'Tak Punya Tempat Curhat', Polisi Beberkan Latar Belakang Psikologis Pelaku Bom SMA 72 Jakarta

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Selasa, 11 November 2025 | 20:44 WIB
'Tak Punya Tempat Curhat', Polisi Beberkan Latar Belakang Psikologis Pelaku Bom SMA 72 Jakarta
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri beserta jajaran dan Ketua KPAI memberikan keterangan saat konferensi pers penanganan kasus ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Polisi menyimpulkan pelaku bom SMAN 72 Jakarta adalah seorang pribadi yang sangat tertutup.

  • Faktor pemicu aksinya adalah perasaan kesepian dan tidak punya tempat untuk curhat.

  • Rasa isolasi ini dirasakan pelaku di lingkungan keluarga, pergaulan, dan juga sekolah.

Suara.com - Polda Metro Jaya mengurai tabir yang melatarbelakangi aksi ledakan bom di SMAN 72 Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, memastikan bahwa penyidik telah memiliki profil psikologis yang jelas mengenai F, siswa terduga pelaku peledakan, setelah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap 18 saksi kunci.

Saksi-saksi tersebut mencakup F sendiri, pihak keluarga, jajaran guru, hingga teman-teman sekolahnya.

Dari rangkaian keterangan tersebut, Asep menyimpulkan bahwa F, yang kini berstatus Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH), memiliki karakteristik kepribadian yang cenderung introvert dan terisolasi secara sosial.

“Dari keterangan yang kami himpun Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang terlibat dikenal pribadi tertutup dan jarang bergaul,” ungkap Asep saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Temuan ini diperdalam oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin.

Ia memaparkan bahwa aksi nekat F diduga kuat dipicu oleh akumulasi tekanan psikologis akibat merasa kesepian dan ketiadaan katarsis emosional atau tempat untuk mencurahkan isi hatinya.

Kondisi ini, menurut Iman, bersifat menyeluruh dan terjadi di tiga lingkungan utama kehidupan F, yakni keluarga, pergaulan, dan sekolah.

"Baik itu di lingkungan keluarga, di lingkungannya sendiri, dan kemudian lingkungan sekolah," beber Iman.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, peristiwa ledakan tersebut diketahui terjadi saat Salat Jumat berlangsung di lingkungan masjid SMA 72 Jakarta.

Sejumlah 96 orang, baik siswa dan guru terluka hingga dilarikan ke rumah sakit.

Sementara itu, dari lokasi kejadian, Densus 88 Antiteror Polri total menemukan tujuh bom, dua di antaranya berhasil diledakkan di area masjid.

Sedangkan satu bom ditemukan di area baca dan tak sempat diledakkan. Kemudian sisanya, empat bom ditemukan di sekitar area bank sampah di mana dua di antaranya telah diledakkan.

Barang bukti ditampilkan saat rilis Penanganan Kasus Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Barang bukti ditampilkan saat rilis Penanganan Kasus Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana menyebut dari hasil penyelidikan diketahui kalau F mempelajari cara membuat bom tersebut dari internet.

“Dirakit sendiri, dan pelaku mengakses melalui internet cara-cara merakit bom,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Satu Siswa Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Satu Siswa Ditetapkan Jadi Tersangka

Foto | Selasa, 11 November 2025 | 19:48 WIB

Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi

Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi

News | Selasa, 11 November 2025 | 19:37 WIB

Dikdasmen Revisi Aturan Sekolah Aman Pasca Insiden SMAN 72 Jakarta, Dorong Pencegahan Kekerasan

Dikdasmen Revisi Aturan Sekolah Aman Pasca Insiden SMAN 72 Jakarta, Dorong Pencegahan Kekerasan

News | Selasa, 11 November 2025 | 17:41 WIB

Terkini

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:58 WIB

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:57 WIB

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:52 WIB

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:33 WIB

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:26 WIB

Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar

Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:22 WIB

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:22 WIB

×