Hadapi Musim Hujan, Pramono Pastikan Banjir Jakarta Bisa Surut Kurang dari 24 Jam

Vania Rossa | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 04 November 2025 | 15:14 WIB
Hadapi Musim Hujan, Pramono Pastikan Banjir Jakarta Bisa Surut Kurang dari 24 Jam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin apel dan simulasi kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan di Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025). (Suara.com/Fakhri)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penanganan banjir di Jakarta bisa dilakukan kurang dari satu hari dengan sistem pengendalian yang terus diperkuat.
  • Pemprov DKI menyiapkan berbagai langkah teknis seperti pengerukan sungai, penambahan pompa, hingga pembangunan rumah pompa dan pintu air baru.
  • Selain itu, Pramono juga membentuk Pasukan Pelangi untuk mempercepat respons di lapangan selama musim hujan dan potensi cuaca ekstrem.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu kurang dari sehari. Target tersebut disampaikan usai memimpin apel dan simulasi kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan di Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (4/11).

Pramono mengakui, Jakarta hingga kini belum sepenuhnya bebas dari ancaman banjir. Menurutnya, ada tiga faktor utama yang membuat banjir di ibu kota masih sulit dihindari.

"Ada tiga faktor. Yang pertama adalah banjir kiriman, yang kedua hujan lokal, yang ketiga adalah air rob. Kalau itu tiga-tiganya terjadi, pasti permukaan air akan sempat (naik dan banjir) seperti pada waktu awal-awal pemerintahan saya," ujar Pramono.

Kendati begitu, Pramono memastikan Pemprov DKI terus memperkuat sistem pengendalian banjir selama musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga awal tahun 2026. Ia optimistis, dengan kesiapan saat ini, banjir yang terjadi di Jakarta bisa ditangani dengan cepat.

"Mudah-mudahan kalau toh terjadi, misalnya bersamaan antara banjir kiriman, banjir lokal, dan juga air robnya naik, pasti penanganannya mudah-mudahan enggak lebih dari 1 hari. Dan yang terakhir kemarin pengalaman kami, penanganannya sekitar 6 jam," kata Pramono.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi curah hujan tinggi akan melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya mulai November 2025 hingga Februari 2026. Menanggapi hal itu, Pramono menegaskan, persiapan sejak dini harus dilakukan agar tak terjadi keterlambatan penanganan seperti di masa lalu.

Menurutnya, sistem pengendalian banjir di Jakarta saat ini berjalan cukup baik, meski beberapa titik sempat terdampak akibat tanggul jebol. Pramono pun menegaskan, antisipasi tidak bisa berhenti karena secara geografis Jakarta memang rentan terhadap banjir.

"Limpasan dari wilayah Bogor, Depok, dan Puncak diperkirakan meningkat signifikan dengan potensi curah hujan di atas 500 mm per bulan. Selain itu, fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perige berpotensi menimbulkan banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta," jelasnya.

Untuk memperkuat sistem pengendalian air, Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah langkah teknis. Di antaranya pengerukan di 1.803 titik sungai dan waduk dengan total volume 721.243 meter kubik, penyiapan 560 pompa stasioner di 191 lokasi, serta 627 pompa mobile yang tersebar di lima wilayah administrasi.

Selain itu, Pemprov DKI juga tengah membangun tujuh rumah pompa dan pintu air baru untuk mengantisipasi banjir rob. Penerapan nature-based solution juga dilakukan melalui pembangunan waduk, situ, dan embung. 

Sementara itu, penebangan serta penopingan terhadap 62.161 pohon berisiko tumbang telah diselesaikan hingga awal November.

Untuk memperkuat respon cepat di lapangan, Pramono membentuk Pasukan Pelangi — tim lintas dinas yang bertugas memantau dan menangani genangan maupun dampak cuaca ekstrem di seluruh wilayah Jakarta.

Ia menekankan, kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan tidak hanya bergantung pada kesiapan peralatan dan infrastruktur, tetapi juga kolaborasi antarlembaga dan kedisiplinan aparat di lapangan.

"Untuk itu, saya meminta agar lakukan peremajaan pohon tua di titik-titik rawan, pastikan semua pompa dan pintu air berfungsi optimal, serta lakukan rencana operasi modifikasi cuaca bersama pemerintah pusat pada tanggal antara 5 sampai dengan 10 November 2025," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggul Jebol Terus? DKI Jakarta Siapkan Jurus Pamungkas Atasi Banjir Jati Padang!

Tanggul Jebol Terus? DKI Jakarta Siapkan Jurus Pamungkas Atasi Banjir Jati Padang!

News | Selasa, 04 November 2025 | 13:35 WIB

Ancaman Banjir di Depan Mata, Begini Kesiapan Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem hingga Februari 2026

Ancaman Banjir di Depan Mata, Begini Kesiapan Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem hingga Februari 2026

News | Selasa, 04 November 2025 | 12:34 WIB

Tinjau Tanggul Baswedan yang Ambruk, Pramono Janji Buatkan Baru Dengan Tinggi 40 Meter

Tinjau Tanggul Baswedan yang Ambruk, Pramono Janji Buatkan Baru Dengan Tinggi 40 Meter

News | Selasa, 04 November 2025 | 12:19 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB