Sinyal Tegas Kapolri di Tengah Banjir Sumatra, Ujian Nyata Reformasi dan Presisi Polri

Bangun Santoso

Minggu, 07 Desember 2025 | 19:25 WIB
Sinyal Tegas Kapolri di Tengah Banjir Sumatra, Ujian Nyata Reformasi dan Presisi Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Ant)
baca 10 detik
  • Banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar dipicu jutaan gelondongan kayu hasil dugaan pembalakan liar.
  • Kapolri merespons dengan mengerahkan personel bantu korban dan mengusut tuntas dalang praktik penebangan ilegal.
  • Penemuan kayu bernomor seri menguatkan dugaan bencana ini sebagai kejahatan lingkungan yang terorganisir.

Suara.com - Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir bandang dahsyat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebuah fenomena tak biasa menjadi sorotan utama, lautan kayu gelondongan yang menyapu bersih pemukiman warga.

Merespons tragedi yang diduga kuat akibat keserakahan manusia ini, Kapolri bergerak dengan dua perintah utama yakni mengerahkan personel maksimal untuk membantu rakyat sekaligus mengusut tuntas dalang di balik praktik illegal logging yang memicu malapetaka.

Bencana kali ini bukanlah banjir biasa. Jutaan kubik kayu dalam bentuk gelondongan berbagai ukuran menjadi proyektil mematikan yang menghancurkan rumah, jembatan, sekolah, hingga tempat ibadah.

Fenomena alam yang mengerikan ini mendapat perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto dan langsung direspons oleh Kapolri dengan menurunkan tim investigasi khusus.

Langkah cepat ini sekaligus membantah spekulasi awal bahwa kayu-kayu tersebut hanyalah pohon yang tumbang terbawa arus. Fakta di lapangan berbicara lain.

Tim di lokasi menemukan banyak batang kayu memiliki nomor seri, sebuah penanda yang lazim digunakan dalam industri perkayuan. Selain itu, kondisi kayu yang sudah terpotong rapi tanpa dahan, ranting, dan akar menguatkan dugaan bahwa ini adalah hasil pembalakan liar skala masif.

"Fakta ini yang direspons cepat Kapolri melibatkan semua institusi baik BNPB, TNI, KLH, pemda setempat, menunjukkan keseriusan dan pendekatan kolaboratif dalam penanganan bencana sekaligus penegakan hukumnya," ujar Wakil Presiden Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air ( FAKTA) RI, Mukhlis Ramlan, Minggu (7/12/2025).

Respons tegas Kapolri ini dipandang sebagai lebih dari sekadar operasi penegakan hukum biasa. Ini adalah panggung pembuktian dari semangat Reformasi Polri yang terus digalakkan.

Rakyat menantikan apakah aparat benar-benar mampu menyeret para pelaku kejahatan lingkungan ini ke pengadilan, terutama para "dalang" yang mungkin selama ini tak tersentuh.

baca juga

Kejahatan ini dianggap sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Akibat ulah segelintir pihak, hutan yang menjadi paru-paru dan benteng pertahanan alam dibabat habis, menyebabkan nyawa-nyawa tak berdosa melayang dan kerusakan ekosistem yang membutuhkan waktu pemulihan sangat lama.

Di tengah upaya evakuasi dan pencarian korban, publik menaruh harapan besar pada pundak Presiden dan Kapolri untuk menghentikan total semua praktik pembalakan liar di seluruh penjuru negeri.

Perintah untuk mengusut tuntas ini menjadi momentum krusial bagi kepolisian untuk menunjukkan keberpihakannya pada kepentingan rakyat dan kelestarian lingkungan.

Aksi di Sumatra ini menjadi tolok ukur nyata dari efektivitas program Presisi Polri. Bukan hanya tentang kecepatan respons dalam membantu korban, tetapi juga tentang ketajaman dalam mengungkap kejahatan terorganisir yang merusak masa depan bangsa.

"Dan inilah menjadi uji presisi dan reformasi Polri untuk sepenuhnya totalitas pengabdian untuk bangsa dan negara," kata Mukhlis Ramlan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerak Cepat Tanggap Bencana, Baintelkam Polri Kirim Ratusan Cangkul dan Mesin Sedot Air ke Sumbar

Gerak Cepat Tanggap Bencana, Baintelkam Polri Kirim Ratusan Cangkul dan Mesin Sedot Air ke Sumbar

News | Minggu, 07 Desember 2025 | 16:20 WIB

Bantuan Bencana Sumatra Tembus Rp 66 Miliar, Kemensos Mulai Masuk ke Daerah Terisolir

Bantuan Bencana Sumatra Tembus Rp 66 Miliar, Kemensos Mulai Masuk ke Daerah Terisolir

News | Minggu, 07 Desember 2025 | 15:29 WIB

Komunitas Disabilitas Galang Donasi Rp 200 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Komunitas Disabilitas Galang Donasi Rp 200 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

News | Minggu, 07 Desember 2025 | 10:37 WIB

Denny Sumargo Kritik Lambatnya Respons Pemerintah Atasi Banjir Sumatra

Denny Sumargo Kritik Lambatnya Respons Pemerintah Atasi Banjir Sumatra

Your Say | Minggu, 07 Desember 2025 | 13:30 WIB

Profil Tasya Revina, Sumbangkan 100 Persen Keuntungan Penjualan Produknya Buat Korban Banjir Sumatra

Profil Tasya Revina, Sumbangkan 100 Persen Keuntungan Penjualan Produknya Buat Korban Banjir Sumatra

Entertainment | Minggu, 07 Desember 2025 | 10:00 WIB

Saat Alam Bicara: Membaca Banjir dan Longsor Sumatera lewat Filsafat Minangkabau

Saat Alam Bicara: Membaca Banjir dan Longsor Sumatera lewat Filsafat Minangkabau

Your Say | Minggu, 07 Desember 2025 | 10:15 WIB

Usai Banjir Bandang, Lautan Gelondongan Kayu Penuhi Aceh Tamiang

Usai Banjir Bandang, Lautan Gelondongan Kayu Penuhi Aceh Tamiang

Foto | Minggu, 07 Desember 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:03 WIB

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 19:51 WIB

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar

Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:50 WIB

×