Mahfud MD Buka Suara Soal Reshuffle dan Menko Polkam Baru: Reformasi Polri Jangan Mandek

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 23 September 2025 | 07:52 WIB
Mahfud MD Buka Suara Soal Reshuffle dan Menko Polkam Baru: Reformasi Polri Jangan Mandek
Mahfud MD. [YouTube/Mahfud MD Official]
  • Mahfud MD apresiasi reshuffle dan penunjukan Menko Polkam baru oleh Presiden Prabowo.

  • Ia menolak tawaran posisi tersebut demi menjaga standar etik, tetapi tetap siap membantu lewat tim reformasi Polri.

  • Mahfud menegaskan reformasi Polri harus berlanjut dan fokus pada perubahan kultur, bukan hanya aturan.

Suara.com - Mahfud MD buka suara soal reshuffle kabinet dan penunjukan Jenderal (Purn) Jamari Canyogo sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru. Sebagai sosok yang pernah mengemban jabatan tersebut di era Presiden Jokowi, Mahfud mengapresiasi langkah Presiden Prabowo merombak kabinet, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga momentum reformasi Polri.

“Jempol pertama saya untuk Presiden Prabowo karena kerusuhan bisa dihentikan dalam waktu kurang dari 24 jam. Jempol kedua karena Presiden berani merombak kabinet, termasuk mengganti Menko Polkam, sesuatu yang sebelumnya dianggap sulit dilakukan,” ujar Mahfud dikutip dari kanal Youtube Mahfud MD Official, Selasa (23/9/2025).

Ia menyebut Jamari Canyogo sosok tepat untuk mengoordinasikan 14 kementerian dan lembaga di bawah Polkam. Menurutnya, latar belakang Jamari sebagai mantan perwira tinggi Polri akan memberi warna baru dalam mengawal kebijakan pemerintah di bidang hukum dan keamanan.

Mahfud juga mengonfirmasi dirinya sempat ditawari kembali posisi tersebut, namun memilih tidak menerima.

“Saya harus jaga standar etik. Posisi itu sebaiknya diisi orang yang sejak awal mendukung Presiden. Kalau saya menerima, bisa dibilang sombong, kalau menolak dibilang tidak tahu diri,” ujarnya sambil tersenyum.

Meski tak lagi duduk di kursi pemerintahan, Mahfud menegaskan komitmennya untuk membantu negara melalui tim reformasi Polri yang tengah dibentuk. Ia optimistis perbaikan bisa dilakukan dalam waktu cepat, hanya satu hingga dua bulan, karena persoalan di tubuh Polri sudah jelas dan terpetakan.

Menurut Mahfud, problem utama bukan pada aturan atau struktur, melainkan pada kultur yang selama ini mengakar.

“Kalau kultur sudah benar, pengabdian akan kembali. Tidak ada lagi kesan pemerasan, backingan, atau promosi karena kedekatan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa reformasi Polri bukan semata urusan internal institusi, melainkan kepentingan publik. Kepercayaan masyarakat terhadap aparat hukum harus dipulihkan agar penegakan hukum bisa berjalan adil.

“Kalau Polri kuat secara moral, negara akan jauh lebih kuat. Ini soal martabat dan rasa aman masyarakat,” tambahnya.

Mahfud berharap kerja sama antara pemerintah, DPR, dan masyarakat sipil bisa mendukung agenda reformasi ini. Ia menegaskan bahwa perubahan kultur tidak bisa dilakukan hanya dengan aturan, tetapi butuh teladan dari pimpinan hingga anggota di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Apa Target Awal yang Dibenahi?

Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Apa Target Awal yang Dibenahi?

News | Senin, 22 September 2025 | 13:41 WIB

Digoyang Isu Pencopotan Terkait Wacana Reformasi Polri, Kapolri Listyo Dibela Buruh KSPSI, Mengapa?

Digoyang Isu Pencopotan Terkait Wacana Reformasi Polri, Kapolri Listyo Dibela Buruh KSPSI, Mengapa?

News | Senin, 22 September 2025 | 13:17 WIB

Tunjuk 52 Perwira, Kapolri Resmi Bentuk Tim Transformasi dan Reformasi Polri

Tunjuk 52 Perwira, Kapolri Resmi Bentuk Tim Transformasi dan Reformasi Polri

Your Say | Senin, 22 September 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB