Hadapi Cuaca Ekstrem, Gubernur Lampung Instruksikan Kepala Daerah Perkuat Mitigasi Bencana

Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 08 Desember 2025 | 11:00 WIB
Hadapi Cuaca Ekstrem, Gubernur Lampung Instruksikan Kepala Daerah Perkuat Mitigasi Bencana
Ilustrasi- Masyarakat Bandarlampung tengah melintasi jalan protokol di kota tersebut saat musim hujan. [Antara/Ruth Intan Sozometa Kanafi]
  • Gubernur Lampung instruksikan bupati/wali kota perkuat mitigasi hadapi bencana hidrometeorologi.
  • Peringatan ini menyusul prediksi BMKG akan potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
  • Langkah mitigasi meliputi pemetaan wilayah rawan, siagakan alat berat, dan jalur evakuasi.

Suara.com - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di wilayahnya untuk memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

"Seluruh kepala daerah harus memastikan kesiapsiagaan yang komprehensif. Sumber daya manusia, relawan, Tagana, hingga unsur lainnya harus dalam kondisi siap. Koordinasi lintas sektor wajib diperkuat," ujar Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).

Ia menekankan bahwa mitigasi harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar tindakan reaktif setelah bencana terjadi.

"Jangan menunggu bencana terjadi baru bertindak," tegasnya.

Langkah-langkah yang harus segera dilakukan meliputi pemetaan wilayah rawan, pembersihan drainase, penguatan tebing, hingga memastikan jalur evakuasi dapat digunakan sewaktu-waktu.

"Khusus untuk wilayah rawan banjir dan longsor, pemerintah daerah harus menyiagakan alat berat dan memperkuat pemantauan titik kritis," ucapnya.

Gubernur juga meminta seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk memperkuat koordinasi di tingkat bawah serta mengaktifkan jalur informasi cepat bagi masyarakat, termasuk menyediakan nomor darurat yang mudah diakses.

Peringatan Dini dari BMKG

Instruksi ini dikeluarkan menyusul peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten II. Berdasarkan analisis cuaca, diperkirakan akan terjadi peningkatan potensi hujan signifikan pada 7-9 Desember 2025 akibat pengaruh sejumlah fenomena atmosfer.

Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat, yang dapat memicu risiko banjir dan tanah longsor.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi kemunculan bibit siklon tropis pada pertengahan Desember hingga Januari. Sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Lampung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Banjir Bandang, Debit Sungai Nanggang di Palembayan Agam Naik Lagi

Pasca Banjir Bandang, Debit Sungai Nanggang di Palembayan Agam Naik Lagi

Foto | Minggu, 07 Desember 2025 | 09:00 WIB

7 Jurus OOTD Kantor Anti Mati Gaya Saat Musim Hujan Tiba, Hijab Friendly!

7 Jurus OOTD Kantor Anti Mati Gaya Saat Musim Hujan Tiba, Hijab Friendly!

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2025 | 14:54 WIB

Antisipasi Banjir Saat Cuaca Ekstrem, Ratu Zakiyah Instruksikan Bersih-bersih Sampah Sungai

Antisipasi Banjir Saat Cuaca Ekstrem, Ratu Zakiyah Instruksikan Bersih-bersih Sampah Sungai

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 17:50 WIB

Terkini

DPR Murka, Debt Collector Gunakan Ambulans dan Damkar untuk Tagih Utang

DPR Murka, Debt Collector Gunakan Ambulans dan Damkar untuk Tagih Utang

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:27 WIB

Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral

Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:18 WIB

Tarif Rp1 Bikin Transjakarta Diserbu, Penumpang Membludak di Kampung Rambutan

Tarif Rp1 Bikin Transjakarta Diserbu, Penumpang Membludak di Kampung Rambutan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:15 WIB

Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar

Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:10 WIB

Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!

Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

Donald Trump Longgarkan Aturan Ganja Medis, Pak Prabowo Gak Mau Ikutan?

Donald Trump Longgarkan Aturan Ganja Medis, Pak Prabowo Gak Mau Ikutan?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:58 WIB

DPR Ingatkan Risiko Global di Balik Wacana Tarif Kapal Selat Malaka

DPR Ingatkan Risiko Global di Balik Wacana Tarif Kapal Selat Malaka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:51 WIB

Bikin Skenario Brutal Serang Orang Yahudi, Dua Remaja AS Terancam Hukuman Berat

Bikin Skenario Brutal Serang Orang Yahudi, Dua Remaja AS Terancam Hukuman Berat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:46 WIB

KPK Dalami Aliran Dana CSR di Kasus Madiun, Dirut Perumda Ikut Diperiksa

KPK Dalami Aliran Dana CSR di Kasus Madiun, Dirut Perumda Ikut Diperiksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:42 WIB

Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?

Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:41 WIB