Pecalang Jakarta: Rano Karno Ingin Wujudkan Keamanan Sosial ala Bali di Ibu Kota

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 03 November 2025 | 21:57 WIB
Pecalang Jakarta: Rano Karno Ingin Wujudkan Keamanan Sosial ala Bali di Ibu Kota
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Wagub Rano Karno menggagas sistem keamanan berbasis warga seperti pecalang Bali untuk menjaga Jakarta.

  • Sistem bernama "Pamong Budaya" ini bertujuan untuk melibatkan warga dalam mencegah berbagai konflik sosial.

  • Gagasan ini didukung oleh program Jaga Jakarta dan peran aktif tokoh lintas agama.

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggagas ide agar Ibu Kota memiliki sistem keamanan sosial berbasis masyarakat yang terinspirasi dari pecalang di Bali. Menurutnya, model pengamanan yang melibatkan partisipasi aktif warga ini dapat menjadi kunci untuk mencegah konflik sosial dan menjaga ketertiban di Jakarta.

"Saya selalu berusaha mengadaptasi hal-hal baik. Mohon izin, Bali memiliki kegiatan yang luar biasa yang disebut pecalang. Saya ingin meniru itu di Jakarta. Dulu Jakarta juga punya sistem seperti ini," kata Rano dalam sambutannya di acara dialog silaturahmi ulama, pemerintah daerah, dan Polri di Jakarta Pusat, Senin (3/11/2014).

Rano menilai, jika Jakarta memiliki sistem penjaga lingkungan seperti pecalang, situasi kerusuhan yang sempat terjadi pada akhir Agustus lalu bisa diantisipasi lebih cepat. Ia percaya keterlibatan warga menjadi kunci menjaga stabilitas di tengah dinamika sosial yang tinggi.

"Coba bayangkan kalau Jakarta memiliki pecalang atau tokoh masyarakat yang aktif menjaga lingkungan. Saya yakin, kejadian seperti kemarin bisa kita redam," ujarnya.

Rano mengusulkan agar inisiatif ini dibentuk dalam versi khas Jakarta dengan nama “Pamong Budaya”. Kelompok ini nantinya akan melibatkan warga dari tingkat bawah untuk turut menjaga lingkungan sekaligus memperkuat jejaring sosial antarwarga.

"Kita cari namanya nanti, tapi intinya kami ingin menciptakan 'pecalang-pecalang' Jakarta agar masyarakat di tingkat bawah bisa terlibat langsung dalam pembangunan dan penjagaan kota ini," tutur Rano.

Dalam kesempatan itu, Rano juga menyinggung peristiwa demonstrasi dan kerusuhan pada Agustus hingga awal September lalu. Ia menyebut kejadian itu menjadi titik balik lahirnya kampanye Jaga Jakarta, sebuah gerakan sosial untuk memperkuat rasa persatuan warga.

“Setelah peristiwa tersebut, Jakarta berusaha merajut kembali semangat persatuan. Dari hasil dialog saya bersama Pak Gubernur, kami sepakat untuk menjaga semangat itu. Saya bilang kepada beliau, ‘Mas, saya minta izin, tagline Jaga Jakarta ini harus kita gunakan’,” kata Rano.

Dari gerakan itu, Pemprov DKI membentuk Posko Jaga Jakarta di setiap tingkatan wilayah, mulai dari provinsi hingga kelurahan, sebagai wadah koordinasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Selain itu, program Jaga Kampung juga digerakkan untuk memperkuat peran RT, RW, ulama, dan komunitas dalam menjaga keamanan.

baca juga

“Komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan dilandasi kepercayaan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas Jakarta,” ucapnya.

Rano juga menegaskan pentingnya peran ulama serta tokoh lintas agama dalam menjaga harmoni sosial. Menurutnya, mereka memiliki kemampuan untuk menenangkan suasana di tengah potensi provokasi.

"Ulama di sini bukan hanya ulama muslim. Tokoh masyarakat dan tokoh agama dari berbagai keyakinan juga merupakan ulama di agamanya masing-masing. Untuk itulah FKUB dibentuk, karena kekuatan kita justru ada pada perbedaan itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Celah Keamanan Fatal: Peretas Bisa Kendalikan Mobil dari Jarak Jauh!

Celah Keamanan Fatal: Peretas Bisa Kendalikan Mobil dari Jarak Jauh!

Tekno | Senin, 03 November 2025 | 16:12 WIB

Pelindung Digital Buatan Anak Bangsa Ini Hadir di Tengah Maraknya Ancaman Online

Pelindung Digital Buatan Anak Bangsa Ini Hadir di Tengah Maraknya Ancaman Online

Tekno | Sabtu, 01 November 2025 | 09:44 WIB

WhatsApp Hadirkan Fitur Cadangan Super Aman: Kini Data Chat Terkunci!

WhatsApp Hadirkan Fitur Cadangan Super Aman: Kini Data Chat Terkunci!

Tekno | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×