1 Tahun Prabowo-Gibran, Kemensos Klaim 77 Ribu Warga Miskin Sudah Mandiri: Tak Lagi Terima Bansos

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Senin, 20 Oktober 2025 | 17:30 WIB
1 Tahun Prabowo-Gibran, Kemensos Klaim 77 Ribu Warga Miskin Sudah Mandiri: Tak Lagi Terima Bansos
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (Gus Ipul). (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Pemerintah mengklaim 1 tahun Prabowo-Gibran puluhan ribu masyarakat miskin penerima bansos telah mandiri dan keluar dari daftar penerima manfaat.
  • Kebijakan bansos di era Prabowo diklaim tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan tunai, tapi juga diarahkan untuk memberdayakan keluarga miskin agar bisa naik kelas ekonomi.
  • Tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran, sebanyak 77.000 keluarga penerima manfaat (KPM) dinyatakan telah graduasi.

Suara.com - Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kementerian Sosial (Kemensos) mengklaim puluhan ribu masyarakat miskin penerima bantuan sosial atau bansos telah berhasil mandiri dan keluar dari daftar penerima manfaat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau akrab disapa Gus Ipul, mengatakan bahwa kebijakan bansos di era Prabowo-Gibran tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan tunai. Namun, juga diarahkan untuk memberdayakan keluarga miskin agar bisa naik kelas ekonomi.

"Sebagaimana diketahui bahwa Bapak Presiden ingin penerima bansos ini naik kelas. Tidak hanya sekadar menerima bansos, tapi juga diberikan dukungan dan bimbingan, pendampingan untuk menjadi keluarga yang lebih berdaya, keluarga yang mandiri," kata Gus Ipul saat konferensi pers Capaian Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Senin (20/10/2025).

Klaim 77.000 Keluarga Penerima Manfaat Telah Mandiri

Menurut Gus Ipul, pendekatan baru tersebut telah menunjukkan hasil positif. Sepanjang tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran, sebanyak 77.000 keluarga penerima manfaat (KPM) dinyatakan telah graduasi, atau tidak lagi bergantung pada bantuan sosial. Mereka disebut sudah memiliki penghasilan tetap dan mampu memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.

"Tahun ini, kita lebih dari 77.000 keluarga penerima manfaat yang sudah graduasi, sudah lulus, sudah tidak menerima bansos lagi di tahun-tahun yang akan datang," katanya.

Kemensos menargetkan angka tersebut meningkat signifikan pada tahun 2026. Gus Ipul menegaskan, target berikutnya adalah membantu lebih dari 300.000 keluarga agar bisa mandiri melalui program pemberdayaan dan pelatihan ekonomi produktif.

Program graduasi ini menjadi salah satu fokus pemerintah di tengah upaya menekan angka kemiskinan nasional. Selain bantuan langsung tunai, Kemensos juga menyiapkan pendampingan usaha mikro dan akses ke modal produktif bagi keluarga yang siap mandiri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Sebut Menhut Raja Juli Berkinerja Baik di Kabinet Prabowo, Begini Kata DPR

Survei Sebut Menhut Raja Juli Berkinerja Baik di Kabinet Prabowo, Begini Kata DPR

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 17:18 WIB

Bawa Spanduk Indonesia Gawat Darurat, Ini yang Jadi Sorotan BEM SI di Setahun Pemerintahan Prabowo

Bawa Spanduk Indonesia Gawat Darurat, Ini yang Jadi Sorotan BEM SI di Setahun Pemerintahan Prabowo

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 17:00 WIB

Setahun Prabowo-Gibran Dinilai Gagal dalam Penuhi Ekonomi Rakyat

Setahun Prabowo-Gibran Dinilai Gagal dalam Penuhi Ekonomi Rakyat

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

×