Dokter Tifa Kuliti Gaya Pidato Rektor UGM di Depan Jokowi: Terlalu Genit, Ganjen, Tak Berwibawa!

Bangun Santoso

Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:31 WIB
Dokter Tifa Kuliti Gaya Pidato Rektor UGM di Depan Jokowi: Terlalu Genit, Ganjen, Tak Berwibawa!
Kolase foto dokter Tifa dengan Rektor UGM Ova Emilia. (Ist)
baca 10 detik
  • Dokter Tifa melontarkan kritik tajam kepada Rektor UGM Ova Emilia, menuding gaya pidatonya di depan Presiden Jokowi
  • Di tengah serangan kritik terhadap Jokowi dan Gibran, survei Poltracking Indonesia menunjukkan mayoritas publik (56,8%) tidak percaya isu ijazah palsu Jokowi
  • Pakar telematika Roy Suryo juga menyoroti kejanggalan, menyebut gestur "Salam UGM" yang dilakukan Jokowi

Suara.com - Suasana khidmat dalam acara Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) mendadak riuh di jagat maya. Sorotan tajam datang dari pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa, yang mengkritik habis-habisan gaya pidato Rektor UGM, Ova Emilia, di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melalui akun X pribadinya, Dokter Tifa tanpa tedeng aling-aling menilai gaya sang rektor tidak pantas dan jauh dari citra seorang pemimpin akademis.

"Bu Rektor Ova Emilia pada pidato ini terlalu genit, terlalu ganjen, sama sekali tidak elegan, anggun, apalagi berwibawa," tulis Dokter Tifa, dikutip Senin (20/10/2025).

Kritik pedas tersebut tidak berhenti di situ. Dokter Tifa bahkan menduga ada kekuatan bawah sadar yang membuat Ova Emilia kehilangan kontrol diri saat berpidato di depan Jokowi, yang merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980.

"Lebih parah lagi, ketika pidato matanya tertuju kepada orang yang bahkan tidak tahu untuk apa dia hadir di acara ini, kecuali sebagai Stuntmant yang lupa digambari tahi lalatnya," sambungnya.

Dalam acara yang digelar pada Jumat (17/10/2025) itu, Rektor UGM Ova Emilia memang menyambut hangat kehadiran Jokowi. Dalam sambutannya, ia secara khusus menyebut Jokowi sebagai kebanggaan almamater.

"Yang terhormat Presiden ke-7 RI Bapak Joko Widodo alumni Fakultas Kehutanan angkatan 1980, kebanggaan Fakultas Kehutanan UGM," kata Ova.

Komentar Dokter Tifa ini seolah menjadi babak baru dalam polemik panjang seputar keaslian ijazah Jokowi yang terus disuarakan oleh sejumlah kritikus.

Namun, di tengah gencarnya serangan isu ijazah palsu dan wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebuah survei nasional dari Poltracking Indonesia justru menunjukkan hasil yang kontras.

baca juga

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, mengungkapkan bahwa mayoritas publik tidak memercayai isu tersebut.

“Apakah percaya terkait isu ijazah palsu ini, yang percaya 16,1 persen, yang tidak percaya jauh lebih banyak, 56,8 persen,” ujar Yuda saat memaparkan hasil surveinya, Selasa (21/10/2025).

Survei yang sama juga menunjukkan rendahnya dukungan publik terhadap wacana pemakzulan Gibran. Mayoritas responden (50,5 persen) bahkan tidak mengetahui adanya isu tersebut. Dari yang mengetahui, penolakan terhadap pemakzulan sangat signifikan.

“Kalau kita tanya tingkat kesetujuannya, yang setuju 18,3 persen, jauh lebih banyak yang tidak setuju, 46,0 persen,” tandasnya.

Meski data survei menunjukkan sentimen publik yang berbeda, para kritikus tetap tak bergeming. Pakar telematika, Roy Suryo, turut menyoroti kejanggalan lain dalam acara Dies Natalis UGM. Ia mengkritik cara Jokowi melakukan "Salam Lestari" dan "Salam UGM" yang dinilainya sangat canggung.

“Sangat lucu saat dilaksanakan Salam Lestari dan Salam UGM yang tampak sangat canggung dilakukan oleh Jokowi,” ujar Roy dikutip Minggu (19/10/2025). “Mungkin tidak sempat dibriefing sebelumnya oleh sutradara acara itu,” tambahnya sinis.

Menurut Roy, gestur semacam itu seharusnya sudah menjadi kebiasaan bagi seorang alumnus.

“Seharusnya sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi seorang yang mengaku alumni, apalagi rimbawan lulusan UGM,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Poltracking: Isu Ijazah Palsu Jokowi Tak Dipercaya Publik, Upaya Gulingkan Gibran Juga Gagal?

Survei Poltracking: Isu Ijazah Palsu Jokowi Tak Dipercaya Publik, Upaya Gulingkan Gibran Juga Gagal?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:33 WIB

Terpopuler: Santri Protes Trans7 di Transmart, Raut Wajah Jokowi Berubah Ditanya Utang

Terpopuler: Santri Protes Trans7 di Transmart, Raut Wajah Jokowi Berubah Ditanya Utang

Lifestyle | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 07:05 WIB

Heboh Raja Juli Sindir Ijazah Asli di Depan Jokowi, Sammy Notaslimboy: Lempar Punchline tapi Anyep

Heboh Raja Juli Sindir Ijazah Asli di Depan Jokowi, Sammy Notaslimboy: Lempar Punchline tapi Anyep

Entertainment | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:54 WIB

Raut Wajah Jokowi Berubah Saat Ditanya Utang Whoosh: Apa yang Terjadi?

Raut Wajah Jokowi Berubah Saat Ditanya Utang Whoosh: Apa yang Terjadi?

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:37 WIB

Roy Suryo Sebut 99,9 Ijazah Jokowi Palsu, Tunjukkan Salinan dari KPU DKI

Roy Suryo Sebut 99,9 Ijazah Jokowi Palsu, Tunjukkan Salinan dari KPU DKI

Video | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 08:00 WIB

Kelar Buku Jokowi's White Paper, Dokter Tifa Segera Rilis Gibran's Black Paper, Apa Isinya?

Kelar Buku Jokowi's White Paper, Dokter Tifa Segera Rilis Gibran's Black Paper, Apa Isinya?

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:17 WIB

PSI Klaim 5 hingga 7 Tokoh Besar Akan Bergabung, Termasuk 'Bapak J' sebagai Ketua Dewan Pembina

PSI Klaim 5 hingga 7 Tokoh Besar Akan Bergabung, Termasuk 'Bapak J' sebagai Ketua Dewan Pembina

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:10 WIB

Terkini

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

×