Drama 6 Jam KPK di Ponorogo: Tiga Koper Misterius Diangkut dari Ruang Kerja Bupati Sugiri Sancoko

Bangun Santoso

Selasa, 11 November 2025 | 22:54 WIB
Drama 6 Jam KPK di Ponorogo: Tiga Koper Misterius Diangkut dari Ruang Kerja Bupati Sugiri Sancoko
Petugas KPK membawa koper berisi dokumen hasil penggeledahan dari Kantor Bupati Ponorogo, Selasa (11/11/2025). (ANTARA/HO - prastyo)
baca 10 detik
  • Tim penyidik KPK membawa tiga koper besar berisi dokumen setelah melakukan penggeledahan selama lebih dari enam jam di kantor Pemkab Ponorogo
  • Penggeledahan difokuskan pada ruang kerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Sekda Agus Pramono, yang keduanya merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi
  • Meskipun penggeledahan dikonfirmasi oleh pihak Pemkab, isi dokumen yang disita dalam tiga koper tersebut masih menjadi misteri dan dibawa langsung oleh KPK untuk penyidikan lebih lanjut

Suara.com - Suasana tegang menyelimuti kompleks kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, saat tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan penggeledahan selama lebih dari enam jam pada Selasa (9/11/2025) sore. Pemandangan paling menyita perhatian adalah tiga koper besar yang diangkut penyidik keluar dari pusat pemerintahan tersebut.

Operasi senyap ini menyasar dua ruangan vital, yakni ruang kerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Keduanya diketahui telah menyandang status tersangka dalam kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi yang tengah diusut lembaga antirasuah.

Sekitar pukul 17.45 WIB, para petugas KPK yang mengenakan rompi khas akhirnya keluar dari gedung. Tanpa banyak bicara, mereka langsung membawa tiga koper yang diduga kuat berisi tumpukan dokumen penting hasil penyitaan dari penggeledahan maraton tersebut.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Ponorogo, Hadi Priyanto, yang berada di lokasi, membenarkan adanya aksi penggeledahan dan penyitaan dokumen oleh KPK. Namun, ia menegaskan tidak mengetahui detail isi dari koper-koper tersebut.

"Yang jelas ada dokumen yang dibawa. Saya hanya menyaksikan saja, yang mendampingi tadi Pak Asisten," kata Hadi di Ponorogo sebagaimana diwartakan Antara.

Hadi menjelaskan bahwa posisinya selama penggeledahan hanya sebatas mendampingi di area luar ruangan bupati dan sekda. Ia mengaku tidak memiliki informasi apakah ada ruangan lain yang turut menjadi sasaran tim penyidik.

"Kalau yang lain saya kurang tahu. Saya hanya mendampingi di sini," ujarnya.

Satu detail menarik diungkapkan Hadi, proses penggeledahan di ruang kerja Sekda Agus Pramono ternyata memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan pemeriksaan di ruang kerja Bupati Sugiri Sancoko, meskipun keduanya berada di lantai yang sama. Ia kembali menegaskan hanya melihat koper dibawa tanpa mengetahui isinya.

"Kopernya dibawa sendiri oleh petugas. Tapi berkas apa saja yang dimasukkan saya tidak tahu," katanya.

baca juga

Lebih lanjut, Hadi menambahkan bahwa penggeledahan ini juga bertujuan agar segel yang sebelumnya terpasang di ruangan tersebut bisa dilepas, sehingga aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan normal. "Setelah penggeledahan dilakukan, ruangan bisa dipakai lagi," tuturnya.

Sementara itu, tim penyidik KPK memilih untuk tetap bungkam seribu bahasa saat dicecar pertanyaan oleh awak media. Mereka bergegas meninggalkan kantor bupati dan langsung masuk ke dalam kendaraan dinas yang telah menunggu, membawa serta tiga koper berisi dokumen yang diduga akan menjadi bukti kunci dalam penyidikan lanjutan di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Klarifikasi, Tidak Ada Penggeledahan Mobil Plt Gubernur dan Sekda Riau

KPK Klarifikasi, Tidak Ada Penggeledahan Mobil Plt Gubernur dan Sekda Riau

News | Selasa, 11 November 2025 | 16:40 WIB

Bergerak ke Sulsel dan Kaltim, KPK Sudah Periksa 350 Biro Travel dalam Kasus Haji

Bergerak ke Sulsel dan Kaltim, KPK Sudah Periksa 350 Biro Travel dalam Kasus Haji

News | Selasa, 11 November 2025 | 16:23 WIB

Panggilan untuk PNS Terbaik! KPK Buka 6 Jabatan Direktur dan Kepala Biro, Cek Posisinya

Panggilan untuk PNS Terbaik! KPK Buka 6 Jabatan Direktur dan Kepala Biro, Cek Posisinya

News | Selasa, 11 November 2025 | 12:29 WIB

Sudah Terima Laporan, Pramono Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Mesin Jahit Rp9 M

Sudah Terima Laporan, Pramono Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Mesin Jahit Rp9 M

News | Selasa, 11 November 2025 | 12:02 WIB

Korupsi Lintas Era Kemenaker Terbongkar, Kenapa Eks Sekjen Hery Sudarmanto Baru Terseret?

Korupsi Lintas Era Kemenaker Terbongkar, Kenapa Eks Sekjen Hery Sudarmanto Baru Terseret?

News | Selasa, 11 November 2025 | 11:25 WIB

KPK Bongkar Modus Suap Bupati Ponorogo: Isu Rotasi Jabatan Jadi 'Mesin ATM' Pejabat Resah

KPK Bongkar Modus Suap Bupati Ponorogo: Isu Rotasi Jabatan Jadi 'Mesin ATM' Pejabat Resah

News | Selasa, 11 November 2025 | 11:08 WIB

Anggaran Perbaikan Gizi Bayi dan Ibu Hamil Diduga Dikorupsi, KPK Buka Suara

Anggaran Perbaikan Gizi Bayi dan Ibu Hamil Diduga Dikorupsi, KPK Buka Suara

News | Selasa, 11 November 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

×