Ganti Haluan Ekonomi, Presiden Prabowo Disebut Pilih 'Guns and Butter' untuk Indonesia

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 23 September 2025 | 17:05 WIB
Ganti Haluan Ekonomi, Presiden Prabowo Disebut Pilih 'Guns and Butter' untuk Indonesia
Presiden Prabowo Subianto. [Suara.com/Novian]
  • Presiden Prabowo disebut memiliki perbedaan aliran kebijakan ekonomi Indonesia.
  • Kebijakan ekonomi Indonesia sebelumnya sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara eks Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo.
  • Andi menjelaskan bahwa agenda Presiden ke-8 RI, membutuhkan ekspansi fiskal yang sangat besar untuk dua hal.

Suara.com - Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Andi Widjajanto, menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perbedaan aliran kebijakan ekonomi Indonesia, dimana kebijakan fiskal sebelumnya dirasa cenderung “mengerem” belanja negara, menjadi pendekatan ekspansi fiskal yang lebih agresif.

Pada era pemerintahan sebelumnya, menurut Andi, kebijakan ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara eks Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, yang ia sebut menganut teori Monetarisme Milton Friedman.

Dimaana mereka berfokus dalam menjaga stabilitas moneter, seringkali dengan menahan belanja pemerintah.

“Mazhab Monetarisme Milton Friedman itu yang dilakukan oleh duet Ibu Sri Mulyani dengan Pak Peri di Bank Indonesia, ngerem terus, begitu ada tanda-tanda ekspansi fiskal yang bukan ke kesejahteraan bukan ke infrastruktur direm,” jelas Andi, melalui kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, dikutip Selasa (23/9/2025).

Namun kini, Andi menjelaskan bahwa agenda Presiden ke-8 RI, membutuhkan ekspansi fiskal yang sangat besar untuk dua hal.

Pertama, untuk membangun otonomi strategis dalam menjalankan politik global, yang harus diimbangi dengan modernisasi pertahanan yang kuat.

“Pak Prabowo membutuhkan otonomi strategis untuk menjalankan politik globalnya, ini akan jauh lebih kuat kalau diimbangi dengan gelar pertahanan modernisasi yang kuat. Ini membutuhkan ekspansi fiskal,” ungkap Andi.

Kedua, lanjutnya, yaitu untuk merealisasikan program-program populis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Di Indonesia ekspansi fiskal di bidang pertahanan disertai juga ekspansi fiskal kesejahteraan karena ada program populis ya MBG,” kata Andi.

Bagi Andi, perubahan pada aliran dalam kebijakan ekonomi Indonesia menunjukan bahwa pemerintah akan mendorong perbelanjaan negara baik di sektor pertahanan maupun kesejahteraan secara bersamaan.

"Jarang sekali ada satu negara yang bisa melakukan ekspansi fiskal lalu mengabaikan debat Guns versus Butter (Meriam atau Nasi). Nah, Indonesia di fiskal 2025 hingga 2026 debatnya menjadi Guns and Butter (Meriam dan Nasi)," ujarnya.

Meskipun demikian, langkah tersebut juga menimbulkan pertanyaan terkait kemampuan finansial Indonesia, di tengah narasi pemerintah yang seolah tidak memiliki uang, tercermin dari efisiensi anggaran dan penurunan transfer daerah.

“Sejak awal pemerintah Pak Prabowo, kita seolah menangkap bahwa negara ini nggak punya uang,” kata Andi.

Hal itu, membuatnya menyoroti adanya skema “Patriot Fund” yang ia nilai dirancang sebagai cara untuk menemukan sumber pendanaan di tengah narasi keterbatasan anggaran negara.

“Patriot Fund ini lagi-lagi satu sinyal bahwa kita nggak punya uang, harus dapat cara tertentu,” tutup Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solusi Dua Negara: Harapan Baru Prabowo untuk Perdamaian Israel-Palestina

Solusi Dua Negara: Harapan Baru Prabowo untuk Perdamaian Israel-Palestina

Video | Selasa, 23 September 2025 | 14:05 WIB

Heboh Soal Ibu Kota Politik, Mensesneg Tegaskan Tujuan IKN Tak Berubah: Tetap Ibu Kota Negara

Heboh Soal Ibu Kota Politik, Mensesneg Tegaskan Tujuan IKN Tak Berubah: Tetap Ibu Kota Negara

News | Selasa, 23 September 2025 | 14:16 WIB

Mikrofon Prabowo Mati di PBB, Kemlu Pastikan Bukan Sabotase

Mikrofon Prabowo Mati di PBB, Kemlu Pastikan Bukan Sabotase

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 13:16 WIB

Karena Ini Mahfud MD Beri Dua Jempol untuk Prabowo

Karena Ini Mahfud MD Beri Dua Jempol untuk Prabowo

News | Selasa, 23 September 2025 | 12:53 WIB

Sebelum Kerusuhan Meletus, Mahfud MD Sebut Prabowo Tak Gubris Masukan Akademisi UGM: Udah Biarin Aja

Sebelum Kerusuhan Meletus, Mahfud MD Sebut Prabowo Tak Gubris Masukan Akademisi UGM: Udah Biarin Aja

News | Selasa, 23 September 2025 | 12:01 WIB

Terkini

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:48 WIB

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB