Megawati Singgung Soal Gelar Pahlawan: Jangan Asal Kasih, Harus Hati-Hati!

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 02 November 2025 | 10:49 WIB
Megawati Singgung Soal Gelar Pahlawan: Jangan Asal Kasih, Harus Hati-Hati!
Megawati Soekarnoputri di peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Blitar. (Tim Media PDIP)
baca 10 detik
  • Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pemerintah agar tidak gegabah dalam memberikan gelar pahlawan nasional.
  • Ia menilai, gelar tersebut harus diberikan kepada sosok yang benar-benar menjadi teladan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, pesan Megawati itu menyoroti pentingnya melihat rekam jejak seseorang sebelum diangkat menjadi pahlawan.

Suara.com - Presiden kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri sempat menyinggung soal pemberian gelar pahlawan.

Hal itu terjadi dalam pidato kuncinya seminar internasional peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (1/11/2025).

Megawati mewanti-wanti agar pemerintah perlu mengkaji mendalam dan matang sebelum menobatkan seseorang sebagai pahlawan.

"Mbok, ya, hati-hati kalau mau jadiin pahlawan itu, lo. Ya, jangan gampang, dong," kata Megawati.

Wanti-wanti Megawati tersebut tak merujuk nama tertentu yang disebutkan. 

Dirinya hanya menyampaikan, jika sosok Bung Karno sebagai orang yang layak diberikan gelar pahlawan dengan perjuangannya sebagai Proklamator.

"Kalau Bung Karno benar pahlawan," katanya.

Adapun usai acara, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto memberikan penjelasan soal apa yang dimaksud wanti-wanti Megawati tersebut.

Menurutnya, Megawati hanya ingin menegaskan makna dari pahlawan sebagai simbol ideal untuk menjadi teladan bagi pemuda.

baca juga

"Gelar pahlawan sosok ideal yang menjadi suri teladan bagi seluruh anak bangsa, untuk itu, pesan Ibu Megawati ialah gelar pahlawan harus diberikan secara hati-hati," kata Hasto.

Ia menilai, maksud dari wanti-wanti itu juga, negara harus bisa melihat terlebih dahulu seseorang dalam kemerdekaan dan penegakan HAM sebelum menetapkan seseorang sebagai pahlawan.

"Kemudian bukan mengkhianati nilai kemanusiaan, apalagi kemudian punya catatan di dalam upaya untuk membungkam rakyat sendiri yang seharusnya dilindunginya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Blitar, Megawati Inisiasi Gagasan 'KAA Plus', Bangun Blok Baru Negara Global Selatan

Dari Blitar, Megawati Inisiasi Gagasan 'KAA Plus', Bangun Blok Baru Negara Global Selatan

News | Sabtu, 01 November 2025 | 16:15 WIB

Kala Megawati Kenang Momen Soeharto Tolak Bung Karno Dimakamkan di TMP

Kala Megawati Kenang Momen Soeharto Tolak Bung Karno Dimakamkan di TMP

News | Sabtu, 01 November 2025 | 14:32 WIB

Peringatan Megawati Buat Dunia: Penjajahan Kini Hadir Lewat Algoritma dan Data

Peringatan Megawati Buat Dunia: Penjajahan Kini Hadir Lewat Algoritma dan Data

News | Sabtu, 01 November 2025 | 14:17 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×