Ritel Besar vs Warung Kecil: Kemenko PM Siapkan Aturan Main Baru Biar UMKM Nggak Tumbang!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 30 Oktober 2025 | 07:01 WIB
Ritel Besar vs Warung Kecil: Kemenko PM Siapkan Aturan Main Baru Biar UMKM Nggak Tumbang!
Ilustrasi UMKM. [Chat GPT]
baca 10 detik
  • Kemenko PM menyiapkan kebijakan rantai bisnis berkeadilan untuk memastikan UMKM tetap bisa bersaing dengan ritel besar yang memiliki modal kuat.

  • Deputi Leontinus Alpha Edison menegaskan, langkah ini bukan untuk mematikan bisnis Indomaret dan Alfamart, melainkan menjaga keseimbangan agar pelaku kecil tak tersingkir.

  • Pemerintah ingin menciptakan ekosistem ekonomi yang adil, di mana warung kecil dan jaringan ritel besar bisa tumbuh bersama secara berkelanjutan.

Suara.com - Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tengah menyusun kebijakan rantai bisnis berkeadilan untuk melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari dominasi perusahaan ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart.

Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Menko PM Muhaimin Iskandar tentang ancaman yang dihadapi UMKM akibat ekspansi ritel besar di berbagai wilayah.

Menurut Leon, pernyataan Menko Muhaimin tidak dimaksudkan sebagai upaya pemerintah mematikan perusahaan ritel besar.

“Pemerintah tidak sedang mematikan Indomaret dan Alfamart, bukan pelarangan, tapi sedang melakukan pemerataan rantai bisnis yang adil,” kata Leon dalam acara Dialog Bersama Menko PM: Mewujudkan Ekonomi Kreatif Tangguh di Semarang lewat keterangannya, Rabu (29/10/2025).

Leon menegaskan, tugas Kemenko PM melakukan pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam aspek ekonomi. Salah satu fokusnya ialah memastikan UMKM dapat beroperasi di pasar yang sehat dan kompetitif.

Menurutnya, saat ini banyak UMKM, khususnya usaha mikro seperti warung kelontong dan warung Madura, tidak mampu bersaing dengan penetrasi ritel modern yang ditopang modal besar. Akibatnya, sebagian pelaku usaha kecil terancam gulung tikar.

"Jangan hanya hitung berapa orang yang bekerja di Alfamart dan Indomaret, tapi hitung juga berapa toko kecil yang mati,” ujarnya.

Leon menambahkan, UMKM sejatinya adalah tulang punggung ekonomi nasional karena menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Kebijakan rantai bisnis berkeadilan, kata dia, diharapkan dapat menjaga keberlangsungan usaha kecil tanpa menghambat pertumbuhan bisnis besar.

“Kami bukan mau mematikan (Alfamart dan Indomaret), tapi sedang melindungi mereka yang tak mampu melindungi dirinya sendiri,” tegasnya.

baca juga

Melalui kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan seluruh pelaku usaha, dari warung kecil hingga konglomerasi ritel besar, bisa tumbuh bersama dalam ekosistem ekonomi yang adil dan saling menguatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesta Rakyat dan Promosi UMKM Lokal, Meriah Bertabur Bintang

Pesta Rakyat dan Promosi UMKM Lokal, Meriah Bertabur Bintang

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:16 WIB

Blueprint Keberlanjutan Ride-Hailing Indonesia: Motor Penggerak UMKM dan PDB Nasional

Blueprint Keberlanjutan Ride-Hailing Indonesia: Motor Penggerak UMKM dan PDB Nasional

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:35 WIB

Dukung Kreator & UMKM, Shopee Hadirkan Pengalaman Belanja Baru Bersama Meta

Dukung Kreator & UMKM, Shopee Hadirkan Pengalaman Belanja Baru Bersama Meta

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×