Romo Magnis Ajak Berpikir Ulang: Jika Soekarno Turuti Soeharto, Apakah Tragedi '65 Bisa Dicegah?

Chandra Iswinarno

Senin, 29 September 2025 | 22:05 WIB
Romo Magnis Ajak Berpikir Ulang: Jika Soekarno Turuti Soeharto, Apakah Tragedi '65 Bisa Dicegah?
Budayawan Frans Magnis Suseno dalam sebuah diskusi yang digelar di STF Driyakara, Jakarta, Senin (29/9/2025). [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Romo Magnis sebut tragedi '65 adalah kejahatan negara.

  • Ia samakan kejahatannya dengan Nazi, tak bisa dimaafkan.

  • Meski anti-komunis, pelanggaran HAM harus tetap dikutuk.

Suara.com - Budayawan Franz Magnis Suseno melontarkan pertanyaan 'perandaian' yang provokatif, mengajak publik untuk berpikir ulang mengenai narasi sejarah tragedi 1965-1966.

Pertanyaan ini menjadi sorotan dalam diskusi yang digelar di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta. Romo Magnis, sapaan akrabnya, menggugat kemungkinan sejarah yang berbeda dengan sebuah pertanyaan retoris.

"Andai kata Bung Karno pada tanggal 6 Oktober memenuhi tuntutan Soeharto dan melarang PKI, apakah pembunuhan itu akan terjadi?" tanyanya di hadapan audiens, Senin (29/9/2025).

Pertanyaan ini membuka diskusi mengenai berbagai kemungkinan dan pilihan sejarah yang mungkin bisa mengubah arah peristiwa paling kelam dalam sejarah Indonesia.

Selain pertanyaan 'what if' tersebut, Romo Magnis juga memberikan pandangan pribadinya yang keras terhadap peristiwa itu.

Ia menyebutnya sebagai momen "paling mengerikan" dan kejahatan negara yang secara fundamental tidak bisa dimaafkan, bahkan menyamakannya dengan kejahatan Nazi.

“Pelanggar hak asasi manusia menurut saya, dilakukan oleh negara, dan sebetulnya tidak bisa dimaafkan,” tegasnya.

Ia juga menolak konsep pengampunan bagi para pelaku.

“Kalau orang menyebabkan kematian banyak orang, mau dimaafkan apa itu?" tanyanya retoris.

baca juga

Romo Magnis kemudian mempertegas pendiriannya yang konsisten mengecam pelanggaran HAM.

“Tetapi pada dasarnya pelanggaran seperti itu, harus dikutuk, saya sendiri kan seorang anti komunis, saya tidak dukung komunis,” katanya.

Reporter : Safelia Putri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anhar Gonggong Tertawa Geli Polisi Sita Buku Franz Magnis Suseno: Harusnya Baca Dulu Isinya!

Anhar Gonggong Tertawa Geli Polisi Sita Buku Franz Magnis Suseno: Harusnya Baca Dulu Isinya!

News | Selasa, 23 September 2025 | 10:47 WIB

Mengapa Polisi Sukitman Lolos dari Maut G30S PKI hingga Jadi Saksi Kunci?

Mengapa Polisi Sukitman Lolos dari Maut G30S PKI hingga Jadi Saksi Kunci?

News | Senin, 22 September 2025 | 18:33 WIB

Ketika DN Aidit dan Petinggi PKI Khusyuk Berdoa...

Ketika DN Aidit dan Petinggi PKI Khusyuk Berdoa...

News | Senin, 22 September 2025 | 17:13 WIB

Terkini

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:48 WIB

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

×