Inovasi AI yang Mendorong Kualitas Riset dan Akademik Indonesia

Vania Rossa

Kamis, 06 November 2025 | 08:56 WIB
Inovasi AI yang Mendorong Kualitas Riset dan Akademik Indonesia
Editage, perusahaan teknologi AI, bekerja sama dengan beberapa kampus negeri dan swasta untuk mendukung dunia akademik dan riset di Indonesia. (Suara.com/Annisa Deli Indriyanti)
baca 10 detik
  • Editage menegaskan peran AI sebagai pendukung, bukan pengganti, bagi akademisi dalam meningkatkan kualitas riset ilmiah.
  • Perusahaan ini telah bermitra dengan 24 universitas ternama di Indonesia untuk memperkuat publikasi ilmiah di tingkat global.
  • Dengan mengedepankan prinsip etika, Editage berkomitmen memberdayakan peneliti melalui kolaborasi antara teknologi dan keahlian manusia.
 
 

Suara.com - Dalam dunia pendidikan, kecanggihan Artificial Intelligence (AI) dapat membantu para akademisi meningkatkan kualitas riset ilmiah. Teknologi ini berperan dalam menyediakan referensi dan sumber yang relevan untuk mendukung penelitian.

Salah satu perusahaan yang mengedepankan penerapan AI dalam riset akademik adalah Editage, perusahaan teknologi global yang menyediakan layanan untuk ekosistem penerbitan dan publikasi ilmiah.

Dalam acara Global Research Council (GRC) 2025 Asia Pacific Meeting yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan National Research Foundation (NRF) Singapura pada Selasa (5/11), Editage menegaskan komitmennya untuk memperkuat lanskap akademik dan penelitian di Indonesia.

Upaya ini difokuskan untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, berkontribusi terhadap pengembangan nasional, serta memberikan dampak pada pengetahuan global. Hal ini disampaikan oleh Vice President & Head of Marketing (ROW) Cactus Communication, Ruchi Chauhan.

“Di Editage, kami percaya bahwa jika dikembangkan dan diterapkan secara etis, AI dapat membantu penyandang dana dan institusi membuat proses penelitian menjadi lebih transparan, inklusif, dan efisien,” ujar Ruchi.
Menurut Ruchi, di Indonesia, AI dapat menjadi teknologi yang diandalkan ketika dipadukan dengan keahlian manusia untuk membantu para akademisi dan peneliti menyampaikan gagasan mereka secara yakin, bertanggung jawab, dan berintegritas di tingkat global.

Ruchi juga menambahkan bahwa visi Editage sejalan dengan tujuan Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi) yang tengah mengembangkan peta jalan AI nasional untuk memastikan penerapan teknologi secara etis di berbagai sektor.

“Visi ini sejalan dengan tujuan Komdigi, yaitu memastikan penggunaan teknologi AI yang bertanggung jawab dan etis di semua sektor,” tambahnya.
Bekerja Sama dengan Kampus Top Indonesia
Dalam pertemuan dengan media, Ruchi bersama Siddharth Bhatia, Chief Growth Officer Institutional Sales (West) Cactus Communication, mengungkapkan bahwa Editage telah bekerja sama dengan sejumlah universitas negeri dan swasta terkemuka di Indonesia.

Salah satunya adalah Universitas Airlangga, yang dikenal sebagai kampus dengan capaian publikasi ilmiah terbaik di tingkat nasional maupun internasional. Hingga kini, Editage telah bermitra dengan 24 universitas berbasis PTN-BH serta sejumlah kampus swasta ternama untuk memberdayakan peneliti dan akademisi Indonesia dalam meningkatkan publikasi ilmiah mereka di kancah global.

Selama lebih dari dua dekade, Editage telah mendukung lebih dari 35.000 jurnal dan proyek penelitian, serta membantu lebih dari 5 juta peneliti di seluruh dunia.

baca juga

Layanan yang ditawarkan mencakup rekomendasi jurnal, tinjauan naskah, penerjemahan dan penyuntingan bahasa, peninjauan gambar, saran struktural, pemeriksaan plagiarisme, hingga bantuan publikasi di jurnal internasional yang relevan.

“Melalui layanan berbasis teknologi AI yang dipadukan dengan keahlian manusia, kami berkomitmen untuk memberdayakan para akademisi dalam menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan,” ujar Siddharth.
Ruchi dan Siddharth menegaskan bahwa meski AI memiliki peran penting dalam mendukung penelitian, teknologi ini bukan alat untuk menggantikan posisi akademisi, melainkan pendukung kinerja mereka. Karena itu, penggunaan AI perlu selalu disertai dengan penerapan prinsip etika dan tanggung jawab.

(Annisa Deli Indriyanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkom Indonesia Bersinergi dengan Kampus Mendorong Transformasi Digital Berbasis AI

Telkom Indonesia Bersinergi dengan Kampus Mendorong Transformasi Digital Berbasis AI

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 10:47 WIB

Kehidupan di Palung Terdalam: Temuan Moluska Purba Ungkap Rahasia Evolusi Laut?

Kehidupan di Palung Terdalam: Temuan Moluska Purba Ungkap Rahasia Evolusi Laut?

Tekno | Senin, 03 November 2025 | 17:56 WIB

Stop Main HP! 5 Cara Ampuh Jadikan Makan Bersama Momen Keluarga yang Berarti

Stop Main HP! 5 Cara Ampuh Jadikan Makan Bersama Momen Keluarga yang Berarti

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:18 WIB

Terkini

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Pendidikan Tangerang, TK-SMP Wajib PJJ

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Pendidikan Tangerang, TK-SMP Wajib PJJ

Banten | Senin, 07 September 2026 | 07:44 WIB

Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!

Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 07:40 WIB

Nasib Penyeberangan Merak-Bakauheni di Tengah Geliat Gunung Anak Krakatau

Nasib Penyeberangan Merak-Bakauheni di Tengah Geliat Gunung Anak Krakatau

Lampung | Senin, 07 September 2026 | 07:38 WIB

Bukan Cuma Kejar Pace, ISOPLUS Run 2026 Hadirkan Pengalaman Digital di Lintasan

Bukan Cuma Kejar Pace, ISOPLUS Run 2026 Hadirkan Pengalaman Digital di Lintasan

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 07:33 WIB

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Saham Ini Dinilai Bisa Cuan

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Saham Ini Dinilai Bisa Cuan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:30 WIB

Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!

Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!

Jawa Tengah | Senin, 07 September 2026 | 07:29 WIB

Xiaomi SU7 Makin Buas, Sedan Listrik Pintar dengan Jangkauan hingga 902 Km

Xiaomi SU7 Makin Buas, Sedan Listrik Pintar dengan Jangkauan hingga 902 Km

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 07:25 WIB

Asap Karhutla Belum Reda, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah

Asap Karhutla Belum Reda, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah

Riau | Senin, 07 September 2026 | 07:24 WIB

Imbas Abu Krakatau! Penutupan 7 Bandara Termasuk Soetta dan Halim Diperpanjang Sampai Senin Pagi

Imbas Abu Krakatau! Penutupan 7 Bandara Termasuk Soetta dan Halim Diperpanjang Sampai Senin Pagi

News | Senin, 07 September 2026 | 07:23 WIB

Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi

Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:20 WIB

×