- Kerusuhan brutal terjadi di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis malam dipicu upaya penagihan utang sepeda motor.
- Dua orang penagih utang (mata elang) tewas akibat pengeroyokan oleh massa yang diperkirakan berjumlah 80 hingga 100 orang.
- Amukan massa mengakibatkan kerusakan signifikan, termasuk pembakaran sembilan kios dan delapan kendaraan dengan kerugian jutaan rupiah.
"Jumlah objek yang terbakar, yakni sembilan kios, enam kendaraan roda dua, dan satu kendaraan roda empat," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal. Massa diduga kuat sengaja melakukan pembakaran. "Dugaan penyebab pembakaran menggunakan bensin," ucap Asril.
5. Kerugian Ditaksir Capai Rp273 Juta
Aksi pembakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang tidak sedikit. Total area yang terbakar mencapai 195 meter persegi. Pihak Gulkarmat menaksir total kerugian akibat amukan massa ini mencapai Rp273 juta.
6. Polisi Buru Puluhan Pelaku
Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan kini bergerak cepat memburu para pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan maut dan perusakan tersebut. Namun, polisi mengakui masih membutuhkan waktu untuk mengidentifikasi dan menangkap semua yang terlibat.
"Masih dilidik oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. Kami mohon waktu," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
7. Khawatir Ada Aksi Balas Dendam
Pihak kepolisian juga mengantisipasi adanya potensi aksi balasan dari kelompok korban. Untuk mencegah kerusuhan meluas, aparat gabungan dari TNI dan Polri disiagakan di lokasi kejadian hingga Jumat pagi.
"Kami dari pihak Polda Metro Jaya, Polres dan Polsek, dan juga Brimob, kami berusaha untuk mengamankan warga yang ada di sini, supaya tidak ada kelompok tersebut karena mereka sudah berencana untuk mau membalas," ucap Kapolres Nicolas Ary Lilipaly.