Hari Tani Nasional 2025: PDIP Desak Kedaulatan Pangan, Petani Harus Jadi Tuan Rumah

Dythia Novianty, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 25 September 2025 | 07:40 WIB
Hari Tani Nasional 2025: PDIP Desak Kedaulatan Pangan, Petani Harus Jadi Tuan Rumah
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto dalam Seminar Nasional "Bumi Lestari, Petani Berdikari, Kembali ke Sawah, Menyemai Masa Depan" di Jakarta, belum lama ini. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Hasto tegaskan Hari Tani sebagai momen perjuangan kedaulatan pangan
  • PDIP dorong inovasi pertanian dan redistribusi lahan untuk petani
  • Kebijakan politik pro-rakyat dinilai kunci atasi kemiskinan petani

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa Hari Tani Nasional merupakan momentum krusial untuk memperjuangkan kedaulatan pangan Indonesia.

Dalam Seminar Nasional "Bumi Lestari, Petani Berdikari, Kembali ke Sawah, Menyemai Masa Depan" yang diselenggarakan Sekolah Partai PDIP, belum lama ini, Hasto menekankan bahwa petani harus menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Hasto menggarisbawahi pentingnya pangan sebagai isu kemanusiaan dan kedaulatan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan keanekaragaman pangan yang melimpah, namun kerap abai dalam pengelolaannya.

"Data internasional mencatat lebih dari 725 juta penduduk dunia menderita kekurangan gizi. Jika bangsa ini kembali pada kekuatan lokal dan keanekaragaman pangan, Indonesia dapat berkontribusi besar bagi kemanusiaan dunia," kata Hasto.

Dalam pidatonya, Hasto juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri atas konsistensinya dalam memperjuangkan kedaulatan pangan dari hulu hingga hilir.

Bahkan, ia menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian yang serupa terhadap isu pangan nasional.

"Ibu Megawati sebagai Presiden Kelima RI adalah pemimpin yang paling konsisten bicara soal benih dan pangan. Beliau menegaskan pentingnya Indonesia berdaulat di bidang pangan," tegasnya.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto Dok PDIP)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto Dok PDIP)

PDIP juga mendorong inovasi di sektor pertanian, dengan Hasto mencontohkan keberhasilan Bupati Ngawi Ony Anwar dalam mengembangkan pertanian organik.

baca juga

Ia juga menyoroti pentingnya pupuk cair ramah lingkungan dan hasil riset yang langsung dapat dimanfaatkan petani.

"Temuan teknologi tepat guna harus menjawab kebutuhan rakyat. Jangan sampai intelektual hanya menjadi sarjana menara gading, melainkan harus membumi," katanya.

Salah satu persoalan mendasar yang disoroti Hasto adalah kepemilikan lahan petani.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar petani Indonesia tidak memiliki lahan sendiri, padahal untuk mencapai kesejahteraan, petani idealnya memiliki minimal 1,5 hektare dengan potensi penghasilan sekitar Rp 7,5 hingga Rp 10 juta per bulan.

"Dari 40 petani yang kami temui pagi tadi di Bekasi, tak satu pun memiliki lahan," ungkap Hasto.

PDIP mendorong konsolidasi lahan dan redistribusi tanah sesuai amanat Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960.

Hasto menekankan bahwa problem klasik petani, seperti akses solar untuk pompa air dan perebutan sumber air saat kemarau, hanya bisa diatasi melalui kebijakan politik yang berpihak pada rakyat kecil.

"Hari Tani adalah momentum progresif. Perubahan struktural terhadap kemiskinan petani hanya bisa dilakukan lewat kebijakan politik yang berpihak," ucapnya.

Hasto menegaskan, kedaulatan pangan hanya akan terwujud apabila seluruh elemen bangsa, termasuk kepala daerah dan struktur partai, turun langsung untuk menyelesaikan persoalan rakyat.

"Jika semangat ini konsisten dijalankan, kita akan mampu berdaulat di bidang pangan dan menyongsong masa depan yang lebih cerah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Hari Tani Nasional di Jakarta Dijaga Ketat Ribuan Aparat, Massa Dilarang Lakukan Hal-hal Ini

Demo Hari Tani Nasional di Jakarta Dijaga Ketat Ribuan Aparat, Massa Dilarang Lakukan Hal-hal Ini

News | Rabu, 24 September 2025 | 09:41 WIB

Pengalihan Rute Lalu Lintas Jakarta Imbas Demo Hari Tani Nasional Hari Ini

Pengalihan Rute Lalu Lintas Jakarta Imbas Demo Hari Tani Nasional Hari Ini

News | Rabu, 24 September 2025 | 09:16 WIB

10 Twibbon Hari Tani Nasional: Keren dan Inspiratif, Langsung Pasang di Foto

10 Twibbon Hari Tani Nasional: Keren dan Inspiratif, Langsung Pasang di Foto

Tekno | Rabu, 24 September 2025 | 08:54 WIB

Jokowi Perintahkan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Puan 'Sentil' Balik: Pemilu Masih Jauh!

Jokowi Perintahkan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Puan 'Sentil' Balik: Pemilu Masih Jauh!

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:16 WIB

'Pulau Sawit Melambai': AGRA Sebut Ekspansi Kelapa Sawit Hancurkan Indonesia

'Pulau Sawit Melambai': AGRA Sebut Ekspansi Kelapa Sawit Hancurkan Indonesia

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:21 WIB

PDIP Endus Siasat Jokowi di Balik Perintah Prabowo-Gibran 2 Periode: Mekanisme Penyelamatan Diri

PDIP Endus Siasat Jokowi di Balik Perintah Prabowo-Gibran 2 Periode: Mekanisme Penyelamatan Diri

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:12 WIB

Terkini

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:47 WIB

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:38 WIB

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:37 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:08 WIB

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:02 WIB

×