Imigrasi Dalami Penyerangan 15 WNA China Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum di Tambang Emas Kalbar

Bella

Selasa, 16 Desember 2025 | 11:22 WIB
Imigrasi Dalami Penyerangan 15 WNA China Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum di Tambang Emas Kalbar
Ilustrasi pengeroyokan WNA China terhadap TNI di Tambang Emas Ketapang Kalbar. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Imigrasi Ketapang mendalami dugaan penyerangan oleh sekitar 15 TKA China terhadap petugas keamanan dan TNI pada Minggu, 14 Desember 2025.
  • Insiden terjadi di tambang emas PT SRM, Tumbang Titi, menyebabkan kerusakan mobil dan motor perusahaan akibat penyerangan berkelompok.
  • Kepolisian setempat sedang menunggu laporan resmi dari PT SRM mengenai penyerangan yang dipicu dugaan aktivitas penerbangan drone tersebut.

Suara.com - Kantor Imigrasi Ketapang tengah melakukan pendalaman bersama aparat penegak hukum terkait insiden dugaan penyerangan terhadap petugas keamanan dan anggota TNI di kawasan pertambangan emas PT Sultan Rafli Mandiri (SRM), Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut diduga melibatkan tenaga kerja asing (TKA) asal China.

Kepala Kantor Imigrasi Ketapang, Benny Septiyadi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan masih menunggu hasil penanganan dari TNI serta Polri.

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan aparat keamanan. Saat ini masih dilakukan pendalaman bersama APH. Untuk penanganan pidananya, itu menjadi kewenangan Polri karena peristiwa ini menyangkut pelanggaran ketertiban umum,” ujar Benny kepada Suara Ketapang, Senin (15/12/2025).

Berdasarkan data keimigrasian, terdapat 30 TKA asal China yang bekerja di PT SRM. Mayoritas merupakan pemegang izin tinggal terbatas (ITAS) dengan masa berlaku yang menyesuaikan kebutuhan kerja perusahaan.

“Rata-rata izin tinggal terbatasnya satu tahun, tergantung RPTKA. Ada juga yang enam bulan atau tujuh bulan, menyesuaikan kebutuhan kerja,” jelasnya.

Benny menegaskan, secara administratif keberadaan para WNA tersebut berada di lokasi untuk kepentingan bekerja sesuai izin yang dimiliki. Namun, pihaknya masih mendalami siapa saja yang diduga terlibat langsung dalam insiden penyerangan.

“Yang melakukan penyerangan itu siapa, yang mana, ini yang masih kami dalami,” katanya.

Sementara itu, insiden keamanan tersebut terjadi pada Minggu (14/12/2025) sore di kawasan tambang emas PT SRM, Desa Pemuatan Batu, Kecamatan Tumbang Titi. Sedikitnya 15 WNA asal China diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap petugas keamanan perusahaan, yang juga melibatkan anggota TNI yang berada di sekitar lokasi.

Chief Security PT SRM, Imran Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa berlangsung sekitar pukul 15.40 WIB dan mengakibatkan kerusakan aset perusahaan.

baca juga

“Dalam kejadian itu, satu unit mobil dan satu sepeda motor milik perusahaan mengalami kerusakan berat akibat aksi penyerangan oleh WN China,” ujar Imran saat dikonfirmasi wartawan, Minggu.

Menurut Imran, rangkaian peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB ketika petugas pengamanan sipil mendeteksi adanya aktivitas penerbangan drone di sekitar area perusahaan. Lima anggota TNI yang tengah melaksanakan latihan dasar satuan (LDS) di lokasi turut membantu melakukan pengejaran terhadap operator drone tersebut.

Sekitar 300 meter dari pintu masuk kawasan tambang, petugas mendapati empat WNA yang diduga menerbangkan drone. Namun, ketika petugas dan anggota TNI turun dari kendaraan, sebelas WNA lainnya tiba di lokasi dan diduga langsung melakukan penyerangan secara berkelompok.

“Mereka membawa senjata tajam, airsoft gun, serta alat setrum. Karena kalah jumlah dan untuk menghindari benturan lebih lanjut, petugas langsung menyelamatkan diri ke dalam area perusahaan,” kata Imran.

Ia menambahkan, hingga kini motif penerbangan drone maupun aksi penyerangan tersebut masih belum diketahui. Pihak perusahaan telah mengamankan satu bilah senjata tajam yang diduga digunakan dalam insiden tersebut sebagai barang bukti.

Dari sisi kepolisian, Kapolsek Tumbang Titi Iptu Made Adyana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun hingga Minggu malam, pihak perusahaan belum membuat laporan resmi ke kepolisian.

“Belum ada laporan resmi. Namun, situasi saat ini sudah kondusif,” ujar Made Adyana saat dihubungi wartawan.

Meski demikian, polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pendalaman awal. Pihak PT SRM disebut masih berkoordinasi dengan tim kuasa hukum untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum, 15 WNA China Serang TNI di Kawasan Tambang Emas Ketapang

Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum, 15 WNA China Serang TNI di Kawasan Tambang Emas Ketapang

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:06 WIB

Prabowo Bongkar Keterlibatan Oknum TNI-Polri dalam Tambang Ilegal dan Penyelundupan

Prabowo Bongkar Keterlibatan Oknum TNI-Polri dalam Tambang Ilegal dan Penyelundupan

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:10 WIB

Viral Prajurit TNI Makan Mie Beralaskan Kardus Bekas Disela-sela Penyelamatan Korban Banjir Sumatra

Viral Prajurit TNI Makan Mie Beralaskan Kardus Bekas Disela-sela Penyelamatan Korban Banjir Sumatra

Video | Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:00 WIB

Revolusi Digital GM FKPPI: Kaderisasi Kini Berbasis AI, Fokus Cetak Kualitas

Revolusi Digital GM FKPPI: Kaderisasi Kini Berbasis AI, Fokus Cetak Kualitas

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:08 WIB

Kementerian ESDM Audit Tambang Emas Martabe yang Terafiliasi ASII, Diduga Perparah Banjir Sumatera

Kementerian ESDM Audit Tambang Emas Martabe yang Terafiliasi ASII, Diduga Perparah Banjir Sumatera

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:45 WIB

Entitas Usaha Astra Group Buka Suara Usai Tambang Emas Miliknya Picu Bencana Banjir Sumatera

Entitas Usaha Astra Group Buka Suara Usai Tambang Emas Miliknya Picu Bencana Banjir Sumatera

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:11 WIB

Suasana Pasca Banjir Bandang di Sumatera

Suasana Pasca Banjir Bandang di Sumatera

Foto | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:00 WIB

Tambang Emas Termasuk Tiga Klaster Pemicu Parahnya Banjir Sumatera Utara

Tambang Emas Termasuk Tiga Klaster Pemicu Parahnya Banjir Sumatera Utara

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 13:57 WIB

Garap Proyek Emas, Merdeka Gold Resources (EMAS) Kantongi Utang US$350 Juta

Garap Proyek Emas, Merdeka Gold Resources (EMAS) Kantongi Utang US$350 Juta

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 11:32 WIB

Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil

Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 19:05 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

×