Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS? Ini Klarifikasi Gubernur Pramono Anung

Kamis, 06 November 2025 | 18:25 WIB
Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS? Ini Klarifikasi Gubernur Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. [Antara/Lifia Mawaddah Putri]
Baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung bantah RS menolak warga Baduy korban pembegalan di Cempaka Putih.

  • Kendala bahasa antara korban dan petugas rumah sakit menjadi pemicu kesalahpahaman adanya penolakan.

  • Polisi masih memburu empat pelaku pembegalan yang menyerang korban dengan sabetan senjata tajam.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah kabar bahwa salah satu rumah sakit di Jakarta telah menolak merawat seorang warga Baduy yang menjadi korban pembegalan. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut murni kesalahpahaman akibat kendala komunikasi.

"Jadi, untuk warga Baduy, tidak benar ada penolakan dari rumah sakit. Saya secara khusus sudah memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk mengklarifikasi ini," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Pramono menduga terjadi hambatan komunikasi antara korban dengan petugas rumah sakit karena perbedaan bahasa.

“Mohon maaf, memang ada hambatan komunikasi yang terjadi karena mungkin keterbatasan bahasa dari warga Baduy tersebut,” ujar Pramono.

Ia memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta wajib melayani siapa pun tanpa memandang latar belakang. Menurutnya, Kepala Dinas Kesehatan bahkan telah turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi korban dan memastikan ia mendapat penanganan medis yang layak.

“Yang jelas, tidak ada sama sekali larangan bagi rumah sakit untuk melayani. Itu sama sekali tidak benar,” tegasnya.

Polisi Buru Empat Pelaku

Sementara itu, Polsek Cempaka Putih terus menyelidiki kasus pembegalan yang menimpa pemuda suku Baduy Dalam tersebut. Dari hasil penyelidikan awal, diketahui pelaku berjumlah empat orang.

“Pelaku datang dari belakang, berjumlah empat orang,” kata Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, Iptu Mulyadi, Selasa (4/11).

Baca Juga: Surati Adhi Karya, Pramono Minta Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Dalam Sebulan

Menurut Mulyadi, keempat pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menghadang korban. Saat korban mencoba melawan, salah satu pelaku menyabetkan celurit hingga melukai tangannya.

“Kami sudah memeriksa korban dan terus menelusuri rekaman CCTV di sepanjang Jalan Pramuka untuk mengidentifikasi para pelaku,” ujar Mulyadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI