13 Kali Gelar Job Fair, Pramono Sebut 150 Disabilitas Telah Diterima Bekerja

Senin, 03 November 2025 | 14:41 WIB
13 Kali Gelar Job Fair, Pramono Sebut 150 Disabilitas Telah Diterima Bekerja
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]
Baca 10 detik
  • Pramono menyebut kegiatan ini menjadi upaya konkret Pemprov DKI dalam memperluas kesempatan kerja bagi kelompok disabilitas.
  • Disnakertransgi DKI Jakarta diminta agar memperluas program pelatihan keterampilan untuk penyandang disabilitas.
  • Pramono menilai pelatihan atau upskilling menjadi penting agar mereka bisa bersaing di dunia kerja.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan sebanyak 150 penyandang disabilitas telah berhasil diterima bekerja melalui gelaran job fair yang telah diselenggarakan sebanyak 13 kali di Ibu Kota.

Hal itu disampaikan Pramono saat membuka acara Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

Ia menyebut kegiatan ini menjadi upaya konkret Pemprov DKI dalam memperluas kesempatan kerja bagi kelompok disabilitas.

"Job fair ini sebenarnya sudah 13 kali dan sudah ada 150 pencari kerja disabilitas yang kemudian mereka mendapatkan apa yang disebut dengan link and match atau matching job dengan pemberi pekerjaan," kata Pramono dalam sambutannya.

Menurut Pramono, hasil ini menunjukkan pentingnya pelibatan aktif pemerintah daerah dalam mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang terbuka terhadap keberagaman tenaga kerja.

Namun, ia menilai langkah tersebut belum cukup tanpa peningkatan keterampilan kerja.

"Nah, yang seperti-seperti itulah yang kemudian harus dilakukan, termasuk apa yang kita sebut dengan upskilling, karena tidak semua disabilitas mempunyai kesempatan untuk melakukan pelatihan kerja sebelumnya," ujarnya.

Pramono kemudian meminta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta agar memperluas program pelatihan keterampilan untuk penyandang disabilitas.

Ia menilai pelatihan atau upskilling menjadi penting agar mereka bisa bersaing di dunia kerja.

Baca Juga: Jakarta Siaga 25 Hari ke Depan! Waspada Cuaca Ekstrem dan Banjir Mengintai

"Saya meminta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan, selain matching job, upskilling ini juga menjadi penting. Kalau mereka belum mendapatkan pekerjaan, lebih baik kita lakukan latihan-latihan di balai latihan kita untuk yang disebut dengan upskilling," tambahnya.

Lebih jauh, Pramono juga mendorong perusahaan-perusahaan di Jakarta agar lebih terbuka terhadap calon tenaga kerja disabilitas.

Ia berharap dunia usaha dapat melihat kemampuan mereka sebagai potensi, bukan keterbatasan.

"Mudah-mudahan ekosistem yang kita bangun bersama-sama ini menjadi ekosistem yang memberikan ruang dan manfaat sebesar-besarnya bagi kelompok disabilitas," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI