Jakarta Feminist Soroti Kasus Femisida 2024: Satu Perempuan Dibunuh Setiap Dua Hari di Indonesia!

Vania Rossa | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 27 September 2025 | 08:11 WIB
Jakarta Feminist Soroti Kasus Femisida 2024: Satu Perempuan Dibunuh Setiap Dua Hari di Indonesia!
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan (Freepik)
  • Sepanjang 2024, tercatat 204 kasus femisida dengan 209 korban jiwa perempuan, rata-rata satu perempuan dibunuh setiap dua hari.

  • Pemerintah dinilai belum menganggap femisida sebagai isu utama kekerasan berbasis gender, sehingga kebijakan pencegahan masih minim.

  • Hampir 50% femisida berasal dari kekerasan dalam rumah tangga, banyak korban sebelumnya tidak dianggap serius saat melapor ke kepolisian.

Suara.com - Jakarta Feminist mengungkap situasi kekerasan terhadap perempuan dalam beberapa waktu belakangan. Pada 2024, kasus femisida atau pembunuhan terhadap perempuan masih marak terjadi. 

Data Jakarta Feminist setidaknya mencatat sepanjang 2024 terdapat 204 kasus femisida dengan jumlah korban jiwa sebanyak 209 perempuan. 

"Yang artinya setiap dua hari ada satu perempuan Indonesia yang dibunuh," kata Direktur Jakarta Feminist Anindya Restuviani dalam konferensi pers jelang penyelenggaraan Women's March Jakarta 2025 di Kantor Komnas Perempuan, Jakarta, Jumat (26/9/2025). 

Sayangnya kata Vivi, sapaan Anindya Restuviani, ratusan kasus itu hanya dipandang sekedar angka oleh pemerintah. 

Pemerintah menurutnya, belum memandang femisida sebagai primada kekerasan berbasis gender dan seksual. Hal itu terbukti ketiadaan kebijakan hukum untuk mencegahnya. 

"Akibatnya banyak sekali korban-korban femisida yang sebetulnya memiliki hak untuk mendapatkan keadilan, keluarganya mendapatkan restitusi, ini masih belum didapatkan oleh keluarga," kata Vivi. 

Kebijakan hukum menjadi penting sebagai upaya pencegahan. Sebab berdasarkan identifikasi kasus yang dilakukan Jakarta Feminist, hampir 50 persen femisida merupakan kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. 

"Dimana mereka pernah melaporkan ke kepolisian, tapi sering dari mereka tidak dianggap serius. Sehingga mereka harus dikembalikan kepada keluarganya, dan terjadilah pembunuhan terhadap korban perempuan," kata Vivi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tubuh, Lingkungan, dan Hak Perempuan Jadi Sorotan Women's March Jakarta 2025

Tubuh, Lingkungan, dan Hak Perempuan Jadi Sorotan Women's March Jakarta 2025

News | Jum'at, 26 September 2025 | 15:48 WIB

Kutukan Bahu Laweyan di Film 'Perempuan Pembawa Sial' Ternyata Pengalaman Pribadi Didik Nini Thowok

Kutukan Bahu Laweyan di Film 'Perempuan Pembawa Sial' Ternyata Pengalaman Pribadi Didik Nini Thowok

Entertainment | Kamis, 25 September 2025 | 17:48 WIB

Film Horor Perempuan Pembawa Sial Resmi Menghantui Bioskop Seluruh Indonesia

Film Horor Perempuan Pembawa Sial Resmi Menghantui Bioskop Seluruh Indonesia

Entertainment | Kamis, 25 September 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB