Utang Kereta Cepat Whoosh Rp120 T Bisa Lunas? Prabowo Tugasi 3 'Menteri Kunci' Cari Jalan Keluar

Bangun Santoso

Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:34 WIB
Utang Kereta Cepat Whoosh Rp120 T Bisa Lunas? Prabowo Tugasi 3 'Menteri Kunci' Cari Jalan Keluar
Kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh tengah melintas.(foto dok. KCIC)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menugaskan Menkeu, Menko Perekonomian, dan CEO Danantara untuk merumuskan skema terbaik penyelesaian utang Kereta Cepat Whoosh, dengan opsi utama negosiasi perpanjangan tenor pinjaman dengan China
  • Danantara telah menyiapkan dua skenario solusi, yaitu menambah suntikan modal (ekuitas) ke KCIC atau pemerintah mengambil alih aset infrastruktur kereta cepat
  • Muncul usulan membentuk BUMN baru khusus infrastruktur perkeretaapian untuk memisahkan beban aset dari operasional KAI, serta memaksimalkan pendapatan non-tiket dari pengembangan kawasan di sekitar stasiun

Suara.com - Beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang mencapai Rp 120,38 triliun kini menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Alih-alih hanya berkutat pada masalah, Istana bergerak cepat mencari solusi konkret dengan menugaskan tiga pejabat kunci untuk merumuskan jalan keluar terbaik agar megaproyek ini tidak terus membebani negara.

Presiden Prabowo Subianto telah secara khusus memerintahkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan CEO Danantara Rosan Roeslani untuk mengkalkulasi ulang secara detail dan menyusun skema penyelesaian utang dengan China Development Bank (CDB).

Perintah ini disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, seperti diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Kamis (30/10/2025) kemarin.

"Ya, kemarin dibahas, kemudian Pak Airlangga, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, kemudian CEO Danantara (Rosan Roeslani) diminta untuk sebagaimana tadi yang saya sampaikan, menghitung lagi detailnya," ujar Prasetyo di Antara Heritage Center, Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Salah satu opsi jangka pendek yang paling memungkinkan adalah negosiasi ulang dengan pihak China untuk memperpanjang masa pinjaman atau tenor utang. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban cicilan tahunan.

"Kemudian opsi-opsi untuk meminta misalnya perpanjangan masa pinjaman, bagian nanti dari skenario-skenario skema yang terbaik," lanjut Prasetyo.

Dua Skenario Utama Disiapkan

Secara lebih teknis, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah menyiapkan dua skema utama untuk ditawarkan. Opsi pertama adalah menambah suntikan modal (ekuitas) untuk memperkuat struktur permodalan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Opsi kedua adalah skema yang lebih struktural, yaitu pemerintah mengambil alih aset infrastruktur KCJB. Dengan cara ini, KCIC bisa lebih fokus pada aspek operasional sebagai operator, sementara beban infrastruktur menjadi tanggungan negara, sebuah model yang lazim diterapkan di industri perkeretaapian global.

baca juga

"Apakah kemudian kita tambahkan equity yang pertama atau kemudian memang ini kita serahkan infrastrukturnya sebagaimana industri kereta api yang lain, infrastrukturnya itu milik pemerintah. Nah ini dua opsi ini yang kita coba tawarkan," kata Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria.

Solusi Jangka Panjang: BUMN Baru dan Optimalisasi Aset

Selain negosiasi dan restrukturisasi utang, pemerintah juga didorong untuk memikirkan solusi jangka panjang yang lebih berkelanjutan. Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Toto Pranoto, mengusulkan pembentukan BUMN khusus Infrastruktur Kereta Api.

Menurutnya, langkah ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan akan membuat kinerja keuangan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai induk KCIC menjadi lebih sehat.

"Dalam jangka panjang, bisa dibentuk BUMN Infrastruktur Kereta Api sesuai amanat UU Perkeretaapian. Dengan begitu, beban infrastruktur yang selama ini ditanggung KAI bisa dipindahkan ke entitas baru tersebut," ujar Toto.

Di sisi lain, potensi pendapatan di luar tiket (non-farebox revenue) juga harus digenjot secara maksimal. Pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD), pemanfaatan lahan komersial, dan pengelolaan properti di sekitar stasiun seperti Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar diyakini bisa menjadi sumber pemasukan baru yang signifikan untuk menopang operasional dan pembayaran utang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Buka Kartu: KPK Bisa Panggil Mantan Presiden Terkait Kereta Cepat Whoosh!

Mahfud MD Buka Kartu: KPK Bisa Panggil Mantan Presiden Terkait Kereta Cepat Whoosh!

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:08 WIB

Said Didu: Menkeu Purbaya Buka Kotak Pandora Utang Era Jokowi, Angkanya Rp24.000 Triliun!

Said Didu: Menkeu Purbaya Buka Kotak Pandora Utang Era Jokowi, Angkanya Rp24.000 Triliun!

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 13:42 WIB

Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?

Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 10:54 WIB

Prabowo Panggil Menteri, Nasib Utang Whoosh Rp116 Triliun di Ujung Tanduk?

Prabowo Panggil Menteri, Nasib Utang Whoosh Rp116 Triliun di Ujung Tanduk?

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 09:52 WIB

Geger Skandal Whoosh, Akademisi Sebut Jokowi, Luhut, Erick Thohir dan 2 Menteri Layak Diperiksa

Geger Skandal Whoosh, Akademisi Sebut Jokowi, Luhut, Erick Thohir dan 2 Menteri Layak Diperiksa

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 09:46 WIB

Skandal Whoosh Memanas: KPK Konfirmasi Penyelidikan Korupsi, Petinggi KCIC akan Dipanggil

Skandal Whoosh Memanas: KPK Konfirmasi Penyelidikan Korupsi, Petinggi KCIC akan Dipanggil

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 22:27 WIB

Borok Proyek Kereta Cepat: Nama Luhut dan Rini Soemarno Disebut, KPK Didesak Turun Tangan

Borok Proyek Kereta Cepat: Nama Luhut dan Rini Soemarno Disebut, KPK Didesak Turun Tangan

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:25 WIB

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:17 WIB

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:15 WIB

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 18:06 WIB

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:00 WIB

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 17:59 WIB

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

×