Pekerja Toba Pulp Lestari Serbu Warga Adat: Anak Disabilitas Dipukul, Rumah dan Posko Dibakar!

Bangun Santoso

Senin, 22 September 2025 | 17:06 WIB
Pekerja Toba Pulp Lestari Serbu Warga Adat: Anak Disabilitas Dipukul, Rumah dan Posko Dibakar!
Pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL) melakukan penyerangan terhadap Masyarakat Adat Sihaporas, Simalungun, Sumut. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Ribuan pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL) melakukan penyerangan masif terhadap Masyarakat Adat Sihaporas di Simalungun
  • Penyerangan tersebut berujung pada perusakan dan pembakaran besar-besaran
  • Meskipun menjadi korban kekerasan brutal, Masyarakat Adat Sihaporas tetap bertahan di tanah leluhur mereka di tengah ketakutan 

Suara.com - Suasana damai di tanah adat Sihaporas, Kabupaten Simalungun, berubah menjadi medan horor pada Senin (22/9/2025). Ribuan orang yang diduga merupakan pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL) melakukan penyerangan brutal terhadap komunitas Masyarakat Adat Sihaporas di Buttu Pangaturan, mengakibatkan puluhan orang terluka parah dan harta benda ludes dibakar.

Dari informasi yang didapat, insiden berdarah ini pecah sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya, sekitar 150 pekerja yang terdiri dari sekuriti, buruh harian lepas (BHL), dan sejumlah preman bayaran mendatangi wilayah adat. Berbekal potongan kayu panjang, tameng, dan helm, mereka langsung memprovokasi warga.

Masyarakat adat yang hanya berjumlah sekitar 30 orang mencoba jalan damai dengan mengajak berdiskusi, namun niat baik itu disambut dengan arogansi. Seorang sekuriti TPL terdengar meneriakkan komando, “dorong saja”. Seketika, dorong-dorongan berubah menjadi pemukulan membabi buta menggunakan kayu dan lemparan batu.

Situasi semakin tak terkendali ketika gelombang massa yang lebih besar datang. Diperkirakan hingga 1.000 orang, meliputi karyawan perusahaan, BHL, sekuriti, mengepung dan menyerbu warga. Amuk massa ini tidak hanya menyasar manusia, tetapi juga meluluhlantakkan properti milik komunitas adat.

Posko perjuangan Masyarakat Adat Sihaporas dan lima gubuk pertanian hangus dibakar. Tak hanya itu, empat rumah warga rusak parah, sepuluh sepeda motor dibakar hingga menjadi bangkai, delapan lainnya dirusak, dan satu unit mobil pickup turut menjadi korban amukan api. Barang-barang pribadi seperti telepon genggam, laptop, hingga mesin pencacah rumput juga musnah.

Pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL) melakukan penyerangan terhadap Masyarakat Adat Sihaporas, Simalungun, Sumut. (Foto: Ist)
Pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL) melakukan penyerangan terhadap Masyarakat Adat Sihaporas, Simalungun, Sumut. (Foto: Ist)

Dampak paling mengerikan dari penyerangan ini adalah korban jiwa. Sedikitnya 33 orang (18 perempuan dan 15 pria) mengalami luka-luka. Lima perempuan di antaranya menderita luka parah di bagian kepala, mulut, dan tubuh akibat hantaman benda tumpul. Mirisnya, seorang anak penyandang disabilitas juga dilaporkan menjadi korban pemukulan di bagian kepala.

Salah satu korban, seorang ibu berinisial DL (34), terekam dalam video dengan wajah berdarah-darah di bagian bibir, menjadi simbol kekejian dalam penyerangan tersebut. Korban luka serius lainnya termasuk SA (63), PS (55), dan ES (44), yang harus menahan sakit akibat serangan brutal tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, ketegangan masih menyelimuti Buttu Pangaturan. Masyarakat Adat Sihaporas memilih bertahan di tanah leluhur mereka, meskipun dihantui rasa takut akan adanya serangan susulan.

Sementara rombongan pekerja PT TPL dilaporkan masih berkumpul di sekitar lokasi, menambah aura mencekam di wilayah tersebut.

baca juga

Konflik ini sendiri berakar dari sengketa lahan. Masyarakat Adat Sihaporas telah menghuni dan mewarisi tanah tersebut secara turun-temurun selama 11 generasi, jauh sebelum Indonesia merdeka. Mereka bukanlah pendatang atau penggarap liar, melainkan pewaris sah tanah adat yang kaya akan tradisi dan ritual yang terus dijaga hingga kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Calon Jaksa Tewas saat Kejar Tersangka Korupsi Dana Desa di Asahan

Kronologi Calon Jaksa Tewas saat Kejar Tersangka Korupsi Dana Desa di Asahan

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 17:36 WIB

5 Fakta Detik-detik Calon Jaksa Reynanda Ginting Tewas saat Kejar Koruptor ke Sungai

5 Fakta Detik-detik Calon Jaksa Reynanda Ginting Tewas saat Kejar Koruptor ke Sungai

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 16:53 WIB

Calon Jaksa Reynanda Ginting Tewas saat Terjun ke Sungai Kejar Koruptor

Calon Jaksa Reynanda Ginting Tewas saat Terjun ke Sungai Kejar Koruptor

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 16:38 WIB

Air Terjun Jambuara, Persona Air Terjun Setinggi 30 Meter di Simalungun

Air Terjun Jambuara, Persona Air Terjun Setinggi 30 Meter di Simalungun

Your Say | Kamis, 13 Maret 2025 | 13:55 WIB

Kawah Putih Tinggi Raja, Wisata Alam dengan Pesona Eksotis di Simalungun

Kawah Putih Tinggi Raja, Wisata Alam dengan Pesona Eksotis di Simalungun

Your Say | Jum'at, 21 Februari 2025 | 14:05 WIB

Detik-detik Perampok Bersajam Beraksi di Minimarket Simalungun, Karyawan Terluka

Detik-detik Perampok Bersajam Beraksi di Minimarket Simalungun, Karyawan Terluka

News | Minggu, 24 Maret 2024 | 16:09 WIB

5 Fakta Bupati Purwakarta Segel Gereja, Sebut Bangunan Tak Punya Izin Resmi

5 Fakta Bupati Purwakarta Segel Gereja, Sebut Bangunan Tak Punya Izin Resmi

News | Senin, 03 April 2023 | 18:56 WIB

Terkini

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

×