Kubu Roy Suryo Ungkap Detik-detik 'Penyusup' Kepergok Masuk Ruang Gelar Perkara Kasus Ijazah Jokowi

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 22:08 WIB
Kubu Roy Suryo Ungkap Detik-detik 'Penyusup' Kepergok Masuk Ruang Gelar Perkara Kasus Ijazah Jokowi
Pakar telematika Roy Suryo menghadiri gelar perkara khusus terkait dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025). (Suara.com/Adiyoga)
  • Gelar perkara dugaan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya pada Senin (15/12) diwarnai insiden kehadiran tiga orang tak berkepentingan.
  • Kuasa hukum Roy Suryo memprotes kehadiran tiga "penyusup" tersebut yang akhirnya meninggalkan ruangan sendiri.
  • Insiden ini menurut Khozinudin mementahkan tuduhan agenda politik pihak Roy Suryo terkait kasus penegakan hukum tersebut.

Suara.com - Suasana gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya sempat mendadak tegang pada Senin 15 Desember. Momen tak terduga terjadi ketika tiga orang yang tidak memiliki kepentingan hukum maupun kapasitas resmi, kedapatan hadir saat gelar perkara kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

Insiden ini diungkapkan langsung oleh kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin melalui kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu (17/12/2025).

Saat itu ia mengaku memergoki kehadiran Andi Azwan, sosok yang dinilainya sama sekali tidak memiliki urusan dalam gelar perkara tersebut. Khozinudin pun langsung melayangkan protes keras di lokasi.

"Saya tanya dia siapa, apa urusannya, ini bukan urusan politik, ini bukan urusan dukung mendukung, ini bukan urusan relawan relawan. Ini penegakan hukum proses gelar perkara khusus," ujarnya mempertanyakan.

Menyadari keberadaannya dipermasalahkan, Andi Azwan akhirnya memilih meninggalkan ruangan atas inisiatif sendiri sebelum tindakan pengusiran paksa dilakukan.

Namun, drama belum berakhir. Pada sesi kedua gelar perkara, insiden serupa terulang. Dua orang tak berkepentingan lainnya, yang diketahui bernama Boy Kanu dan Ade Darmawan, juga ditemukan hadir memantau proses tersebut.

Total, Khozinudin mencatat ada tiga orang "penyusup" selama proses berlangsung; satu di sesi pertama dan dua di sesi kedua.

Khozinudin menyoroti ironi dari kejadian ini. Menurutnya, selama ini kubu Jokowi kerap menuding pihak Roy Suryo memiliki agenda politik di balik kasus dugaan ijazah palsu.

Padahal, kehadiran orang-orang tak berkepentingan yang disinyalir sebagai relawan di ruang sidang justru mematahkan tudingan tersebut. Ia menegaskan, langkah yang diambil kubu Roy Suryo murni untuk kepentingan penegakan hukum.

Meski diwarnai sejumlah gangguan, Khozinudin mengaku tidak pesimis. Ia tetap percaya pada proses hukum yang berjalan dan mengapresiasi kerja keras timnya.

Keyakinan ini semakin kuat melihat besarnya dukungan moral dan aspirasi masyarakat yang mengalir melalui media sosial.

"Jadi tadi apresiasi pada proses, dan hasil ya kita lihat nanti dan saya tidak suka membangun narasi tidak optimis gitu," ujarnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analisis Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi: Pasfoto Terlalu Baru dan Logo UGM Tidak Lazim

Analisis Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi: Pasfoto Terlalu Baru dan Logo UGM Tidak Lazim

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:54 WIB

Mahfud MD Sebut Potensi Pelanggaran HAM di Kasus Ijazah Jokowi, Ini Penjelasannya

Mahfud MD Sebut Potensi Pelanggaran HAM di Kasus Ijazah Jokowi, Ini Penjelasannya

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:09 WIB

Isi Amplop Terkuak! Kubu Roy Suryo Yakin 99 Persen Itu Ijazah Palsu Jokowi: Ada Foto Pria Berkumis

Isi Amplop Terkuak! Kubu Roy Suryo Yakin 99 Persen Itu Ijazah Palsu Jokowi: Ada Foto Pria Berkumis

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:47 WIB

Terpopuler: 7 Fakta Panas Ijazah Jokowi, Promo BRI Hemat Rp1,3 Juta

Terpopuler: 7 Fakta Panas Ijazah Jokowi, Promo BRI Hemat Rp1,3 Juta

Lifestyle | Rabu, 17 Desember 2025 | 07:10 WIB

Terkini

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB