KPK Bongkar Modus Suap Bupati Ponorogo: Isu Rotasi Jabatan Jadi 'Mesin ATM' Pejabat Resah

Bangun Santoso

Selasa, 11 November 2025 | 11:08 WIB
KPK Bongkar Modus Suap Bupati Ponorogo: Isu Rotasi Jabatan Jadi 'Mesin ATM' Pejabat Resah
Para tersangka yakni Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (kedua kanan) bersama Sekda Kabupaten Ponorogo Agus Pramono (kedua kiri), Direktur RSUD Dokter Harjono Ponorogo Yunus Mahatma (kiri) dan pihak swasta Sucipto (kanan) dihadirkan dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (9/11/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/sgd]
baca 10 detik
  • KPK menduga isu rotasi jabatan sengaja diciptakan di Pemkab Ponorogo untuk membuat pejabat resah dan memicu praktik suap demi mengamankan atau mendapatkan posisi
  • Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Dirut RSUD Harjono Yunus Mahatma, dan pihak swasta Sucipto telah ditetapkan sebagai tersangka pasca-OTT
  • Penyerahan uang suap sempat tertunda karena pelaku takut setelah adanya OTT KPK di daerah lain, namun transaksi tersebut akhirnya tetap dilakukan dan berhasil digagalkan oleh tim KPK

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar siasat licik di balik kasus suap yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Isu rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo diduga sengaja diembuskan untuk menciptakan keresahan massal di kalangan pejabat. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan untuk menarik setoran dari mereka yang ingin mengamankan posisi atau mengincar jabatan baru yang lebih strategis.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membeberkan bahwa strategi ini menjadi pemicu utama dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret nama Sugiri Sancoko.

"Jadi setiap orang para pejabat yang ada di Ponorogo itu kemudian menjadi resah. Takut diganti. Bagi yang jabatannya bagus," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Keresahan ini, menurut Asep, membuka dua celah korupsi. Pejabat yang sudah nyaman dengan posisinya terpaksa melobi agar tidak digeser, sementara pejabat lain melihat ini sebagai momentum untuk pindah ke posisi yang lebih baik.

"Bagi yang jabatannya misalkan tidak cocok di situ, dia merasa tidak cocok, dia ingin pindah tuh ke jabatan yang lebih bagus. Nah mereka juga berpikir ini adalah kesempatan untuk bagaimana dia bisa pindah ke jabatan yang dia inginkan. Dari jabatan yang saat ini sedang dia duduki," ujarnya menambahkan.

Kepanikan inilah yang diduga mendorong sejumlah pejabat untuk mulai mendekati orang-orang kunci di pemerintahan, salah satunya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono. Salah satu yang teridentifikasi aktif melobi adalah Direktur Utama RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma.

"Dia menghubungi Sekda di Ponorogo. Nego-nego-nego, karena dia kalau tidak salah selesainya itu tahun 2027. Tapi bisa saja, kapan saja kan bisa dipindahkan. Bisa dipindahkan menjadi kepala dinas yang lain," jelas Asep.

Yunus diduga kuat melobi agar posisinya sebagai Direktur Utama RSUD tidak diganggu gugat. Untuk memuluskan keinginannya, ia diduga sepakat untuk menyerahkan sejumlah uang pelicin kepada Bupati melalui Sekda Ponorogo. KPK mengaku telah mengendus pergerakan ini sejak lama.

"Nah dari informasi yang kami terima kemudian kami telusuri. Nah ini berhari-hari di sana berhari-hari gitu ya," katanya.

baca juga

Asep juga mengungkap detik-detik menjelang Operasi Tangkap Tangan (OTT). Rencana penyerahan uang sebenarnya dijadwalkan pada 3 atau 4 Oktober lalu. Namun, rencana itu sempat tertunda karena para pelaku gentar setelah KPK melakukan OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid.

"Kemudian ada informasi lagi. Di tanggal 5, tanggal 6 informasinya mulai makin mengerucut bahwa akan ada penyerahan," ujarnya.

Puncaknya, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (7/11). Setelah melalui pemeriksaan intensif, KPK akhirnya menetapkan Sugiri dan tiga orang lainnya sebagai tersangka pada Minggu (9/11).

Ketiga tersangka lainnya adalah Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono, Direktur Utama RSUD Harjono Ponorogo Yunus Mahatma, dan Sucipto selaku pihak swasta yang merupakan rekanan RSUD Ponorogo.

Selain kasus suap terkait pengamanan jabatan Direktur RSUD Ponorogo, KPK juga mengisyaratkan tengah mengusut dua dugaan kasus korupsi lainnya di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran Perbaikan Gizi Bayi dan Ibu Hamil Diduga Dikorupsi, KPK Buka Suara

Anggaran Perbaikan Gizi Bayi dan Ibu Hamil Diduga Dikorupsi, KPK Buka Suara

News | Selasa, 11 November 2025 | 11:00 WIB

Geledah Kantor Gubernur Riau! KPK Sita Bukti Penting Dokumen Anggaran 2025

Geledah Kantor Gubernur Riau! KPK Sita Bukti Penting Dokumen Anggaran 2025

News | Selasa, 11 November 2025 | 10:46 WIB

Anomali Gizi Proyek PMT: KPK Butuh Sampel Biskuit untuk Jerat Koruptor Alkes Ibu Hamil

Anomali Gizi Proyek PMT: KPK Butuh Sampel Biskuit untuk Jerat Koruptor Alkes Ibu Hamil

News | Selasa, 11 November 2025 | 06:50 WIB

Buntut Rumah Hakim Dibakar, Jaksa KPK di Medan Kini Dikawal Ketat Selama Sidang Korupsi PUPR Sumut

Buntut Rumah Hakim Dibakar, Jaksa KPK di Medan Kini Dikawal Ketat Selama Sidang Korupsi PUPR Sumut

News | Selasa, 11 November 2025 | 05:35 WIB

PN Jaksel Tolak Praperadilan PT Sanitarindo, KPK Lanjutkan Proses Sidang Korupsi JTTS

PN Jaksel Tolak Praperadilan PT Sanitarindo, KPK Lanjutkan Proses Sidang Korupsi JTTS

News | Senin, 10 November 2025 | 20:20 WIB

Fokus Baru KPK di Proyek Whoosh: Bukan Pembangunan, Tapi Jual Beli Lahan yang Bermasalah!

Fokus Baru KPK di Proyek Whoosh: Bukan Pembangunan, Tapi Jual Beli Lahan yang Bermasalah!

News | Senin, 10 November 2025 | 18:35 WIB

KPK Soal Kasus Whoosh: Ada yang Jual Tanah Negara ke Negara

KPK Soal Kasus Whoosh: Ada yang Jual Tanah Negara ke Negara

News | Senin, 10 November 2025 | 18:03 WIB

Terkini

Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 16:33 WIB

Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 16:31 WIB

Tak Ada Unsur Pidana, Polisi Simpulkan Sutrimo Meninggal karena Sakit Jantung

Tak Ada Unsur Pidana, Polisi Simpulkan Sutrimo Meninggal karena Sakit Jantung

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Unjuk Gigi Paling Kuat se-Asia ke Level Rp17.894/USD

Rupiah Unjuk Gigi Paling Kuat se-Asia ke Level Rp17.894/USD

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:30 WIB

Ulasan Memburu Pemangsa: Drama Horor Mencekam dengan Pesan Moral yang Kuat

Ulasan Memburu Pemangsa: Drama Horor Mencekam dengan Pesan Moral yang Kuat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:30 WIB

BMKG Bunyikan Alarm Dini Peringatan Hujan di Jabodetabek Hari Ini

BMKG Bunyikan Alarm Dini Peringatan Hujan di Jabodetabek Hari Ini

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:29 WIB

Bangunan Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Dibongkar

Bangunan Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Dibongkar

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 16:26 WIB

Synchronize Fest 2026 Kembali ke Semangat Gerakan, Sambut Generasi Baru

Synchronize Fest 2026 Kembali ke Semangat Gerakan, Sambut Generasi Baru

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 16:26 WIB

RI Butuh Investasi, Suahasil Mulai Andalkan Danantara Tahun Depan

RI Butuh Investasi, Suahasil Mulai Andalkan Danantara Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:26 WIB

Bukan Diracun? Tim Forensik Temukan Kafein Tinggi Picu Penyakit Jantung di Jasad Sutrimo

Bukan Diracun? Tim Forensik Temukan Kafein Tinggi Picu Penyakit Jantung di Jasad Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:25 WIB

×