Korban Ledakan Gas di Cengkareng Meninggal Dunia dengan Luka Bakar 55 Persen

Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:36 WIB
Korban Ledakan Gas di Cengkareng Meninggal Dunia dengan Luka Bakar 55 Persen
Ledakan dahsyat berasal dari tabung gas 12 kg menghancurkan sebuah rumah di Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (15/10/2025) pagi. Korban seorang nenek usia 73 tahun mengalami luka bakar hingga meninggal dunia. [Suara.com/Yasir]
Baca 10 detik
  • Seorang nenek berusia 73 tahun berinisial ES, yang menjadi korban ledakan tabung gas di Komplek Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat.
  • Korban mengembuskan napas terakhir setelah beberapa hari dirawat intensif akibat luka bakar serius.
  • Hasil penyelidikan polisi menyimpulkan bahwa ledakan diduga kuat dipicu oleh sambungan regulator gas yang longgar.

Suara.com - Seorang nenek berusia 73 tahun berinisial ES, yang menjadi korban ledakan tabung gas di Komplek Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat, akhirnya meninggal dunia. Korban mengembuskan napas terakhir setelah beberapa hari dirawat intensif akibat luka bakar serius.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Fernando Saharta Saragi, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, pada Senin (20/10/2025).

"Luka bakar yang diderita korban mencapai sekitar 55 persen," ungkap Fernando kepada wartawan, Rabu (22/10/2025).

Peristiwa ledakan tabung gas 12 kg tersebut terjadi pada Rabu pagi (15/10/2025) sekitar pukul 05.55 WIB. Detik-detik ledakan terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat kilatan api besar menyambar dari dalam rumah disertai dentuman keras yang menghancurkan gerbang dan tembok hingga terlempar ke jalan.

Kondisi rumah korban pasca-ledakan tampak hancur berantakan, dengan atap ambruk, dinding jebol, dan puing-puing berserakan hingga ke tengah jalan.

Hasil penyelidikan polisi menyimpulkan bahwa ledakan diduga kuat dipicu oleh sambungan regulator gas yang longgar. Menurut polisi, korban mengikat regulator tersebut hanya dengan menggunakan seutas tali.

Atas kejadian ini, Kompol Fernando mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan instalasi tabung gas terpasang dengan aman sesuai standar.

“Jangan mengambil risiko dengan cara-cara tidak aman dalam pemasangan regulator. Jika tidak yakin, mintalah bantuan orang yang lebih paham untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Terungkap di Rekonstruksi! Ini Ucapan Pilu Suami Setelah Kelaminnya Dipotong Istri di Jakbar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI