Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Senin, 02 Februari 2026 | 09:38 WIB
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas
Operasi Keselamatan Jaya 2026. (Suara.com/Muhammad Yasir)
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Keselamatan Jaya 2026 selama 14 hari, fokus pada peningkatan kepatuhan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan.
  • Operasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran lalu lintas di Jakarta menjelang Ramadan, menggunakan teknologi ETLE dan pendekatan humanis.
  • Polda Metro Jaya juga menggelar Operasi Pekat Jaya untuk menjaga keamanan masyarakat dari gangguan menjelang bulan suci Ramadan.

Suara.com - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 secara serentak selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini difokuskan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban di jalan raya.

Sasaran operasi diarahkan pada berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono menegaskan, lonjakan aktivitas masyarakat pada periode tersebut kerap berdampak langsung pada kepadatan lalu lintas dan meningkatnya risiko pelanggaran serta kecelakaan.

“Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sebagai pusat aktivitas nasional merupakan etalase bangsa, sehingga kondisi lalu lintas yang tertib dan aman menjadi cerminan kedisiplinan dan budaya masyarakat,” kata Dekananto saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (2/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, kepolisian mengedepankan langkah preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara proporsional. Edukasi dan sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan, dibarengi dengan peningkatan kehadiran personel di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.

Penindakan pelanggaran didukung teknologi ETLE statis dan mobile, penggunaan drone patroli presisi, serta penindakan manual yang dilakukan secara efektif dan humanis.

“Operasi ini tidak dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan. Saya ulangi, operasi ini tidak dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” jelasnya. 

Operasi Pekat Jaya

Sebelumnya Polda Metro Jaya juga telah menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 secara serentak di seluruh wilayah hukumnya sejak Rabu (28/1/2026). Operasi ini difokuskan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadan.

baca juga

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan, Operasi Pekat Jaya bertujuan menciptakan rasa aman agar masyarakat dapat beraktivitas serta menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk.

“Tujuan utama operasi Pekat Jaya Tahun 2016 adalah menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Sehingga masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari serta ibadah di bulan suci Ramadan dengan tertib nyaman dan khusyuk,” kata Asep di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Asep menjelaskan, menjelang Ramadan potensi gangguan kamtibmas cenderung meningkat. Kerawanan yang menjadi perhatian meliputi tawuran, keributan geng motor, premanisme, hingga kejahatan jalanan yang kerap dipicu konsumsi minuman keras, obat terlarang, provokasi media sosial, serta tekanan sosial ekonomi.

Menurut dia, berbagai gangguan tersebut tidak dapat ditoleransi karena berisiko menimbulkan korban jiwa, merusak fasilitas umum, dan menurunkan rasa aman masyarakat.

“Oleh karena itu diperlukan langkah yang tegas dan terukur dan terpadu untuk menjaga stabilitas Kamtibmas serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Meski mengedepankan penindakan, mantan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu menegaskan seluruh personel harus tetap bekerja secara profesional dan tidak bertindak serampangan di lapangan.

“Setiap tindakan di lapangan harus dilaksanakan secara profesional proporsional, sesuai prosedur serta tetap menjunjung tinggi ketenangan hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” katanya.

Selain penegakan hukum, Asep meminta jajarannya mengoptimalkan langkah preventif dan preemtif melalui patroli kewilayahan, deteksi dini, pembinaan masyarakat, serta pendekatan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, khususnya menjelang Ramadan.

Ia juga menekankan pendekatan humanis harus menjadi pegangan utama selama Operasi Pekat Jaya berlangsung agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?

Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:05 WIB

Dicecar 16 Pertanyaan, Sarwendah Diperiksa Terkait Laporan Ruben Onsu Soal Fitnah Anak

Dicecar 16 Pertanyaan, Sarwendah Diperiksa Terkait Laporan Ruben Onsu Soal Fitnah Anak

Entertainment | Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:34 WIB

Terkuak! Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah

Terkuak! Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:46 WIB

Terkini

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan Selama FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan Selama FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:37 WIB

7 Sepatu Jalan Waterproof yang Tetap Kering saat Terkena Cipratan Air dan Hujan

7 Sepatu Jalan Waterproof yang Tetap Kering saat Terkena Cipratan Air dan Hujan

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Pakar Jelaskan Kenapa PHPU Tak Bisa Diajukan Setelah Presiden Dilantik

Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Pakar Jelaskan Kenapa PHPU Tak Bisa Diajukan Setelah Presiden Dilantik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Sinopsis The Lament of Autumn: Pertaruhan Nyawa 10 Hari Demi Keadilan

Sinopsis The Lament of Autumn: Pertaruhan Nyawa 10 Hari Demi Keadilan

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Tumbang dari China, Recurve Beregu Putri Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games 2026

Tumbang dari China, Recurve Beregu Putri Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Ojol Bisa Ajukan KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan, Tapi Tak Otomatis Cair Penuh

Ojol Bisa Ajukan KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan, Tapi Tak Otomatis Cair Penuh

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Kemenkeu Sudah Anggarkan Cicilan KDMP ke Himbara, Pencairan Tunggu Audit BPK

Kemenkeu Sudah Anggarkan Cicilan KDMP ke Himbara, Pencairan Tunggu Audit BPK

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Pusat Kebugaran Bertransformasi Jadi Ruang Komunitas

Bukan Sekadar Angkat Beban, Pusat Kebugaran Bertransformasi Jadi Ruang Komunitas

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:26 WIB

×