Kok Bisa Hiu Tutul Sering 'Nyasar' ke Pantai Indonesia? Ternyata Ini Alasannya!

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:35 WIB
Kok Bisa Hiu Tutul Sering 'Nyasar' ke Pantai Indonesia? Ternyata Ini Alasannya!
Tim yang terdiri dari Pemkab Purworejo, TNI AL, LPSPL Serang Wilker Yogyakarta dan Sealife Indonesia, saat melakukan identifikasi bangkai hiu paus (Rhincodon typus) terdampar di Pantai Pasir Puncu, Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa tengah, Senin (08/12/2025). [ANTARA/HO - Arief Nugroho/Sealife Indonesia]
  • Indonesia mencatatkan lebih dari 100 kasus terdampar hiu tutul antara 2011 hingga 2023, menjadikannya tren yang relatif tinggi secara global.
  • Penyebab keterdamparan mencakup faktor alamiah seperti melimpahnya plankton di perairan dangkal yang menarik hiu mendekat.
  • Aktivitas manusia, seperti lalu lintas kapal dan polusi, juga memicu stres serta disorientasi navigasi pada hiu tutul tersebut.

Suara.com - Belakangan ini, laporan hiu tutul alias whale shark (Rhincodon typus) yang 'parkir' di pesisir Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara makin sering terdengar. Kadang ditemukan masih hidup tapi lemas, kadang—sayangnya—sudah mati.

Terakhir, kasus hiu tutul terdampar dan mati terjadi di Pantai Roro Inten Desa Pagak, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (7/12/2025).

Lalu pertanyaannya, kenapa sih raksasa lembut ini bisa terjebak di perairan dangkal Indonesia? Apakah GPS alami mereka rusak, atau ada faktor lain?

Nah, begini penjelasan Akademisi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsoed yang juga kandidat PhD di Tunghai University, Taiwan, R Taufan Harisam yang bakal menjawab rasa penasaran itu, simak penjelasannya!

1. Indonesia Jadi 'Hotspot' Terdampar, Datanya Ngeri!

Kalau kalian pikir kasus ini biasa saja, coba cek datanya. Menurut Taufan, angka kejadian di Indonesia itu anomali alias tidak wajar jika dibandingkan tren global.

"Data ilmiah dari pengamatan strandings menunjukkan bahwa antara tahun 2011 hingga 2023 terdapat lebih dari 100 kasus hiu tutul terdampar di Indonesia. Angka ini relatif tinggi dibandingkan tren global," ungkap Taufan.

Bayangkan, di negara lain seperti Afrika Selatan, Meksiko, atau Filipina, kasus keterdamparan hanya tercatat puluhan dalam beberapa dekade. Di Indonesia? Lebih dari 100 kasus hanya dalam 12 tahun!

2. Jebakan 'Makanan' (Faktor Alam)

Salah satu alasan kenapa hiu ini mendekat ke pantai adalah urusan perut. Hiu tutul adalah pemakan plankton.

Di Perairan Indonesia, sering terjadi fenomena upwelling atau naiknya massa air laut dan perubahan arus yang membawa nutrisi melimpah ke perairan dangkal.

Plankton yang melimpah ini menarik hiu untuk makan mendekat ke bibir pantai. Sayangnya, saat air surut tiba-tiba, mereka sering kali terlambat kembali ke laut dalam dan akhirnya terperangkap.

3. Laut yang Makin Berisik (Faktor Manusia)

Nah, ini bagian yang bikin sedih. Selain faktor alam, aktivitas kita sebagai manusia juga jadi penyebab utama. Lautan kita makin sibuk dengan lalu lintas kapal, aktivitas perikanan, hingga polusi laut.

Gangguan ini bikin hiu stres, terluka karena baling-baling kapal, atau mengalami disorientasi (kesulitan navigasi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Kalah dari Hiu, Ini 11 Ikan Lokal Tinggi Protein yang Bagus untuk Anak-Anak

Tak Kalah dari Hiu, Ini 11 Ikan Lokal Tinggi Protein yang Bagus untuk Anak-Anak

Lifestyle | Sabtu, 27 September 2025 | 19:30 WIB

Apakah Ikan Hiu Boleh Dikonsumsi? Jadi Lauk MBG yang Bikin Puluhan Siswa Keracunan

Apakah Ikan Hiu Boleh Dikonsumsi? Jadi Lauk MBG yang Bikin Puluhan Siswa Keracunan

Lifestyle | Jum'at, 26 September 2025 | 06:43 WIB

Geger Menu MBG Ikan Hiu Diduga Bikin Keracunan, BGN Buka Suara: Itu Kearifan Lokal

Geger Menu MBG Ikan Hiu Diduga Bikin Keracunan, BGN Buka Suara: Itu Kearifan Lokal

News | Kamis, 25 September 2025 | 18:28 WIB

Terkini

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB