Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Selasa, 11 November 2025 | 19:37 WIB
Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto (kedua kiri), Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin (kedua kanan) dan Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah (kiri) menunjukan barang bukti saat konferensi pers penanganan kasus ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Polisi ungkap rekaman CCTV yang merinci aksi tenang pelaku bom SMAN 72 Jakarta.
  • Pelaku terekam berganti pakaian, memegang remot pemicu, lalu meledakkan bom di masjid sekolah.
  • Bukti digital forensik menunjukkan seluruh rangkaian aksi pelaku dari pagi hingga pasca-ledakan terekam jelas.

Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membeberkan hasil analisis digital forensik dari rekaman CCTV yang memerlihatkan proses peristiwa ledakan di SMA 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025).

Secara rinci terekam setiap pergerakan F, siswa SMA 72 Jakarta yang diduga menjadi pelaku tunggal ledakan bom di sekolahnya.

Dalam rangkaian gambar terungkap aksi terencana yang dieksekusi dengan tenang, mulai dari kedatangan di pagi hari hingga momen detonasi.

Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto Gomgom Manorang Pasaribu menjelaskan bahwa temuan ini didasarkan pada pemeriksaan mendalam terhadap dua unit Digital Video Recorder (DVR) CCTV dari lokasi kejadian.

Menurut Roberto, jejak F mulai terekam pada pukul 06.28 WIB. Ia memasuki gerbang sekolah selayaknya siswa lain, mengenakan seragam lengkap, membawa tas punggung merah, dan menenteng tas jinjing biru.

Bahkan, aktivitas paginya terekam normal, termasuk saat berinteraksi dengan seorang guru di koridor. Pergerakan signifikan terpantau menjelang waktu Salat Jumat.

Sekira jam 11.44 WIB, F terekam kamera pengawas memasuki area masjid sekolah dengan masih mengenakan seragam, namun sudah tanpa alas kaki.

Momen kunci yang menjadi fokus penyidik terjadi beberapa menit setelahnya. Pada pukul 12:02:28, rekaman dari kamera berbeda menunjukkan F telah keluar dari masjid dengan penampilan yang sama sekali baru.

"Anak sudah melepas baju seragamnya dan terlihat dengan memakai celana hitam, kaus putih, dan menggendong senjata mainan," ujar Roberto saat konferensi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

baca juga

Dalam visual tersebut, Roberto menyoroti sebuah detail krusial, yakni tangan F terlihat memegang benda kecil yang diyakini kuat sebagai remote pemicu atau detonator.

Tangannya juga tampak secara sadar mengarah ke masjid.

Hanya berselang 23 detik, eksekusi pun terjadi. Pada jam 12.02.51 WIB, kamera CCTV yang mengarah ke depan masjid merekam kilatan cahaya hebat dari dalam.

"Terlihat cahaya warna merah keluar dari dalam masjid disertai ledakan dan mengeluarkan asap berwarna putih," jelas Roberto.

Satu detik setelah ledakan, pada pukul 12.02'.52'', F terekam berlari menjauhi titik ledakan.

Polda Metro Jaya merilis hasil rekaman CCTV di SMA 72 Jakarta, baik sebelum maupun setelah ledakan yang memperlihatkan gerak-gerik terduga pelaku F pada Jumat (7/11/2025). [Suara.com/M Yasir]
Polda Metro Jaya merilis hasil rekaman CCTV di SMA 72 Jakarta, baik sebelum maupun setelah ledakan yang memperlihatkan gerak-gerik terduga pelaku F pada Jumat (7/11/2025). [Suara.com/M Yasir]

Getaran hebat dari bom bahkan membuat pintu sebuah ruangan di dekatnya terbuka dengan sendirinya.

Kamera lain kemudian menangkap kepanikan massal para siswa yang berlarian berhamburan untuk menyelamatkan diri dari area masjid.

"Ini terkover dengan channel 30 lorong lantai satu timur dua," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ingin Insiden SMA 72 Terulang, Gubernur Pramono Tegaskan Setop Praktik Bullying di Sekolah

Tak Ingin Insiden SMA 72 Terulang, Gubernur Pramono Tegaskan Setop Praktik Bullying di Sekolah

News | Selasa, 11 November 2025 | 05:13 WIB

Terungkap! Terduga Pelaku Bom SMA 72 Jakarta Bertindak Sendiri, Polisi Dalami Latar Belakang

Terungkap! Terduga Pelaku Bom SMA 72 Jakarta Bertindak Sendiri, Polisi Dalami Latar Belakang

News | Senin, 10 November 2025 | 22:30 WIB

Dari Kelapa Gading ke Senayan: Ledakan SMA 72 Jakarta Picu Perdebatan Pemblokiran Game Kekerasan

Dari Kelapa Gading ke Senayan: Ledakan SMA 72 Jakarta Picu Perdebatan Pemblokiran Game Kekerasan

News | Senin, 10 November 2025 | 22:30 WIB

Terkini

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:01 WIB

×