suara hijau

Mangrove Bukan Sekadar Benteng Pesisir: Lebih dari Penjaga Karbon, Penopang Kehidupan Laut

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Minggu, 30 November 2025 | 08:33 WIB
Mangrove Bukan Sekadar Benteng Pesisir: Lebih dari Penjaga Karbon, Penopang Kehidupan Laut
Kelompok Camar membudidayakan mangrove di Tambakrejo Semarang. (Suara.com/Ikhsan)
Baca 10 detik
  • Penelitian Jerman menunjukkan mangrove berfungsi reaktor biokimia, melepaskan unsur renik penting bagi siklus unsur laut global.
  • Studi membuktikan mangrove berkontribusi signifikan pada masukan unsur laut, setara dengan debu atmosfer yang selama ini dianggap dominan.
  • Di Tambakrejo, Semarang, mangrove lokal mengurangi abrasi, mendukung keanekaragaman hayati, dan membuka potensi ekonomi bagi masyarakat.

Di sisi ekologi, perubahan terasa lebih nyata. Yazid menjelaskan bahwa kepiting mulai berkembang biak di sela akar, ikan menemukan tempat pemijahan, sementara burung memanfaatkan kanopi mangrove untuk berteduh dan membuat sarang. Dari aspek ilmu pengetahuan, warga juga mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana ekosistem bekerja.

Tentang penyerapan karbon, Yazid mengakui bahwa pengetahuan mereka masih sebatas informasi yang diberikan para ahli. Ia memahami bahwa mangrove berperan menyerap logam dan karbon, tetapi tidak memiliki angka pasti. Meski begitu, manfaat yang terasa langsung bagi warga sederhana saja: keberadaan mangrove menghadirkan udara yang lebih sejuk dan ruang hidup yang lebih stabil.

Tantangan Keberlanjutan: Menanam Saja Tidak Cukup

Tantangan terbesar menurut Yazid justru ada pada keberlanjutan. “Kita harus serius mengedukasi masyarakat agar mau berpartisipasi menanam dan merawat,” katanya.

Mangrove yang sudah ditanam akan rusak jika tidak dijaga, apalagi kawasan pesisir terus terpapar gelombang. Tanpa perawatan, upaya menahan abrasi bisa kembali melemah.

Temuan ilmiah dan pengalaman lapangan ini memberi pelajaran penting bagi publik. Mangrove memang bukan solusi tunggal untuk krisis iklim, namun ekosistem ini menawarkan manfaat jangka panjang yang bekerja di banyak lapisan: menahan abrasi, memperkaya nutrien laut, mendukung keanekaragaman hayati, serta menyimpan karbon.

Ketika dilihat dari dekat, mangrove bukan sekadar barisan pohon di pesisir. Ia adalah sistem hidup yang bekerja senyap, menghubungkan darat dan laut.

Untuk kawasan seperti Tambakrejo, kunci keberlanjutan ada pada kolaborasi warga, edukasi lingkungan, dan dukungan kebijakan lokal. Menguatkan kawasan mangrove berarti memastikan perlindungan jangka panjang bagi ekosistem dan kehidupan yang bergantung padanya.

Baca Juga: Bersama Warga, PLN Rehabilitasi Mangrove Lindungi Pesisir Utara Jateng dari Banjir Rob

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI