Gubernur Pramono Lanjutkan Uji Coba RDF Rorotan Meski Diprotes: Tidak Kapasitas Maksimum

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 06 November 2025 | 20:55 WIB
Gubernur Pramono Lanjutkan Uji Coba RDF Rorotan Meski Diprotes: Tidak Kapasitas Maksimum
Pekerja dengan menggunakan alat berat memindahkan sampah yang ada di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan di Cilincing, Jakarta Utara, ke truk. (Foto dok. Beritajakarta)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI lanjutkan uji coba RDF Rorotan dengan kapasitas 1.000 ton demi kurangi keluhan bau.
  • Pramono Anung tegaskan RDF aman di kapasitas rendah, sementara kapasitas tinggi picu bau sampah.
  • Pemprov perbaiki sistem angkut dan ganti truk lama agar air lindi tak mencemari jalan.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk melanjutkan uji coba fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara.

Padahal sebelumnya pengoperasian pengolahan sampah tersebut menuai penolakan dari sebagian warga sekitar karena munculnya bau tak sedap yang mengganggu aktivitas harian.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa uji coba atau commissioning RDF Rorotan akan tetap berlanjut.

Namun, ia menekankan dengan melakukan penyesuaian kapasitas pengolahan agar tidak menimbulkan kembali keluhan bau seperti sebelumnya.

"Saya tadi sudah memutuskan sekarang ini yang paling penting kapasitasnya 1.000 dulu. Memang tidak peak maksimum," kata Pramono di Balai Kota, Kamis (6/11/2025).

Menurut Pramono, RDF Rorotan telah menjalani uji coba selama hampir satu bulan dengan variasi kapasitas pengolahan antara 100 ton hingga 2.500 ton per hari.

Berdasarkan hasil evaluasi teknis dan pemantauan lingkungan, kapasitas 1.000 ton per hari dinilai paling stabil dan tidak menimbulkan gangguan bau.

"Memang RDF ini sudah uji coba, commissioning hampir satu bulan inilah. Dari mulai 100, 200, 300, 600, 1.000. Sebenarnya ketika RDF dengan kapasitas sampah yang input-nya itu 1.000, enggak ada masalah apa-apa dan itu sudah berlangsung beberapa hari," ujar Pramono.

Namun, saat kapasitas uji coba ditingkatkan hingga 2.000–2.500 ton, muncul kembali bau tak sedap di area sekitar.

baca juga

Pramono menjelaskan bahwa faktor cuaca dan kondisi sampah yang basah menjadi penyebab utama gangguan tersebut.

"Yang pertama, sampahnya sendiri kena hujan sehingga prosesnya menjadi sempat ada bakteri," jelasnya.

Selain faktor cuaca, Pramono juga menyoroti kendala teknis dalam pengangkutan sampah menuju fasilitas RDF.

Beberapa armada truk yang digunakan masih merupakan unit lama sehingga air lindi (leachate) menetes di jalan, memperkuat sumber bau di sekitar lokasi.

"Yang kedua, yang paling penting ini, ketika transportasi menggunakan truk compact, yang digunakan sebagian truknya itu truk lama sehingga air lindinya jatuh-jatuh, menimbulkan bau, dan sebagainya, dan sebagainya," tambahnya.

Sebagai langkah mitigasi, Pemprov DKI Jakarta akan membatasi kapasitas operasional RDF Rorotan hanya 1.000 ton per hari selama masa uji coba lanjutan berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Protes Bau Tak Sedap, Pemprov DKI Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

Warga Protes Bau Tak Sedap, Pemprov DKI Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

News | Kamis, 06 November 2025 | 11:02 WIB

Bau Busuk RDF Rorotan Bikin Geram! Ribuan Warga Ancam Demo Balai Kota, Gubernur Turun Tangan?

Bau Busuk RDF Rorotan Bikin Geram! Ribuan Warga Ancam Demo Balai Kota, Gubernur Turun Tangan?

News | Rabu, 05 November 2025 | 17:23 WIB

Warga Protes Bau Sampah, Pramono Anung Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

Warga Protes Bau Sampah, Pramono Anung Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

News | Selasa, 04 November 2025 | 16:55 WIB

Terkini

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:54 WIB

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:53 WIB

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:43 WIB

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:42 WIB

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

×