- Pemerintah Kota Medan mengembalikan 30 ton beras dan logistik dari UEA mengikuti arahan pusat penanganan bencana mandiri.
- Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas mengembalikan bantuan setelah koordinasi dengan BNPB dan Kementerian Pertahanan.
- Bantuan dari UEA diterima pada 13 Desember 2025, dikembalikan utuh sesuai instruksi penanganan bencana Sumatera oleh Presiden Prabowo.
5. Tetap Menjaga Hubungan Diplomatik
Meskipun bantuan fisik dikembalikan, Pemkot menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah UEA.
Apresiasi tersebut secara khusus ditujukan kepada Wakil Duta Besar UEA, Shaima Al Hebsi, atas kepeduliannya terhadap warga Medan.
Langkah pengembalian ini murni masalah prosedur administratif dan koordinasi antar-lembaga pemerintah, bukan bentuk penolakan terhadap niat baik negara sahabat.
6. Pernyataan Prabowo 'Kami Mampu'
Pengembalian bantuan dilakukan untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan instruksi Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto.
Dalam rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), Prabowo menyatakan bahwa meski menerima tawaran bantuan dari sejumlah negara sahabat, Indonesia dinilai mampu menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera secara mandiri.
Reporter: Dinda Pramesti K
Baca Juga: Kondisi Terkini Lokasi Banjir Bandang Sumatera Utara