Reuni 212 Galang Donasi Rp10 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra

Erick Tanjung | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Rabu, 03 Desember 2025 | 08:21 WIB
Reuni 212 Galang Donasi Rp10 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
Suasana massa aksi saat mengikuti gelaran reuni akbar 212 di Silang Monas, Jakarta, Selasa (2/12/2025). [Suara.com/Raihan Azhari]
  • Reuni 212 diisi dengan salat gaib untuk para korban bencana di Sumatra.
  • Panitia galang dana untuk korban, dengan target terkumpul sebesar Rp10 miliar.
  • Reuni 212 juga desak pemerintah tetapkan bencana Sumatra sebagai bencana nasional.

Suara.com - Ribuan massa memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dalam agenda Reuni Akbar 212 yang digelar pada Selasa (2/12/2025) malam. Acara tahunan ini diisi dengan salat gaib dan doa bersama untuk para korban bencana banjir bandang di Sumatra, serta penggalangan dana untuk korban bencana dan konflik kemanusiaan.

Humas Reuni Akbar 212, Buya Husein, menegaskan bahwa kegiatan spiritual ini didedikasikan sepenuhnya untuk keselamatan sesama anak bangsa.

"Bukan hanya salat gaib, kami ada doa bersama untuk keselamatan saudara-saudara kita di Sumatra," ujarnya.

Galang Dana, Targetkan Rp10 Miliar

Selain doa bersama, panitia juga melakukan aksi nyata melalui penggalangan dana. Steering Committee Reuni Akbar 212, KH Ahmad Sobri Lubis, menjelaskan bahwa donasi yang terkumpul akan disalurkan tidak hanya untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, tetapi juga untuk korban konflik di Palestina dan Sudan.

"Insyaallah, di acara ini kami akan melakukan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita," kata Kiai Sobri.

Meskipun menyadari kondisi ekonomi sedang sulit, ia tetap optimistis dan menargetkan penggalangan dana malam ini bisa mencapai Rp10 miliar.

"Walaupun dengan sebatas doa atau infak yang kita keluarkan dengan niat ikhlas, semoga Allah catat itu sebagai andil jihad kita," tuturnya.

Dukung Status Bencana Nasional

Di samping aksi solidaritas, Reuni 212 juga menyuarakan desakan kepada pemerintah agar bencana di Sumatra ditetapkan sebagai Bencana Nasional.

"Kami mendukung supaya bencana di Aceh dan Sumatra ini dijadikan sebagai bencana nasional," tegas Kiai Sobri.

Menurutnya, penetapan status tersebut sangat krusial agar penanganan dampak kerusakan dapat dilakukan secara lebih komprehensif, cepat, dan melibatkan seluruh elemen bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas

Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas

Foto | Rabu, 03 Desember 2025 | 07:00 WIB

Terungkap, Sosok 'Penjahat' di Balik Tema Besar Reuni 212

Terungkap, Sosok 'Penjahat' di Balik Tema Besar Reuni 212

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 20:53 WIB

Suasana di Monas Jelang Reuni Akbar 212

Suasana di Monas Jelang Reuni Akbar 212

Foto | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:47 WIB

Terkini

Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir

Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:03 WIB

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:54 WIB

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB