Tinjau Tanggul Baswedan yang Ambruk, Pramono Janji Buatkan Baru Dengan Tinggi 40 Meter

Vania Rossa, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 04 November 2025 | 12:19 WIB
Tinjau Tanggul Baswedan yang Ambruk, Pramono Janji Buatkan Baru Dengan Tinggi 40 Meter
Tanggul Baswedan Jebol (Suara.com/Fakhri Fuadi)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi tanggul jebol di Jatipadang, Jakarta Selatan, yang ambruk akibat hujan deras pada 30 Oktober lalu.
  • Ia memastikan perbaikan tanggul sepanjang 40 meter segera dimulai oleh Dinas Sumber Daya Air sebagai langkah cepat penanggulangan banjir.
  • Sekitar 1.200 hingga 1.500 kepala keluarga sempat terdampak, namun kondisi warga kini berangsur normal tanpa adanya pengungsian.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi tanggul jebol di kawasan Jatipadang, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025). Tanggul yang dikenal warga sebagai Tanggul Baswedan itu ambruk usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Kamis (30/10), menyebabkan banjir meluas ke permukiman sekitar.

Pramono datang bersama Wali Kota Jakarta Selatan, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Asisten Pembangunan, serta anggota DPRD DKI Jakarta, Yusuf. Ia mengatakan pemerintah akan segera memperbaiki tanggul yang rusak sebagai langkah cepat untuk mengembalikan kondisi warga seperti semula.

"Ada dua yang akan kita lakukan. Yang pertama, dalam jangka pendek, tanggul yang roboh kita perbaiki. Kurang lebih berapa meter? 40 meter. Supaya apa yang selama ini sudah dimanfaatkan atau dirasakan oleh masyarakat akan kembali lagi," ujar Pramono di lokasi.

Ia menjelaskan, curah hujan tinggi yang terjadi pada 30 Oktober menjadi penyebab utama jebolnya tanggul. Air yang meluap dari Kali Krukut tidak tertahan dan masuk ke permukiman warga, membuat sejumlah titik di kawasan RW 06, Jatipadang, terendam banjir.

"Saya melihat tanggul ini ketika curah hujan pada hari tanggal 30 Oktober hari Kamis yang lalu memang curah hujannya cukup tinggi dan kemudian terjadi banjir ke mana-mana akibat tanggul yang roboh," ucap Pramono.

Dalam tinjauannya, Pramono juga memastikan perbaikan akan segera dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air. Ia menegaskan, perintah sudah diberikan agar pembangunan tanggul setinggi 40 meter bisa dimulai secepatnya untuk mencegah banjir susulan.

Pramono mengatakan pihaknya tidak ingin berandai-andai terkait kualitas tanggul sebelumnya. Ia menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah membangun kembali tanggul agar wilayah Jatipadang aman dari potensi banjir.

"Saya enggak mau berandai-andai, tetapi yang jelas waduk ini segera kita bangun. Dan memang posisinya mau dikeruk berapa pun karena ini tempatnya di catchment area, pasti akan terjadi lagi. Sehingga dengan demikian, keputusannya sudah saya buat. Yang pertama, tanggul 40 meter kita buat," kata Pramono.

Sementara itu, Ketua RW 06 Jatipadang menyebutkan ada sekitar 1.200 hingga 1.500 kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat tanggul ambruk tersebut. Namun, ia memastikan kondisi warga kini sudah berangsur normal dan tidak ada yang mengungsi.

baca juga

"Kita mempunyai KK sekitar 600 di RT 03, 200 di RT 04, dan 200 di RT 14. Kalau kita akumulatifkan semua sekitar 1.200 sampai 1.500 KK. Alhamdulillah, semuanya sudah dapat kita atasi bersama, sampai saat ini tidak ada yang mengungsi, Pak Gubernur," ujar Ketua RW 06 di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Jebol Bikin Banjir, Pramono Mau Kunjungi Tanggul Baswedan Besok

Usai Jebol Bikin Banjir, Pramono Mau Kunjungi Tanggul Baswedan Besok

News | Senin, 03 November 2025 | 16:05 WIB

13 Kali Gelar Job Fair, Pramono Sebut 150 Disabilitas Telah Diterima Bekerja

13 Kali Gelar Job Fair, Pramono Sebut 150 Disabilitas Telah Diterima Bekerja

News | Senin, 03 November 2025 | 14:41 WIB

Warga Mau Demo RDF Rorotan Lagi, Pramono Akui Bau Sampah Masih Keluar Saat Pengangkutan

Warga Mau Demo RDF Rorotan Lagi, Pramono Akui Bau Sampah Masih Keluar Saat Pengangkutan

News | Senin, 03 November 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×