Insiden Kecelakaan 12 Tahun Terpendam, Nadya Almira Buka Suara: Nad Pingsan, Bangun Pas Dijahit

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 10:43 WIB
Insiden Kecelakaan 12 Tahun Terpendam, Nadya Almira Buka Suara: Nad Pingsan, Bangun Pas Dijahit
Nadya Almira (Instagram/nadya_almira)
  • Nadya Almira mengklaim kecelakaan terjadi karena motor korban memotong jalurnya secara tiba-tiba
  • Nadya mengaku telah bertanggung jawab dengan mengeluarkan total biaya sekitar Rp175 juta
  • Meskipun ada perjanjian damai, pihak keluarga korban merasa kesepakatan itu tidak adil

Suara.com - Setelah 12 tahun menjadi misteri, artis FTV Nadya Almira akhirnya buka suara mengenai kasus kecelakaan tragis yang terjadi pada 13 Oktober 2013. Kasus ini kembali viral setelah diungkap oleh Hanny, yang mengaku sebagai adik dari korban, Adnan Syuhada, yang menderita luka parah dan efek jangka panjang akibat insiden tersebut.

Tampil di kanal YouTube Denny Sumargo, Nadya Almira dengan gamblang membeberkan kronologi dari sudut pandangnya, mulai dari detik-detik kecelakaan hingga perjanjian damai yang ditandatangani di hadapan pihak kepolisian.

Menurut pengakuan Nadya, insiden nahas itu terjadi saat ia dalam perjalanan pulang dari lokasi syuting. Ia melewati rute yang tidak biasa karena sebelumnya bertemu dengan seorang teman. Dalam kondisi lelah, ia terkejut saat sebuah motor yang dikendarai Adnan tiba-tiba memotong jalurnya.

“Ingetnya Nad itu, dia itu motong dan pelan di depan Nad. Kaget banget bang karena memang ya kondisi pulang syuting gak fokus. Terus Nad banting setir dan nabrak beton,” kata Nadya Almira kepada Denny Sumargo, Jumat (3/10/2025).

Nadya menegaskan bahwa saat itu ia mengemudi dalam kecepatan normal, sekitar 40 km/jam. Benturan keras dengan beton membuatnya tak sadarkan diri dan baru tersadar saat sudah berada di rumah sakit dalam kondisi menerima perawatan medis.

“Nabrak beton, habis itu Nad pingsan. Gak ingat apa-apa lagi. Gak tahu dari mobil itu gimana caranya bisa sampai rumah sakit, udah gak sadar. Bangun pas dijahit dan langsung histeris, terus disuntik lagi obat tidur karena kan histeris banget,” lanjutnya, seraya menjelaskan ia juga mendapat jahitan di bibir dan tangan.

Mengetahui kondisi Adnan yang kritis, Nadya mengaku berusaha menunjukkan itikad baik dan bertanggung jawab. Ia menanggung biaya pengobatan selama sebulan penuh, namun akhirnya menghadapi kendala finansial yang berat. Dengan setoran harian mencapai Rp10 juta, Nadya mengaku kehabisan dana.

“Nadya kan gak punya uang banyak juga saat itu, kehabisan lah uang ini. Udah bingung banget mau nyari dana di mana lagi dan setoran sudah hampir setiap hari, 10 juta, 10 Juta, 10 juta. Terus ngomong lah ke polisi, ‘Pak saya sudah gak sanggup lagi soal uang, saya bingung mau cari ke mana lagi?’” tutur Nadya.

Atas dasar itu, proses mediasi yang difasilitasi polisi pun dilakukan, yang berujung pada surat kesepakatan damai. Dalam perjanjian tersebut, Nadya menyerahkan uang tunai sebesar Rp40 juta, sehingga total dana pertanggungjawaban yang ia keluarkan diperkirakan mencapai Rp175 juta.

“Kekumpul sekitar Rp40 juta, kami sebutkan kita bisanya segini, kita udah benar-benar gak ada uang lagi. Ya udah, akhirnya kami kasih ke mereka segitu. Jadi yang inget, totalnya sekitar 175 juta sampai 180 juta, tapi gak lebih dari 185,” ujar Nadya.

Pihak keluarga Adnan, yang diwakili oleh tante dan adiknya, Hanny, tidak menampik adanya pertanggungjawaban dari Nadya. Namun, mereka merasa kesepakatan damai itu tidak adil dan terpaksa diterima karena desakan kebutuhan biaya pengobatan.

“Sebagai adiknya, aku gak mau. Maunya Nadya sembuhin dulu Adnan, baru berdamai. Tapi, waktu itu bapak-bapak (pihak Nadya) itu bilang, ‘Gimana ini? Kita mau berdamai aja’. Soalnya gak ngerti, mungkin di pihak Nadya udah gak sanggup makanya minta damai dan dari pihaknya Adnan juga butuh uang. Jadi ya udah, diambil jalan damai itu,” kata tante Adnan.

Ia menambahkan, “Nadya memang bertanggung jawab, cuman tanggung jawabnya dia tidak lebih besar dari pengeluaran orangtua Adnan," katanya.

Perdebatan ini juga merambah ke ranah hukum. Pengacara Nadya menyatakan kasus ini secara perdata sudah selesai dengan adanya surat perdamaian.

Namun, pengacara pihak Hanny, Rangga, berpendapat lain. Menurutnya, perjanjian damai tidak menghapus unsur pidana dari kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan luka berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya Terungkap! Kronologi Lengkap Versi Nadya Almira Menabrak Pengendara Motor

Akhirnya Terungkap! Kronologi Lengkap Versi Nadya Almira Menabrak Pengendara Motor

Entertainment | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 10:38 WIB

Tragis! Pemotor di Cengkareng Tewas Hajar Tiang, Sempat Terpental hingga Masuk ke Got

Tragis! Pemotor di Cengkareng Tewas Hajar Tiang, Sempat Terpental hingga Masuk ke Got

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 16:17 WIB

Jarum Speedometer 'Terkunci' di 130 Km/Jam, WNA Arab Saudi Tewas Seketika di Tol Jagorawi

Jarum Speedometer 'Terkunci' di 130 Km/Jam, WNA Arab Saudi Tewas Seketika di Tol Jagorawi

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 14:17 WIB

Asosiasi Sopir Logistik Curhat ke DPR: Jam Kerja Tak Manusiawi Bikin Penggunaan Doping dan Narkoba

Asosiasi Sopir Logistik Curhat ke DPR: Jam Kerja Tak Manusiawi Bikin Penggunaan Doping dan Narkoba

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:57 WIB

Detik-detik Veloz Tabrak Toko Buah Segar! Pengemudi Wanita 41 Tahun Jadi Sorotan

Detik-detik Veloz Tabrak Toko Buah Segar! Pengemudi Wanita 41 Tahun Jadi Sorotan

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:14 WIB

Bukannya Menolong, Pria Ini Kepergok Curi Lampu Bus Kecelakaan dan Reaksinya Bikin Geram

Bukannya Menolong, Pria Ini Kepergok Curi Lampu Bus Kecelakaan dan Reaksinya Bikin Geram

News | Selasa, 30 September 2025 | 12:04 WIB

Nyawa Kakek 82 Tahun Cuma 'Dihargai' 1,5 Tahun? Keluarga Korban Tabrak Lari Laporkan Jaksa ke Aswas

Nyawa Kakek 82 Tahun Cuma 'Dihargai' 1,5 Tahun? Keluarga Korban Tabrak Lari Laporkan Jaksa ke Aswas

News | Kamis, 25 September 2025 | 14:34 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB