Jadi Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata: Intip Kekayaan Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Tembus Rp12 M

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:41 WIB
Jadi Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata: Intip Kekayaan Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Tembus Rp12 M
Eks Bupati Sleman Sri Purnomo yang ditahan Kejari Sleman, Selasa (28/10/2025) malam. [Hiskia/Suarajogja]
baca 10 detik
  • Sri Purnomo, mantan Bupati Sleman, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah pariwisata senilai Rp 10 miliar dan kini ditahan selama 20 hari di Lapas Kelas II A Yogyakarta.

  • Ia diduga melanggar pasal berlapis dalam Undang-Undang Tipikor, dengan menerbitkan Peraturan Bupati yang bertentangan dengan perjanjian hibah dan keputusan kementerian.

  • Di akhir masa jabatannya, Sri Purnomo tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 12,3 miliar, dengan aset tanah mendominasi dan tanpa utang.

Suara.com - Mantan Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Purnomo, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata senilai Rp 10 miliar tahun 2020 oleh Kejaksaan Negeri Sleman.

Kini, Sri Purnomo ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Yogyakarta hingga 20 hari ke depan.

"Penahanan terhadap SP didasarkan pada alat bukti yang cukup serta alasan sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (4) huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana," ujar Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DIY, Herwatan, Selasa (28/10/2025).

Mantan guru yang dua kali menjabat sebagai Bupati ini ditetapkan sebagai tersangka sejak 10 September 2025 lalu. Ia disangkakan melanggar pasal berlapis tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, yakni Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 dan/atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Tipikor.

Total Kekayaan Sri Purnomo Saat Jadi Bupati

Diketahui, Sri Purnomo menjabat sebagai Bupati selama 2 periode, yakni pada 2010 hingga 2015 dan 2016 hingga 2021.

Pada masa akhir jabatannya, pejabat dari partai PAN ini memiliki jumlah kekayaan yang cukup fantastis. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK per 2021 senilai Rp12,3 miliar.

Berikut rincian dari harta kekayaan Sri Purnomo yang dilaporkan pada 31 Desember 2021, atau di masa akhir jabatannya sebagai Bupati Sleman:

  • Aset tanah dan bangunan senilai Rp8,3 miliar. Semua hartanya berbentuk tanah yang tersebar di daerah Sleman.
  • Aset alat transportasi dan mesinnya mencapai Rp214,5 juta. Sri Purnomo tercatat memiliki motor Honda tahun 2009, motor Vipros tahun 2011, mobil Suzuki Pick Up 2022, dan mobil Toyota Fortuner LUX tahun 2007.
  • Harta bergerak lainnya menacapai Rp1,07 miliar dam surat berharga sebesar Rp1,5 miliar.

Sri Purnomo juga menyimpan hartanya dalam bentuk setara kas senilai Rp1,06 miliar serta harta yang tidak termasuk ke dalam kategori mana pun mencapai Rp125 juta. Tercatat, Sri Purnomo tidak memiliki utang.

baca juga

Kronologi Kasus Dugaan Korupsi

Kasus dugaan korupsi ini bermula dari pemberian dana hibah pariwisata sebesar Rp 68 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Sleman pada tahun 2020.

Dana tersebut berasal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai bagian dari program pemulihan sektor pariwisata di tengah pandemi COVID-19.

Namun, SP diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan mengatur distribusi dana hibah kepada kelompok masyarakat yang tidak tercantum dalam data penerima resmi.

Untuk melegitimasi tindakannya, SP menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2020 yang mengatur pedoman pemberian hibah pariwisata.

Tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan perjanjian hibah serta keputusan resmi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebagaimana tercantum dalam surat keputusan nomor KM/704/PL.07.02/M-K/2020 tertanggal 9 Oktober 2020.

Dalam regulasi yang dibuat SP, alokasi hibah justru ditujukan kepada kelompok di luar desa wisata dan desa rintisan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara akibat penyimpangan ini ditaksir mencapai Rp10,95 miliar.

Temuan tersebut tercantum dalam laporan BKPP nomor PE.03.03/SR-1504/PW/12-05-2024 tertanggal 12 Juli 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Korupsi Timah: Harvey Moeis Segera Dieksekusi, Sandra Dewi Cabut Gugatan Aset

Babak Baru Korupsi Timah: Harvey Moeis Segera Dieksekusi, Sandra Dewi Cabut Gugatan Aset

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:35 WIB

Blak-blakan Karen Agustiawan: Didekati 2 Tokoh di Hotel, 'Perhatikan' Proyek Riza Chalid

Blak-blakan Karen Agustiawan: Didekati 2 Tokoh di Hotel, 'Perhatikan' Proyek Riza Chalid

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:01 WIB

Jejak Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Dari Guru dan Bupati 2 Periode, Kini Ditahan Korupsi Dana Hibah

Jejak Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Dari Guru dan Bupati 2 Periode, Kini Ditahan Korupsi Dana Hibah

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:50 WIB

Terkini

Sunscreen Apa yang Cocok untuk Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review

Sunscreen Apa yang Cocok untuk Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Jangan Tunggu 2028, DPR Minta Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan Mulai 2027

Jangan Tunggu 2028, DPR Minta Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan Mulai 2027

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Daftar Saham Tambang yang Meroket Puluhan Persen, BRIDS Ungkap Proyeksinya

Daftar Saham Tambang yang Meroket Puluhan Persen, BRIDS Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:26 WIB

IHSG Melemah Tipis di Sesi I ke Level 6.234, GGRM Melonjak

IHSG Melemah Tipis di Sesi I ke Level 6.234, GGRM Melonjak

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia

Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi

Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026

Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan

Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital

Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:13 WIB

×