Penanganan Bencana Sumatra Masuki Fase Transisi, Pembangunan Hunian Dikebut

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:01 WIB
Penanganan Bencana Sumatra Masuki Fase Transisi, Pembangunan Hunian Dikebut
Menko PMK Pratikno. (dok. Kemenko PMK)
baca 10 detik
  • Penanganan bencana Sumatra masuki fase transisi darurat menuju pemulihan.
  • Fokus utama adalah percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.
  • Pembangunan hunian telah dimulai di sejumlah wilayah di Aceh, Sumut, Sumbar.

Suara.com - Sejumlah kabupaten dan kota terdampak bencana di Sumatra kini mulai beralih dari status tanggap darurat ke masa transisi darurat menuju pemulihan. Perubahan status ini menandai dimulainya fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi, terutama pembangunan hunian bagi para korban.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan bahwa beberapa daerah telah memasuki fase pemulihan awal, meskipun ada juga yang masih memperpanjang status tanggap darurat sesuai kebutuhan di lapangan.

“Beberapa kabupaten dan kota sudah masuk masa transisi darurat,” kata Pratikno dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/12/2025).

Daerah yang telah menetapkan status transisi darurat antara lain Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Besar, Padangsidimpuan, Padang Panjang, dan Mandailing Natal.

Fokus Pembangunan Hunian Sementara dan Tetap

Pratikno menjelaskan, fokus utama pada masa transisi ini adalah percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap). Proses ini dilakukan melalui kerja sama lintas kementerian, lembaga, TNI, dan Polri.

Berikut adalah perkembangan di masing-masing provinsi:

  • Di Aceh: Kota Lhokseumawe langsung menggunakan skema Hunian Tetap, sementara di Kabupaten Pidie, pembangunan unit Hunian Sementara terus dikebut.
  • Di Sumatra Utara: Kota Sibolga memilih pembangunan Hunian Tetap secara langsung, di mana proses konstruksi sudah dimulai.
  • Di Sumatra Barat: Pembangunan Hunian Sementara telah berlangsung di Pesisir Selatan, Padang Pariaman, dan Agam, dengan target selesai dalam beberapa minggu ke depan.

Pratikno menambahkan, percepatan pembangunan hunian ini dilakukan secara paralel dengan penyiapan infrastruktur pendukung untuk memastikan keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Tito Sudah Cek Surat Pemerintah Aceh ke UNDP dan Unicef, Apa Katanya?

Mendagri Tito Sudah Cek Surat Pemerintah Aceh ke UNDP dan Unicef, Apa Katanya?

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:17 WIB

Dukung Program MBG: SPPG di Aceh, Sumut, dan Sumbar Siap Dibangun Kementerian PU

Dukung Program MBG: SPPG di Aceh, Sumut, dan Sumbar Siap Dibangun Kementerian PU

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:55 WIB

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:38 WIB

Terkini

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×