Kapal Tanker Berbendera AS Dihantam Proyektil Iran, Selat Hormuz Lumpuh Total

M Nurhadi

Senin, 02 Maret 2026 | 20:48 WIB
Kapal Tanker Berbendera AS Dihantam Proyektil Iran, Selat Hormuz Lumpuh Total
The U.S. tanker Stena [Marine Traffic]
baca 10 detik
  • Kapal tanker berbendera AS, Stena Imperative, diserang proyektil diduga Iran di Pelabuhan Bahrain pada Senin (2/3/2026).
  • Serangan drone atau rudal Iran menyebabkan kebakaran yang berhasil dipadamkan; seluruh kru kapal berhasil dievakuasi selamat.
  • Insiden ini terjadi saat jalur pelayaran vital di Selat Hormuz lumpuh total, memicu kenaikan harga energi global.

Suara.com - Konflik di wilayah Teluk semakin membara setelah sebuah kapal tanker minyak berbendera Amerika Serikat, Stena Imperative, dilaporkan menjadi sasaran serangan udara pada Senin (2/3/2026).

Dilansir via CBS, kapal tersebut dihantam oleh proyektil yang diduga kuat berasal dari pesawat nirawak (drone) atau rudal milik pasukan Iran.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh kantor berita Reuters dan sejumlah media internasional yang mengutip data dari firma keamanan maritim, Vanguard Tech.

Insiden ini menandai serangan langsung terbaru terhadap aset maritim Amerika di tengah berkecamuknya perang regional.

Kronologi Serangan di Pelabuhan Bahrain

Menurut keterangan dari Vanguard Tech, dua proyektil Iran menghantam kapal saat berada di area Pelabuhan Bahrain.

Ledakan tersebut sempat memicu kebakaran di bagian kapal, namun otoritas setempat berhasil memadamkan api tak lama kemudian.

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga mengonfirmasi adanya serangan tersebut. Meski awalnya tidak menyebutkan nama kapal secara spesifik, UKMTO memastikan bahwa seluruh awak kapal dalam kondisi selamat.

Status Kru: Semua anggota kru telah dievakuasi dari kapal demi keselamatan.

baca juga

Kondisi Kapal: Kapal tetap berada di pelabuhan pasca-pemadaman api untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas keamanan Amerika Serikat terkait insiden di Bahrain tersebut.

Serangan terbaru di pelabuhan ini terjadi ketika jalur pelayaran vital di lepas pantai Iran, Selat Hormuz, dilaporkan telah lumpuh total sejak perang meletus pada Sabtu lalu.

Ketidakpastian keamanan membuat lalu lintas distribusi minyak mentah dunia terhenti, yang berdampak pada lonjakan harga energi di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhan AS Sebut Operasi Militer Lawan Iran Bukan Perang Tanpa Akhir

Menhan AS Sebut Operasi Militer Lawan Iran Bukan Perang Tanpa Akhir

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:46 WIB

Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran

Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 20:45 WIB

Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Pangkalan Udara Prince Sultan Air Base

Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Pangkalan Udara Prince Sultan Air Base

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:36 WIB

Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Pelanggaran Berat Hukum Internasional

Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Pelanggaran Berat Hukum Internasional

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:30 WIB

Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah

Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:24 WIB

Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat

Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:09 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×