 2018 | 14:04 WIB

Ngeri, Pria Ini Tewas Karena Amoeba Pemakan Otak

Ngeri, Pria Ini Tewas Karena Amoeba Pemakan Otak

Tekno | Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial

Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Konser Andrea Bocelli Berdampak Ekonomi Besar dan Efektif Promosikan Pariwisata Indonesia

Konser Andrea Bocelli Berdampak Ekonomi Besar dan Efektif Promosikan Pariwisata Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Harapan Warga Muara Angke: Tolong Segera Bangun Tanggul Penahan Banjir Rob!

Harapan Warga Muara Angke: Tolong Segera Bangun Tanggul Penahan Banjir Rob!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:03 WIB

BRImo Berikan Cashback 20%, Yuk Tunggu KRL atau LRT Sambil Nikmati Jajanan Promo di JPM Dukuh Atas

BRImo Berikan Cashback 20%, Yuk Tunggu KRL atau LRT Sambil Nikmati Jajanan Promo di JPM Dukuh Atas

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

×