'Pulau Sawit Melambai': AGRA Sebut Ekspansi Kelapa Sawit Hancurkan Indonesia

Chandra Iswinarno

Selasa, 23 September 2025 | 13:21 WIB
'Pulau Sawit Melambai': AGRA Sebut Ekspansi Kelapa Sawit Hancurkan Indonesia
Ilustrasi ekspansi Perkebunan Sawit.[perkebunan.litbang.pertanian.go.id]
baca 10 detik
  • Hentikan total ekspansi kelapa sawit, ganti dengan kelapa sebagai solusinya.

  • Pemerintah dituding "ketagihan" uang sawit dan menjadi "tuan tanah besar."

  • Dianggap sebabkan kemiskinan petani dan hancurkan keanekaragaman hayati Indonesia.

Suara.com - Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) menuntut penghentian seluruh ekspansi kelapa sawit di Indonesia dan menggantinya dengan kelapa sebagai sumber utama minyak nabati nasional. 

AGRA menilai pemerintah 'ketagihan' mendapatkan uang mudah dari kelapa sawit. Bahkan melebihi komoditas strategis lainnya.

Dewan Pimpinan Pusat AGRA, Rendy Perdana menyoroti keterlibatan aktif pemerintah dalam mendirikan grup perkebunan raksasa seperti Palm CO dan PT Agrinas Palma Nusantara (APN), yang secara efektif menjadikan negara sebagai “tuan tanah besar kelapa sawit.”

Menurutnya, skema perkebunan kelapa sawit skala kecil justru menjebak petani dalam lingkaran kemiskinan dan utang, karena membutuhkan minimal 5 hektar lahan hanya untuk mencapai pendapatan layak.

“Tanaman kelapa sawit tidak hanya penyebab meluasnya kemiskinan akan tetapi ambil bagian aktif memelihara kemiskinan untuk tenaga kerja murah di pedesaan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

Ia juga turut menyoroti dampak ekologis yang katastropik.

Mereka menyebut perkebunan monokultur kelapa sawit jahat menjadi penghancur utama status Mega Biodiversity Indonesia telah ditanam.

Bahkan di area-area rentan seperti lereng perbukitan dan kaki pegunungan. 

Kondisi ini, menurut AGRA, telah mengubah wajah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua menjadi 'Pulau Sawit Melambai'.

baca juga

"Bukti empiris dan penelitian ilmiah tentang kerusakan lingkungan hidup terutama ancaman terhadap pertanian pangan lokal karena kekeringan lahan, kebakaran lahan, menguatnya individualisme, hancurnya tradisi dan lahirnya berbagai masalah sosial kronis di pedesaan."

Menurutnya, model bisnis kelapa sawit hanya menguntungkan segelintir pihak.

Hal ini disebabkan sejumlah faktor yang meiputi produksi berbasis lahan luas dengan investasi dan keahlian rendah, perputaran modal yang cepat (panen dua kali sebulan) yang menguntungkan agen industri dan lembaga pembiayaan.

"Posisi tawar petani yang lemah, di mana mereka harus menjual Tandan Buah Segar (TBS) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik tuan tanah, tidak seperti kelapa yang bisa diolah secara mandiri."

Selain itu, harga yang ditentukan secara tripartit oleh pemerintah, pemilik lahan besar, dan perwakilan tani, hanya berdasarkan harga pasar.

Reporter : Safelia Putri 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AGRA Desak Penghentian Proyek Transmigrasi ala Orde Baru: Haruskah Membuka Hutan dan Belukar Lagi?

AGRA Desak Penghentian Proyek Transmigrasi ala Orde Baru: Haruskah Membuka Hutan dan Belukar Lagi?

News | Selasa, 23 September 2025 | 11:33 WIB

Jelang Hari Tani 2025, AGRA Sebut Kebijakan Agraria Pemerintahan Prabowo Hanya Untungkan Elite

Jelang Hari Tani 2025, AGRA Sebut Kebijakan Agraria Pemerintahan Prabowo Hanya Untungkan Elite

News | Senin, 22 September 2025 | 22:43 WIB

Serikat Petani: Program 3 Juta Rumah Akan Gampang Dilaksanakan kalau Reforma Agraria Dilaksanakan

Serikat Petani: Program 3 Juta Rumah Akan Gampang Dilaksanakan kalau Reforma Agraria Dilaksanakan

News | Kamis, 18 September 2025 | 19:11 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×