Lilin Nusantara Dukung Langkah Kapolri Usut Penyebab Banjir Sumatra, Ini Alasannya

Bangun Santoso

Rabu, 10 Desember 2025 | 21:57 WIB
Lilin Nusantara Dukung Langkah Kapolri Usut Penyebab Banjir Sumatra, Ini Alasannya
Lilin Nusantara banjir Sumatra. (Ist)
baca 10 detik
  • Lilin Nusantara mendukung langkah Kapolri menyelidiki penyebab bencana Sumatra, menggeser fokus dari alam ke konsekuensi hukum.
  • Kapolri menginstruksikan tim khusus mengusut temuan kayu masif, menandakan keseriusan negara terhadap kejahatan lingkungan.
  • Aksi Polri ini dinilai manifestasi nyata reformasi institusi dalam penanganan keadilan ekologis pascabencana di Sumatra.

Suara.com - Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra, langkah cepat dan responsif institusi Polri menuai dukungan. Lingkar Linguistik Nusantara (Lilin Nusantara) menilai, penyelidikan atas penyebab bencana merupakan sebuah langkah yang krusial.

Langkah Kapolri ini dinilai berhasil menggeser narasi bencana dari sekadar fenomena alam menjadi sebuah peristiwa yang memiliki konsekuensi hukum. Ini menandakan negara tidak lagi pasrah pada dalih 'cuaca ekstrem' semata.

"Langkah Kapolri menunjukkan penanganan bencana tidak berhenti pada narasi 'cuaca ekstrem' semata, tetapi juga menyentuh dimensi penegakan hukum terhadap praktik ekonomi yang melampaui daya dukung lingkungan, seperti dugaan aktivitas ilegal yang merusak hutan dan daerah aliran sungai," ujar Direktur Lilin Nusantara Mas Uliatul Hikmah dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Menurut Uliatul, instruksi Kapolri untuk menurunkan tim khusus guna mengusut temuan gelondongan kayu dalam volume masif di aliran banjir menjadi titik fokus utama.

Instruksi ini, dalam pandangan Lilin Nusantara, membawa dua pesan penting yang sangat kuat bagi publik.

Pertama, negara secara nyata hadir untuk mendampingi dan melindungi warga yang terdampak bencana. Kedua, yang tak kalah penting, negara menunjukkan keseriusan dan kesediaannya untuk menelusuri jejak kejahatan lingkungan yang diduga kuat menjadi kontributor utama kerapuhan ekologis di Sumatra.

Dalam perspektif wacana, hal ini menandai pergeseran fundamental dari 'bencana alam' menjadi sebuah peristiwa yang memiliki pelaku, motif, dan konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan.

Lebih jauh, Lilin Nusantara bahkan menilai langkah tegas Kapolri ini merupakan manifestasi nyata dari reformasi Polri yang selama ini didengungkan.

Aksi Polri yang tidak hanya fokus pada evakuasi dan pengamanan wilayah, tetapi juga berani masuk ke ranah penyelidikan praktik ilegal di balik bencana, adalah implementasi konkret dari semangat reformasi.

baca juga

"Aksi nyata Kapolri tersebut mengajak publik untuk melihat bahwa reformasi bukan hanya slogan atau dokumen kebijakan, melainkan rangkaian tindakan nyata yang berdampak langsung pada keselamatan dan martabat warga," ucap Uliatul.

Meski memberikan apresiasi tinggi, Lilin Nusantara tetap menekankan pentingnya kewaspadaan kritis dari publik.

Apresiasi terhadap kinerja Kapolri dan institusi Polri harus diiringi dengan tuntutan agar bahasa reformasi ini konsisten dan diwujudkan dalam pembenahan struktural yang lebih mendalam.

Hal ini mencakup perbaikan total dalam tata kelola hutan, penindakan tanpa pandang bulu terhadap aktor-aktor utama kejahatan lingkungan, penguatan mekanisme pengawasan dan akuntabilitas, serta pelibatan aktif para korban dan komunitas lokal dalam merumuskan kebijakan pascabencana.

Lilin Nusantara mendorong adanya kolaborasi lintas disiplin yang melibatkan penegak hukum, pakar lingkungan, akademisi, dan masyarakat sipil.

Tujuannya agar penanganan bencana ekologis di Sumatra tidak berhenti sebagai respons darurat, melainkan menjadi momentum transformatif untuk mengubah cara negara mengelola ruang hidup warganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putin Sampaikan Belasungkawa Terkait Bencana Banjir, Prabowo: Kami Bisa Menghadapi Ini dengan Baik

Putin Sampaikan Belasungkawa Terkait Bencana Banjir, Prabowo: Kami Bisa Menghadapi Ini dengan Baik

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 20:27 WIB

Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Sumatera Bertambah Jadi 969 Jiwa

Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Sumatera Bertambah Jadi 969 Jiwa

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 19:49 WIB

Komisi Reformasi Pertimbangkan Usulan Kapolri Dipilih Presiden Tanpa Persetujuan DPR

Komisi Reformasi Pertimbangkan Usulan Kapolri Dipilih Presiden Tanpa Persetujuan DPR

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 18:50 WIB

Dari Industri Kripto untuk Negeri: Kolaborasi Kemanusiaan Bantu Korban Banjir Sumatera

Dari Industri Kripto untuk Negeri: Kolaborasi Kemanusiaan Bantu Korban Banjir Sumatera

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 18:20 WIB

Ketua DPD RI Soal Bencana Sumatera Masih Tutup Keran Bantuan Asing: Bangsa Kita Masih Mampu

Ketua DPD RI Soal Bencana Sumatera Masih Tutup Keran Bantuan Asing: Bangsa Kita Masih Mampu

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:51 WIB

Bencana Banjir Sumatra, BAKTI Komdigi Sediakan 18 Akses Internet dari Satelit Satria-1

Bencana Banjir Sumatra, BAKTI Komdigi Sediakan 18 Akses Internet dari Satelit Satria-1

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:42 WIB

Mantan Kapolri Da'i Bachtiar Usul Pemilihan Kapolri Tak Perlu Persetujuan DPR

Mantan Kapolri Da'i Bachtiar Usul Pemilihan Kapolri Tak Perlu Persetujuan DPR

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 15:47 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×