Teror Bom Dua Sekolah Internasional di Tangesel Hoaks, Polisi: Tak Ada Libur, Belajar Normal!

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 07 Oktober 2025 | 19:46 WIB
Teror Bom Dua Sekolah Internasional di Tangesel Hoaks, Polisi: Tak Ada Libur, Belajar Normal!
Ilustrasi--Tim Gegana Polda Metro Jaya menangani teror bom. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
  • Dua sekolah internasional di Tangerang Selatan mendapat ancaman teror bom.
  • Polisi pastikan ancaman teror bom pada dua sekolah internasional di Tangsel adalah hoaks.
  • Polisi menyatakan aktivitas belajar-mengajar di kedua sekolah tetap berjalan normal dan tidak terganggu.

Suara.com - Dua sekolah internasional di Tangerang Selatan—Jakarta Nanyang School di Pagedangan dan Mentari Intercultural School di Bintaro—mendapat ancaman teror bom pada Selasa (7/10/2025). Setelah dilakukan penyisiran oleh tim Gegana Brimob, polisi memastikan kedua ancaman tersebut adalah hoaks.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D. H. Inkiriwang, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima pada pagi hari dari Jakarta Nanyang School. Ancaman dikirim melalui pesan WhatsApp yang menyebut adanya bom di lingkungan sekolah.

"Begitu mendapat informasi, kami langsung merespons cepat... menghubungi tim Jibom Gegana Brimob Polda Metro Jaya," ujar Victor.

Setelah dilakukan sterilisasi dan hasilnya nihil, polisi kembali menerima laporan serupa pada siang harinya dari Mentari Intercultural School di Bintaro. Ancaman kali ini dikirim melalui email.

"Puji Tuhan, Alhamdulillah, hasilnya juga negatif. Tidak ada bahan peledak ditemukan," ungkap Victor.

Sekolah Tetap Berjalan Normal, Polisi Buru Pelaku

Victor memastikan bahwa aktivitas belajar-mengajar di kedua sekolah tetap berjalan normal dan tidak terganggu. Pihak sekolah juga memutuskan untuk tidak meliburkan siswa.

"Sekolah enggak libur, tetap normal. Kegiatan belajar-mengajar berjalan seperti biasa," jelasnya.

Meskipun ancaman tersebut hoaks, Victor menegaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan serius untuk memburu pelaku di balik teror ini dengan menelusuri jejak digital pengirim pesan.

"Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku di balik ancaman ini," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan segera melapor ke hotline 110 jika menemukan ancaman serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Teror Bom di 2 Sekolah Elit Tangsel: Ancaman Datang Beruntun Lewat WA dan Email

Kronologi Teror Bom di 2 Sekolah Elit Tangsel: Ancaman Datang Beruntun Lewat WA dan Email

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:38 WIB

Teror Bom Guncang 2 Sekolah Internasional di Tangerang, Polisi Buru Pengirim Pesan!

Teror Bom Guncang 2 Sekolah Internasional di Tangerang, Polisi Buru Pengirim Pesan!

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:11 WIB

Kurikulum Internasional dan Regulasi Nasional: Formula Baru Pendidikan Masa Depan

Kurikulum Internasional dan Regulasi Nasional: Formula Baru Pendidikan Masa Depan

Lifestyle | Minggu, 28 September 2025 | 15:06 WIB

Terkini

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB