Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal

Vania Rossa

Minggu, 30 November 2025 | 19:01 WIB
Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal
Ilustrasi kurir, pekerja informal yang belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. (Pixabay.com/@romeosession)
baca 10 detik
  • Pekerja informal menghadapi risiko kerja lebih tinggi, namun baru 11% yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Program JKK dan JKM memberikan perlindungan penting, mulai dari biaya pengobatan tanpa batas hingga santunan kematian dan beasiswa anak.
  • Pendaftaran kini semakin mudah melalui desa/kelurahan, agen resmi, kantor BPJS Ketenagakerjaan, hingga platform digital, sehingga perlindungan jaminan sosial makin terjangkau bagi semua.

Dengan statusnya sebagai peserta Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), ia akhirnya bisa dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan tanpa batas plafon biaya—mulai dari IGD, rontgen, operasi fiksasi tulang, hingga obat-obatan.

Semua ditanggung BPJS Ketenagakerjaan 100%.

Tanpa iuran bulanan yang besar, mulai dari Rp16.800 per bulan untuk pekerja informal, Maya mendapatkan perlindungan yang tak pernah ia bayangkan.

Bukan Hanya Biaya Medis , Ada Santunan dan Pemulihan

Selain biaya perawatan tanpa batas, pekerja informal yang terlindungi JKK juga berhak atas:

  • Santunan kehilangan upah jika tidak bisa bekerja sementara
  • Rehabilitasi bila memerlukan alat bantu atau terapi
  • Beasiswa pendidikan hingga Rp174 juta bagi anak jika peserta meninggal dunia atau cacat total tetap
  • Santunan kematian non-kecelakaan melalui program JKM

Semua manfaat ini sering tidak diketahui pekerja informal. Banyak yang mengira layanan BPJS hanya untuk pekerja kantoran.

Padahal tidak.

Maya adalah bukti bahwa perlindungan ini terbuka untuk seluruh warga yang bekerja, meskipun pendapatannya tidak tetap.

Gaya Hidup Sehat Masih Jadi PR Besar

baca juga

Dari catatan BPJS Ketenagakerjaan, banyak kasus kecelakaan pekerja informal terjadi bukan hanya karena kondisi kerja berisiko, tetapi juga pola hidup yang kurang sehat: tidak cukup istirahat, makan ala kadarnya, dan memaksakan diri bekerja saat tubuh tidak fit.

Kombinasi bekerja di lapangan dan gaya hidup seperti ini membuat risiko kecelakaan atau penyakit semakin tinggi.

Maya pun mengakui hal serupa.

“Sebelum jatuh, saya cuma sarapan kopi. Pengiriman banyak, jadi saya buru-buru. Kalau dipikir sekarang, tubuh saya memang lelah sekali waktu itu,” katanya.

Kecelakaan hari itu mengubah cara pandang Maya: tentang bekerja aman, menjaga kesehatan, dan pentingnya jaminan sosial.

Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang Terus Tumbuh

Pada 2023, jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan naik 15,89% menjadi 41,46 juta orang.

Pada 2024, lembaga ini menargetkan 53,86 juta peserta aktif.

Salah satu fokus utama BPJS Ketenagakerjaan adalah memperluas perlindungan untuk pekerja informal, pekerja mandiri, dan pelaku UMKM, kelompok yang selama ini sulit dijangkau.

Bagaimana Pekerja Informal Bisa Mendaftar?

Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan. (Dok: BPJS Kesehatan)
Kantor Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan. (Dok: BPJS Ketenagakerjaan)

Tanpa perlu menjadi pegawai kantor, ada beberapa cara resmi dan mudah untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan:

1. Daftar melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO)

  • Unduh aplikasi JMO
  • Pilih “Pendaftaran Peserta Baru”
  • Isi data diri
  • Pilih program yang ingin diikuti (JKK dan/atau JKM)
  • Bayar iuran sesuai kelas pekerja

2. Mendaftar melalui kanal digital mitra resmi

BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan berbagai platform untuk mempermudah pekerja informal mendaftar dan membayar iuran secara online.

Salah satunya adalah marketplace besar nasional yang menyediakan fitur pendaftaran dan pembayaran iuran.

Pekerja cukup memilih jenis kepesertaan, melakukan pembayaran, lalu mengisi e-form yang dikirimkan melalui email.

3. Datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat

Petugas akan membantu proses pendaftaran, penjelasan manfaat, hingga pembayaran pertama.

4. Melalui agen “Perisai”

Perisai adalah Penggerak Jaminan Sosial Indonesia, agen resmi yang ditugaskan mendampingi pekerja informal dan UMKM untuk mendaftar dan membayar iuran secara rutin.

Dengan banyaknya jalur pendaftaran, tidak ada alasan lagi bagi pekerja informal untuk tetap bekerja tanpa perlindungan.

Maya, dan Kenyataan Baru yang Ia Syukuri

Kaki Maya kini sudah pulih. Ia tidak lagi takut menempuh rute panjang setiap hari. Ia pun mulai rutin stretching, makan lebih teratur, dan tidak memaksakan diri ketika tubuhnya lelah.

Yang lebih penting, ia mulai mengajak teman-teman sesama kurir untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan.

“Aku sudah merasakannya sendiri,” ujarnya.

“Tanpa perlindungan, hidup kita bisa hancur hanya dalam satu detik. Tapi dengan BPJS Ketenagakerjaan, kita punya kesempatan untuk bangkit,” katanya dengan sadar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Mudah Bisa lewat HP

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Mudah Bisa lewat HP

Tekno | Minggu, 30 November 2025 | 13:52 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025

BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025

News | Sabtu, 29 November 2025 | 17:05 WIB

5 Cara Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Mudah Pakai HP

5 Cara Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Mudah Pakai HP

Tekno | Sabtu, 29 November 2025 | 11:41 WIB

Terkini

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

×