Surati Adhi Karya, Pramono Minta Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Dalam Sebulan

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 06 November 2025 | 17:16 WIB
Surati Adhi Karya, Pramono Minta Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Dalam Sebulan
Tiang monorel mangkrak di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pramono menjelaskan, keputusan ini diambil setelah pihaknya berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
  • Setelah tiang-tiang monorel itu dibongkar, Pemprov DKI akan langsung menata ulang.
  • Proyek monorel Jakarta sendiri sudah berhenti sejak sekitar 20 tahun lalu. 

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengirim surat resmi kepada PT Adhi Karya (Persero) untuk segera membongkar tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Surat tersebut akan dikirim paling lambat awal pekan depan sebagai langkah tegas pemerintah provinsi mengakhiri polemik tiang bekas proyek gagal itu.

“Dalam waktu paling lama awal minggu depan ini, saya akan menulis surat kepada Adhi Karya untuk meminta kepada Adhi Karya sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Kajati Jakarta, maka kami akan meminta mereka untuk membongkar dan kami akan beri waktu 1 bulan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Pramono menjelaskan, keputusan ini diambil setelah pihaknya berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Konsultasi dilakukan agar pembongkaran tiang yang merupakan aset milik Adhi Karya tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Ia menuturkan, Pemprov DKI sebelumnya telah berkomunikasi dengan manajemen Adhi Karya untuk membahas nasib tiang monorel yang telah mangkrak selama hampir dua dekade.

Namun, jika perusahaan BUMN itu tak kunjung menindaklanjuti permintaan pembongkaran, maka Pemprov DKI akan mengambil alih.

“Kapan DKI akan membongkar? Kami sudah menetapkan waktunya adalah Januari (tahun 2026),” ujar Pramono.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, setelah tiang-tiang monorel itu dibongkar, Pemprov DKI akan langsung menata ulang kawasan Rasuna Said. Penataan itu meliputi pelebaran jalan dan pembangunan jalur pedestrian baru untuk memperindah koridor tersebut.

“Kalau Januari nanti DKI membongkar, sekaligus ya kami akan membuat, eh, apa, kami potong, kami bongkar, kita buat pelebaran jalan, pedestrian-nya kita bangun, dan dananya sudah ada sehingga tahun depan mudah-mudahan, apa, Rasuna Said akan menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Pengendara melintas di dekat tiang bekas proyek monorel Jakarta di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (2/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara melintas di dekat tiang bekas proyek monorel Jakarta di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (2/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Proyek monorel Jakarta sendiri sudah berhenti sejak sekitar 20 tahun lalu. Tiang-tiang beton besar yang masih berdiri di tengah ruas Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Asia Afrika kini dianggap mengganggu tata kota dan arus lalu lintas.

Proyek itu pertama kali dimulai pada 2004 saat Sutiyoso menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kala itu, Pemprov bekerja sama dengan PT Jakarta Monorail sebagai investor dan pengembang proyek transportasi massal tersebut.

Namun, proyek yang digadang-gadang menjadi ikon baru transportasi Jakarta itu mulai bermasalah saat menghadapi kendala keuangan. Ketika tampuk kepemimpinan beralih ke Fauzi Bowo, pembangunan monorel akhirnya dihentikan.

Pada 2014, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara resmi membatalkan kerja sama dengan PT Jakarta Monorail. Berdasarkan putusan pengadilan, aset tiang monorel kemudian ditetapkan sebagai milik PT Adhi Karya.

Sejak saat itu, perusahaan BUMN tersebut menjadi satu-satunya pihak yang berwenang membongkar konstruksi yang terbengkalai itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Protes Bau Tak Sedap, Pemprov DKI Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

Warga Protes Bau Tak Sedap, Pemprov DKI Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

News | Kamis, 06 November 2025 | 11:02 WIB

Pramono Anung Rombak Birokrasi DKI: 1.842 Pejabat Baru, Janji Pelayanan Publik Lebih Baik

Pramono Anung Rombak Birokrasi DKI: 1.842 Pejabat Baru, Janji Pelayanan Publik Lebih Baik

News | Rabu, 05 November 2025 | 22:42 WIB

Raperda KTR DKI Disahkan! Ini Titik-Titik yang Dilarang untuk Merokok dan Jual Rokok

Raperda KTR DKI Disahkan! Ini Titik-Titik yang Dilarang untuk Merokok dan Jual Rokok

News | Rabu, 05 November 2025 | 22:21 WIB

Kenaikan Tarif Transjakarta Masih Dikaji, Gubernur Pramono: Belum Tentu Naik

Kenaikan Tarif Transjakarta Masih Dikaji, Gubernur Pramono: Belum Tentu Naik

News | Rabu, 05 November 2025 | 20:33 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB