Beban Jakarta Tak Berkurang Meski Ada IKN, Pramono: Saya Pikir Bakal Turun, Ternyata Enggak

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 29 Desember 2025 | 16:29 WIB
Beban Jakarta Tak Berkurang Meski Ada IKN, Pramono: Saya Pikir Bakal Turun, Ternyata Enggak
Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pramono mengakui prediksinya meleset karena tekanan Jakarta justru meningkat pasca rencana IKN.
  • Pramono terkejut melihat minat tinggi pada lowongan PPSU, di mana 37.000 orang melamar untuk 1.100 kuota.
  • Tantangan utama Jakarta kini adalah meningkatnya ketimpangan sosial (Gini Ratio) yang diatasi dengan alokasi anggaran subsidi besar.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, blak-blakan mengenai prediksinya yang meleset terkait dampak perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Nusantara.

Mantan Menteri Sekretaris Kabinet ini awalnya membayangkan beban dan tekanan terhadap Jakarta akan menurun seiring berpindahnya pusat pemerintahan, namun realita di lapangan justru berkata sebaliknya.

“Dulu bayangan saya ketika ada rencana pemindahan ibu kota ke Nusantara, pasti tekanan terhadap Jakarta turun. Ternyata enggak. Tekanan terhadap Jakarta naik,” ujar Pramono dalam wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, dikutip Senin (29/12/2025).

Menurut Pramono, Jakarta tetap menjadi magnet ekonomi dan harapan bagi masyarakat dari berbagai daerah. Bukannya melandai, arus pencari kerja dan kepadatan di Jakarta justru tetap menunjukkan tren yang tinggi.

Salah satu bukti nyata yang membuatnya terkejut adalah saat pembukaan lowongan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau yang dikenal sebagai Pasukan Oranye. Pramono menyebut jumlah pendaftar membludak di luar ekspektasi.

"Saya akan memberi contoh yang sederhana saja. Ketika saya membuka lowongan untuk Pasukan Oranye, PPSU, kuotanya 1.100, yang daftar 37.000 dalam waktu enggak lebih dari lima hari. Begitu dahsyatnya," ungkapnya.

Dari ribuan pendaftar tersebut, sebanyak 40 persen dari luar Jakarta. Lebih miris lagi, Pramono mengungkapkan bahwa tekanan ekonomi membuat persaingan kerja di level akar rumput menjadi sangat ketat.

Meski syarat pendidikan untuk PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) sudah diturunkan hingga tingkat SD agar lebih inklusif, nyatanya banyak lulusan tinggi yang justru mengincar posisi tersebut.

"Yang saya agak sedih kenapa ini saya ceritakan, padahal PPSU Pasukan Oranye itu syaratnya saya turunkan. Dulu SLTA menjadi SD. Tetapi yang daftar 30 persen itu adalah sarjana. Sehingga saya agak terpukul," tambah Pramono.

baca juga

“Artinya, dan rata-rata dari daerah yang menaruh harapan baru bahwa mereka tetap mengadu nasib di Jakarta,” lanjutnya.

Meski menghadapi kenyataan bahwa daya tampung Jakarta sudah sangat sesak (over capacity), Pramono menegaskan tidak akan mengambil langkah diskriminatif terhadap warga dari luar daerah.

Pramono mengatakan, ia bukanlah salah satu dari orang yang komplain dan tidak ingin adanya pembatasan di Jakarta.

“Saya mohon maaf Bang, saya termasuk yang tidak pernah komplain terhadap itu. Dan saya enggak mau ketika orang mengadakan harus ada pembatasan. Saya bilang enggak. Jakarta terbuka untuk siapa saja,” ujarnya.

Foto udara suasana dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (14/8/2025). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]
Foto udara suasana dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (14/8/2025). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]

Di sisi lain, Pramono mengakui bahwa tantangan terbesar Jakarta di tengah perpindahan IKN adalah melebarnya jurang ketimpangan sosial atau Gini Ratio.

Ia menyebut Jakarta dihuni oleh orang-orang terkaya di Indonesia, namun di saat yang sama banyak kelompok masyarakat yang hidup dalam tekanan ekonomi hebat.

Untuk meredam dampak tersebut, Pemprov DKI terus menggelontorkan anggaran subsidi di sektor dasar.

Tercatat, hampir Rp2 triliun dialokasikan untuk beasiswa bagi 707.920 siswa (SD-SMA) dan 16.920 mahasiswa kurang mampu.

Selain itu, akses kesehatan gratis di 31 rumah sakit dan ratusan puskesmas terus diperkuat.

“Kami juga menyadari bahwa problem utama di Jakarta yang sampai hari ini tidak terpecahkan itu Gini Ratio-nya naik. Karena orang... semua orang kaya di republik ini kan ada di Jakarta,” kata dia.

"Itulah yang jadi problem yang utama di Jakarta yang saya merasa yang itu menjadi PR saya yang harus diselesaikan," lanjutnya.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khusus Malam Tahun Baru 2026, MRT Jakarta Perpanjang Jam Operasional Hingga Dini Hari

Khusus Malam Tahun Baru 2026, MRT Jakarta Perpanjang Jam Operasional Hingga Dini Hari

News | Senin, 29 Desember 2025 | 16:11 WIB

Pemprov DKI Jakarta Hibahkan 14 Armada Damkar ke 14 Daerah, Ini Daftar Lengkapnya!

Pemprov DKI Jakarta Hibahkan 14 Armada Damkar ke 14 Daerah, Ini Daftar Lengkapnya!

News | Senin, 29 Desember 2025 | 15:58 WIB

Said Iqbal Bandingkan Gaji Wartawan Jakarta dan Bekasi: Kalah dari Buruh Pembuat Panci!

Said Iqbal Bandingkan Gaji Wartawan Jakarta dan Bekasi: Kalah dari Buruh Pembuat Panci!

News | Senin, 29 Desember 2025 | 15:54 WIB

Kisah Pramono Anung Panggil Damkar Jakarta Demi Evakuasi 'Keluarga' Kucing di Atap Rumah

Kisah Pramono Anung Panggil Damkar Jakarta Demi Evakuasi 'Keluarga' Kucing di Atap Rumah

News | Senin, 29 Desember 2025 | 15:44 WIB

Terkini

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:13 WIB

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:56 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:36 WIB

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:32 WIB

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:26 WIB

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:22 WIB

×