Momen Kepala BNPB Minta Maaf, 'Salah Baca' Dahsyatnya Banjir Sumatra: Saya Surprise

Bangun Santoso

Selasa, 02 Desember 2025 | 15:39 WIB
Momen Kepala BNPB Minta Maaf, 'Salah Baca' Dahsyatnya Banjir Sumatra: Saya Surprise
Kepala BNPB, Suharyanto. (bidik layar video)
  • Kepala BNPB, Suharyanto, meminta maaf atas kekeliruannya menilai skala kerusakan banjir di Tapanuli Selatan setelah kunjungan langsung.
  • Permohonan maaf tersebut kontras dengan pernyataan dua hari sebelumnya yang menilai situasi bencana di Sumatera relatif terkendali.
  • Meskipun status bencana masih tingkat provinsi, pemerintah pusat menjamin dukungan maksimal dan pengerahan bantuan besar-besaran.

Suara.com - Sebuah momen tak biasa terjadi di tengah penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatera. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruannya dalam memandang skala kerusakan akibat banjir, khususnya di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.

Permohonan maaf yang mengejutkan itu dilontarkan Suharyanto setelah ia turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan.

Didampingi oleh Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, Suharyanto mengaku terperangah dengan realita di lapangan yang jauh lebih parah dari perkiraannya semula.

Ia mengakui bahwa skala bencana di Tapsel di luar dugaannya, sebuah pengakuan jujur dari seorang jenderal di hadapan kepala daerah yang wilayahnya luluh lantak.

“Nah, Tapsel ini saya surprise begitu ya, saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Pak Bupati,” kata Suharyanto usai meninjau lokasi, seperti dikutip dari siaran Kompas TV, Minggu (30/11/2025).

Pengakuan ini menjadi sorotan tajam, terutama jika disandingkan dengan pernyataannya hanya dua hari sebelumnya.

Pada Jumat (28/11/2025), dalam sebuah konferensi pers, Suharyanto sempat terkesan menepis informasi yang beredar luas di media sosial mengenai tingkat keparahan banjir di Sumatera.

Kala itu, ia menyebut situasi relatif lebih terkendali dari yang digambarkan.

“Memang kemarin kelihatannya mencekam karena berseliweran di media sosial, tetapi begitu kami tiba langsung di lokasi, banyak daerah yang sudah tidak hujan. Yang paling serius memang Tapanuli Tengah, tetapi wilayah lain relatif membaik,” kata Suharyanto dalam konferensi pers saat itu.

Namun, kunjungannya ke Tapanuli Selatan mengubah total perspektifnya. Meski mengakui adanya "salah baca" situasi, Suharyanto dengan tegas memastikan bahwa pemerintah pusat tidak pernah abai atau memandang sebelah mata bencana yang terjadi.

Ia menjamin bahwa segala upaya penanganan, termasuk pemenuhan kebutuhan logistik bagi para pengungsi, terus dilakukan secara maksimal.

“Bukan berarti kami tidak peduli,” kata Suharyanto.

Lebih lanjut, Kepala BNPB juga memberikan penjelasan mengenai status bencana. Menurutnya, rangkaian bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh masih berada pada level penanganan tingkat provinsi, sehingga belum perlu ditetapkan sebagai bencana nasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa status tersebut sama sekali tidak mengurangi keseriusan dan besarnya bantuan yang dikerahkan oleh pemerintah pusat.

Suharyanto memastikan bahwa dukungan penuh tetap digelontorkan secara besar-besaran melalui berbagai lini.

“Karena statusnya tingkat provinsi, pemerintah pusat melalui BNPB, TNI, Polri, dan seluruh kementerian/lembaga memberikan dukungan maksimal. Buktinya, Presiden mengerahkan bantuan besar-besaran, TNI mengirim alutsista dalam jumlah besar, dan BNPB menggerakkan seluruh kekuatan yang ada,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Gajah Sumatera Terseret Banjir, Angka Populasinya Dipertanyakan

Viral Gajah Sumatera Terseret Banjir, Angka Populasinya Dipertanyakan

Video | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:03 WIB

Pasca Banjir Sumatera, Menkeu Purbaya Janji Alokasi Dana BNPB Ditambah

Pasca Banjir Sumatera, Menkeu Purbaya Janji Alokasi Dana BNPB Ditambah

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:49 WIB

Kronologi Kepala BNPB Minta Maaf Usai Sebut Bencana Sumatera 'Mencekam di Medsos'

Kronologi Kepala BNPB Minta Maaf Usai Sebut Bencana Sumatera 'Mencekam di Medsos'

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 07:02 WIB

Kemensos Dirikan 28 Dapur Umum, Produksi 100 Ribu Nasi Bungkus Tiap Hari untuk Korban Banjir Sumatra

Kemensos Dirikan 28 Dapur Umum, Produksi 100 Ribu Nasi Bungkus Tiap Hari untuk Korban Banjir Sumatra

News | Senin, 01 Desember 2025 | 21:54 WIB

604 Orang Meninggal Dunia dalam Bencana Sumatera: Update Terkini

604 Orang Meninggal Dunia dalam Bencana Sumatera: Update Terkini

News | Senin, 01 Desember 2025 | 19:34 WIB

Kenapa Korban Banjir Sumatera Begitu Banyak? Kabasarnas Ungkap Fakta Mengejutkan

Kenapa Korban Banjir Sumatera Begitu Banyak? Kabasarnas Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Senin, 01 Desember 2025 | 18:42 WIB

Bukan Bencana Alam! WALHI Bongkar Dosa Investasi Ekstraktif di Balik Banjir Maut Sumatra

Bukan Bencana Alam! WALHI Bongkar Dosa Investasi Ekstraktif di Balik Banjir Maut Sumatra

News | Senin, 01 Desember 2025 | 19:05 WIB

Terkini

Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!

Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:24 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB