Detik-detik Kecelakaan KA Bangunkarta di Prambanan Sleman: Tiga Orang Tewas

M Nurhadi

Selasa, 04 November 2025 | 15:14 WIB
Detik-detik Kecelakaan KA Bangunkarta di Prambanan Sleman: Tiga Orang Tewas
Detik-detik kecelakaan kereta di Jalan Piyungan, Sleman [Ist]

Suara.com - Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api (KA) Bangunkarta dengan mobil dan sepeda motor terjadi di perlintasan sebidang Prambanan, Jalan Raya Piyungan-Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa, 4 November 2025, sekitar pukul 10.35 WIB. Kecelakaan ini dilaporkan menyebabkan korban jiwa.

Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto, mengonfirmasi insiden tersebut melibatkan dua unit sepeda motor dan satu unit mobil.

Menurut keterangan Polisi, total tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan tragis ini, di mana seluruh pengendara motor tewas di lokasi kejadian.

Sementara itu, pengendara mobil beserta penumpangnya kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Penyebab dan Kerusakan Palang Pintu Jadi Sorotan

Saat ini, petugas kepolisian bersama pihak KAI tengah mendalami kejadian ini guna mengungkap secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan.

Sorotan utama penyelidikan adalah kondisi palang pintu perlintasan saat insiden terjadi, khususnya apakah palang pintu dalam kondisi menutup atau tidak.

Menurut keterangan kepolisian, kronologi awal menyebutkan bahwa KA 161 Bangunkarta melaju dari arah timur ke barat dan telah membunyikan klakson peringatan.

Namun, ditemukan fakta krusial bahwa palang pintu sisi utara mungkin tidak menutup.

baca juga

Selain itu, diduga kuat palang pintu sisi selatan diduga dalam keadaan rusak sebelum insiden terjadi, meskipun kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kerusakan palang pintu tersebut.

Karena palang pintu tak menutup, mobil dari arah utara tetap melaju, diikuti oleh sepeda motor di belakangnya, bersamaan dengan kendaraan lain yang masih lalu lalang, hingga akhirnya terjadi tabrakan dengan kereta.

Namun demikian, menurut salah seorang saksi mata, JPL bunyi dan palang pintu sebelumnya menutup atau berfungsi normal. Namun demikian, ada kendaraan truk yang memaksa menerobos sehingga diikuti kendaraan lain di belakangnya, akibatnya berdampak pula pada respon palang pintu.

Meski begitu, hal ini belum dapat dikonfirmasi kebenarannya dan pembaca diharap menunggu keterangan resmi pihak berwajib.

Tanggapan KAI dan Fokus Penanganan Korban

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan duka cita mendalam atas kejadian ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang Whoosh Aman? Prabowo Pasang Badan, Minta Publik Jangan Panik!

Utang Whoosh Aman? Prabowo Pasang Badan, Minta Publik Jangan Panik!

News | Selasa, 04 November 2025 | 14:06 WIB

Pemerintah Siap Tanggung Utang Whoosh, Bayar dari Duit Hasil Efisiensi dan Sitaan Koruptor?

Pemerintah Siap Tanggung Utang Whoosh, Bayar dari Duit Hasil Efisiensi dan Sitaan Koruptor?

News | Selasa, 04 November 2025 | 13:40 WIB

Gebrakan Ambisius Prabowo: Whoosh Tembus Banyuwangi, Pasang Badan Soal Utang

Gebrakan Ambisius Prabowo: Whoosh Tembus Banyuwangi, Pasang Badan Soal Utang

News | Selasa, 04 November 2025 | 13:23 WIB

Terkini

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

×